Kesehatan Mental di Tempat Kerja: Prediksi Tren Tahun 2023

Nurul Ika Hidayati

Editor:

  • Kesehatan mental di tempat kerja masih terus menjadi fokus utama.
  • Semakin banyak pengusaha yang menyadari perlunya melindungi kesehatan mental dan kesejahteraan karyawan mereka.
  • Forbes mencari tahu tren kesehatan mental yang akan memengaruhi tempat kerja pada tahun 2023.

SKOR.id - Memasuki tahun 2023, kesehatan mental di tempat kerja terus jadi fokus utama.

Selama beberapa tahun terakhir, semakin banyak pengusaha yang menyadari bahwa mereka perlu melindungi kesehatan mental dan kesejahteraan karyawannya dan menjadikan upaya ini sebagai bagian dari program daya tarik dan retensi perusahaan.

Forbes mewawancarai psikolog terdaftar Dr. Daniel Selling, CEO Williamsburg Therapy Group, tentang tren kesehatan mental yang akan memengaruhi tempat kerja pada tahun 2023. Berikut tiga tren yang harus diperhatikan:

1. Kesehatan Mental Akan Menjadi yang Terdepan dan Terpusat.
Tingkat kelelahan, kecemasan, dan depresi kini berada pada level rekor. Selain mendorong para pemberi kerja untuk menawarkan paket tunjangan karyawan yang murah hati, perusahaan juga akan dipaksa untuk memikirkan kembali bagaimana cara mereka dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung.

“Karyawan ingin bekerja di tempat yang memperhatikan produktivitas dan kesejahteraan emosional mereka,” kata Dr. Selling.

“Meskipun perusahaan asuransi tampaknya menawarkan pilihan untuk perawatan kesehatan mental, sulit dan membuat frustrasi untuk menemukan perawatan berkualitas tinggi yang dicakup oleh rencana Anda. Sangat jarang untuk bisa menemukan dokter yang berkualitas dengan lowongan segera." 

Hal ini sering membuat karyawan mencari perawatan kesehatan mental yang terlepas dari penawaran asuransi perusahaan mereka.

“Menawarkan layanan kesehatan mental kepada karyawan yang tidak dapat mereka akses atau mengakibatkan pengalaman pengguna yang buruk adalah kontraproduktif.”

Perusahaan kesehatan mental seperti WTG, jelasnya, akan membantu memudahkan pemberi kerja untuk memberikan perawatan kesehatan mental yang berkualitas pada karyawan mereka dengan memberikan jaminan janji temu dan akses ke psikolog tingkat doktoral. Ini menguntungkan perusahaan juga.

“Tenaga kerja yang lebih bahagia, tidak terlalu stres, dan tidak terlalu cemas adalah tenaga kerja yang lebih produktif—retensi dan kepuasan karyawan meningkat secara dramatis.”

2. Kerja Hybrid Tidak Akan Kemana-mana.
Di pasar tenaga kerja yang ketat di mana mereka ingin menarik dan mempertahankan bakat, pemberi kerja diharapkan menanggapi tuntutan karyawan akan fleksibilitas dalam jadwal kerja mereka, termasuk kemampuan untuk bekerja dari rumah.

Ketika ditanyakan mengenai manfaat kerja hybrid. Selling mengatakan, “Hybrid menciptakan fleksibilitas dalam kehidupan dan tempat kerja kita, yang berkontribusi pada kepuasan dan produktivitas karyawan. Memudahkan mereka untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi dapat mengurangi stres dan kelelahan."

"Kerja hybrid memungkinkan orang untuk bekerja di lingkungan yang nyaman dan familier, yang dapat meningkatkan perasaan aman dan sejahtera.”

Ini juga memotong perjalanan yang berpotensi membuat stres.

Tapi, kerugian bekerja dari rumah adalah bahwa karyawan “mungkin merasa lebih sendirian dan terputus dari rekan kerja mereka dan seperti tidak mendapat dukungan apa pun. Selain itu, beberapa orang mungkin berjuang untuk menarik garis yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan rumah tangga, yang dapat menyebabkan kejenuhan dan ketidakseimbangan kehidupan kerja."

"Masalah unik lainnya adalah mereka mungkin merasa lebih bersalah atau tertekan untuk selalu tersedia sepanjang waktu karena mereka mungkin berpikir bahwa mereka harus membantu rekan kerja dan klien selama dan setelah jam kerja reguler.”

Pekerjaan campuran juga dapat memengaruhi pria dan wanita secara berbeda.

Selling menjelaskan, “Penelitian menunjukkan bahwa para wanita mungkin menghadapi lebih banyak masalah dalam lingkungan kerja hybrid. Wanita, misalnya, mungkin memikul tanggung jawab rumah tangga dan pengasuhan dalam jumlah yang tidak proporsional, membuat partisipasi penuh dalam pengaturan kerja hibrida menjadi lebih sulit. Selain itu, perempuan mungkin lebih mungkin menghadapi diskriminasi dan bias dalam lingkungan kerja hybrid, yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental mereka.”

Dengan menyadari manfaat dan tantangan kerja hybrid, dia lalu merekomendasikan pemberi kerja untuk mendorong komunikasi dan hubungan rutin dengan penyelia dan rekan kerja serta menetapkan batasan yang jelas antara waktu kerja dan waktu pribadi serta memberi karyawan dukungan dan sumber daya yang memadai untuk mengatasi tantangan yang muncul.

“Siapkan cara untuk melacak keterlibatan, produktivitas, dan kesehatan karyawan Anda, dan bantu mereka saat mereka membutuhkannya.”

3. Lebih Banyak Perusahaan Akan Merangkul Empat Hari Kerja Seminggu.
Diharapkan pada tahun 2023, para karyawan juga akan menuntut lebih banyak kontrol saat mereka bekerja. Hal ini akan dapat mendorong lebih banyak perusahaan untuk memperkenalkan kerja empat hari seminggu agar tetap kompetitif.

Dr Selling menjelaskan bahwa empat hari kerja dalam seminggu bisa baik untuk kesehatan mental Anda dalam beberapa cara:

  • Peningkatan keseimbangan kehidupan kerja
  • Lebih sedikit stres
  • Peningkatan fokus dan produktivitas
  • Meningkatnya kepuasan kerja
  • Kesehatan fisik yang lebih baik

“Penting untuk diingat,” tambahnya, “bahwa manfaat ini tidak dijamin dan bergantung pada pekerjaan, pribadi, dan situasi keluarga seseorang. Juga, beberapa karyawan mungkin menemukan bahwa minggu kerja yang lebih pendek akan membuat mereka lebih stres dan mengganggu kesehatan mental mereka.”***

Berita Entertainment Bugar Lainnya:

Luangkan Waktu untuk Beristirahat Sejenak di Tempat Kerja, Manfaatnya Luar Biasa

Simak Beberapa Tips Postur Tubuh yang Benar untuk Hindari Cedera di Tempat Kerja

Source: Forbes

RELATED STORIES

Pesan Khusus Lionel Messi untuk Mendiang Nenek

Pesan Khusus Lionel Messi untuk Mendiang Nenek

Lionel Messi punya pesan khusus untuk mendiang neneknya sebelum Argentina memenangkan penalti Piala Dunia 2022.

10 Sumber Protein Nabati yang Membantu Menurunkan Kolesterol dan Menurunkan Berat Badan

10 Sumber Protein Nabati yang Membantu Menurunkan Kolesterol dan Menurunkan Berat Badan

Pola makan yang sehat dan seimbang harus mencakup protein dalam jumlah yang cukup, yang dapat diperoleh dari sumber hewani atau nabati.

Billie Eilish Berbicara tentang Self-Esteem yang Rendah: 5 Tips untuk Menerima Diri Sendiri

Billie Eilish Berbicara tentang Self-Esteem yang Rendah: 5 Tips untuk Menerima Diri Sendiri

Penyanyi Billie Eilish tidak pernah menyembunyikan bahwa dia sudah lama merasa depresi karena memiliki corak fisik yang berbeda dari gadis lain.

Khawatir tentang Kesehatan Mental Seseorang? Ini Cara Membantu Mereka

Khawatir tentang Kesehatan Mental Seseorang? Ini Cara Membantu Mereka

Meskipun Anda mungkin memikirkan kesehatan mental Anda sendiri, mungkin ada saatnya dalam hidup Anda ketika Anda mengkhawatirkan kesehatan mental orang lain.

5 Kesalahan yang Dilakukan Orang yang Baru Mulai Pergi Nge-gym

5 Kesalahan yang Dilakukan Orang yang Baru Mulai Pergi Nge-gym

Ketika kita pergi ke gym biasanya kita ingin memperkuat otot kita dan mendapatkan tubuh yang kencang. Namun, meskipun kita memberikan 100% dari diri kita sendiri, kita tidak selalu dapat mencapai tujuan yang ditetapkan.

Belajar dari Kesalahan Sendiri, Michael Phelps Ajari Tiga Putranya untuk Hadapi Stres

Belajar dari Kesalahan Sendiri, Michael Phelps Ajari Tiga Putranya untuk Hadapi Stres

Michael Phelps memegang rekor sepanjang masa untuk medali emas Olimpiade, menghasilkan 23 kemenangan tingkat atas untuk talentanya yang melegenda di kolam renang, tetapi dia yakini bisa memiliki lebih banyak medali jika tidak menekan perasaannya.

Trik asal Jepang yang Efektif untuk Dapatkan Perut Rata: handuk dan Waktu 5 Menit

Seorang dokter Jepang, Toshiki Fukutsudzi, menciptakan sebuah latihan yang menjanjikan untuk menghilangkan lemak perut dan memperbaiki postur tubuh hanya dengan menggunakan handuk.

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

daftar pemain asing liga 1 2024-2025

Liga 1

Daftar Lengkap Pemain Asing Klub-klub Liga 1 2024-2025

Skor.id merangkum bintang asing yang dimiliki setiap klub Liga 1 2024-2025, dan akan terus diperbarui.

Teguh Kurniawan | 22 Jul, 20:36

Dimas Drajad (Persib). (Foto: Persib/Grafis: Rahmat Ari Hidayat/Skor.id)

Liga 1

Debutnya di Persib Kurang Menggigit, Dimas Drajad Siap Perbaiki Performa

Striker anyar Persib Bandung, Dimas Drajad, melempem saat timnya kalah 0-1 dari Borneo FC di Piala Presiden 2024, Senin (22/7/2024).

Teguh Kurniawan | 22 Jul, 20:21

erick thohir - gianni infantino

National

Bertemu Erick Thohir di Paris, Presiden FIFA Puji Perkembangan Sepak Bola Indonesia

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengapresiasi keberhasilan Erick Thohir mengangkat performa sepak bola Indonesia.

Teguh Kurniawan | 22 Jul, 16:48

Rapor pemain Indonesia yang berkiprah di luar negeri, lebih tepatnya di kompetisi negara Asia. (Hendy AS/Skor.id)

National

Rapor Pemain Indonesia di Asia: Hanya Jordi Amat yang Eksis, Pratama Arhan Menghilang

Memasuki pekan ketiga Juli 2024, beberapa pemain berpaspor Indonesia masih menjalani kompetisi bersama klub masing-masing di kawasan Asia.

Teguh Kurniawan | 22 Jul, 15:40

Bella Hadid tampil sebagai model iklan terbaru Adidas SL 72, namun iklan ini kemudian ditarik karena kasus antisemit (Jovi Arnanda/Skor.id).jpeg

Sneakers

Bella Hadid Siapkan Pengacara untuk Ambil Tindakan terhadap Adidas

Adidas mengklaim hubungan apa pun antara iklan itu dan tragedi Olimpiade 1972 sama sekali tidak disengaja.

Kunta Bayu Waskita | 22 Jul, 14:31

Cover Persikota Tangerang. (Yusuf/Skor.id)

Liga 2

Rekrut Delfi Adri, Persikota Ingin Kembali ke Kasta Tertinggi

Persikota Tangerang mengontrak Delfi Adri untuk menjadi pelatih mereka di Liga 2 2024-2025.

Rais Adnan | 22 Jul, 13:34

Rafael Nadal, petenis asal Spanyol. (Dede Mauladi/Skor.id)

Tennis

Rafael Nadal Khawatirkan Performanya Jelang Tampil di Olimpiade 2024

Petenis Rafael Nadal mengaku belum terbiasa melakoni laga panjang meski mampu mencapai final ATP pertamanya sejak 2022 di Bastad.

I Gede Ardy Estrada | 22 Jul, 13:30

Liga TopSkor

Diikuti 27 Pemain, Indriyanto Nugroho Berharap Peserta Seleksi Tunjukkan Kualitas di Hari Kedua

Delapan pemain absen dalam seleksi TopSkor Indonesia tahap satu hari pertama Senin (22/7/2024).

Sumargo Pangestu | 22 Jul, 12:16

Cover Grand Tour Balap Sepeda

Other Sports

Mengenal Grand Tour, 3 Event Balap Sepeda Paling Bergengsi dan Penuh Sejarah

Jika tenis memiliki Grand Slam dan di motorsport ada Triple Crown, maka balap sepeda punya Grand Tour.

I Gede Ardy Estrada | 22 Jul, 11:55

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes. (Grafis Yusuf/Skor.id)

Timnas Indonesia

Jay Idzes Merasa Tertantang Bertemu Lawan Kuat di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Jay Idzes mengatakan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 adalah tantangan yang bagus bagi Timnas Indonesia.

Rais Adnan | 22 Jul, 11:25

Load More Articles