9 Tips Mengatasi Insomnia Agar Tak Membahayakan Kesehatan

Sumargo Pangestu

Editor:

  • Mengalami insomnia bisa mengakibatkan sulit tidur dan merasa gelisah.
  • Insomnia juga dapat membuat orang menjadi kurang istirahat dan berpotensi menimbulkan penyakit.
  • Salah satu cara agar tidak mengalami insomnia adalah tidak mengonsumsi minuman berkafein.

SKOR.id - Tidak sedikit orang pasti pernah merasakan insomnia pada malam hari. Mengalami insomnia mengakibatkan sulit tidur dan merasakan sebuah kegelisahan.

Insomnia dapat mengganggu pola tidur dan menjadikan orang yang mengalaminya kurang istirahat.

Berbagai hal yang membuat orang mengamali insomnia adalah kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein atau alkohol sebelum tidur hingga masalah psikologis.

Masalah psikologis itu antara lain: stres, depresi, dan gangguan kecemasan.

Hi Skorer, jangan lupa untuk segera download app Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa meraih banyak hadiah menarik.

Bisa dibilang, insomnia ini tidak berbahaya. Hanya saja, jika mengalaminya secara terus menerus juga tidak baik bagi tubuh dan bahkan bisa menimbulkan penyakit.

Pastinya, Anda tidak ingin mengalami insomnia bukan? Meski begitu, hal ini bisa diatasi.

Seperti dilansir dari laman Alodokter, berikut adalah ulasan cara mengatasi insomnia:

1. Meluangkan waktu untuk relaksasi

Relaksasi sebelum tidur bisa mengatasi insomnia. Metode relaksasi yang bisa dilakukan di rumah yaitu yoga atau pilates.

Aktivitas tersebut dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan, sehingga Andapun akan mudah terlelap.

Selain itu, bisa menjalani aktivitas yang membuat kondisi tenang dan nyaman.

Beberapa aktivitas menenangkan yang bisa dilakukan seperti membaca buku, mandi air hangat, dan mendengarkan musik dengan irama yang pelan juga dapat membuat Anda tidur lebih nyenyak.

2. Selalu berpikir positif

Rasa cemas, khawatir, atau semua rasa yang membuat Anda berpikiran aneh dapat menyebankan insomnia.

Oleh karena itu, berpikir positif bisa membuat pikiran bisa lebih tenang. Jika masih merasa kesulitan, bisa berkonsultasi ke psikolog atau psikiater untuk menjalani konseling serta psikoterapi.

3. Mengonsumsi makanan sehat

Yang harus dihindari agar tidak mengalami insomnia adalah mengonsumsi makanan berlemak.

Makanan yang mengandung banyak lemak dapat memperberat kerja sistem pencernaan, sehingga tubuh menjadi sulit beristirahat.

Jika Anda ingin mengonsumsi makanan ringan di malam hari, pilihlah makanan yang sehat, seperti cracker tawar atau yoghurt.

4. Kurangi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein

Untuk mengatasi insomnia, juga perlu menghindari konsumsi minuman yang mengandung alkohol. Selain itu minuman yang mengandung kafein seperti, kopi, dan teh.

Jenis minuman itu bisa mengakibatkan sulit tidur. Agar lebih sehat, Anda dapat menggantinya dengan susu atau air putih.

5. Hindari merokok sebelum tidur

Kandungan nikotin di dalam rokok dapat membuat sulit tidur. Oleh karena itu, hindari merokok sebelum tidur agar kondisi dapat terjaga sepanjang malam.

6. Antisipasi perubahan jam tidur

Pergi ke tempat dengan perbedaan waktu yang signifikan atau tuntutan bekerja di malam hari, dapat mengganggu ritme sirkadian.

Ritme sirkadian merupakan mekanisme alami tubuh yang mengatur jadwal tidur dan bangun, metabolisme, serta suhu tubuh setiap hari.

Jika ritme sirkadian terganggu, berpotensi untuk mengalami insomnia. Oleh karena itu, aturlah jadwal kegiatan sehari-hari serta usahakan untuk tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari.

7. Ciptakan kamar tidur yang nyaman

Banyak orang merasa sulit tidur karena menjalani pekerjaan ataupun menjalani aktivitas lain di kamar tidur.

Oleh karena itu, sangat diperlukan menata tempat tidur senyaman mungkin agar bisa membuat Anda beristrirahat dengan nyaman pula.

Caranya adalah dengan menempatkan meja belajar, komputer, dan televisi di luar kamar tidur, serta mengatur suhu plus menyesuaikan pencahayaan agar kamar terasa nyaman untuk tidur.

Pilihlah bantal yang tidak terlalu tinggi agar tidak menyebabkan leher kaku saat bangun tidur.

Jika sedang hamil atau mengalami sakit punggung, aturlah posisi tidur dengan menyamping sambil menempatkan bantal di antara kedua kaki atau di bawah lutut.

8. Terapkan gaya hidup sehat

Selain pola tidur yang baik, penerapan pola hidup sehat juga penting untuk dilakukan.

Pola hidup ini dapat dilakukan dengan mengatur pola makan, mengurangi stres, dan berolahraga secara rutin selama 30 menit setiap hari.

Beberapa pilihan olahraga yang bisa anda coba adalah dengan berenang, yoga, dan jogging. Hal ini dapat menjadi langkah yang baik untuk meningkatkan kualitas tidur di malam hari.

9. Konsumsi obat tidur sesuai resep dokter

Obat-obatan untuk mengatasi insomnia sebaiknya hanya digunakan sesekali dan sesuai resep serta anjuran dokter.

Meski dapat membuat terlelap, pemakaian obat tidur juga dapat mendatangkan risiko dan efek samping.

Efek samping seperti kecanduan, sulit konsentrasi, pusing dan sakit kepala, hingga perubahan mood.

Beberapa cara mengatasi insomnia di atas sebaiknya dilakukan secara rutin agar tidur nyenyak pada malam hari bisa dinikmati dengan nyaman.

Jangan lupa untuk follow dan subscribe akun media sosial kami di:

Berita Bugar lainnya:

Tips Jaga Kebugaran Tubuh saat Pandemi Covid-19 ala Pendiri Predator MMA Indonesia

Tips Diet Sehat dengan Bantuan Teknologi

Tips Kapan Harus Isoman dan Apa yang Mesti Dilakukan jika Terpapar Covid-19

Source: Alodokter

RELATED STORIES

Penyebab Tangan Sering Kesemutan saat Tidur

Penyebab Tangan Sering Kesemutan saat Tidur

Salah satu yang sering dialami seseorang ketika bangun tidur adalah kesemutan pada bagian tubuh, terutama tangan.

Tidur Siang Singkat Lebih Bermanfaat Ketimbang Tidur Lama di Malam Hari

Tidur siang dapat membantu meningkatkan kualitas kerja.

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF 2025.

Badminton

Evaluasi PBSI Soal Performa Pemain di Kejuaraan Dunia BWF 2025

Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2025 kurang sesuai dengan target PP PBSI yang menargetkan satu medali emas dari lima sektor yang ada.

Gangga Basudewa | 31 Aug, 12:46

cover bursa transfer Liga 1.

Liga 1

Update Bursa Transfer Liga 1 Menuju Musim 2025-2026

Aktivitas keluar-masuk pemain dan jajaran pelatih tim 18 klub Liga 1 2025-2026 pada awal musim, yang diperbaharui berkala.

Taufani Rahmanda | 31 Aug, 12:02

Asian School Basketball Championship 2025 (ASBC 2025). (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id).

Basketball

Kemenpora Sukses Menggelar Asian School Basketball Championship 2025 di Solo

Kemenpora berhasil menggelar Asian School Basketball Championship 2025 di Solo.

Pradipta Indra Kumara | 31 Aug, 11:51

Ilustrasi Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Kualifikasi Piala Asia U-23 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Timnas U-23 Indonesia

Jadwal, hasil, dan klasemen Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang melibatkan Timnas U-23 Indonesia pada 3-9 September 2025.

Taufani Rahmanda | 31 Aug, 11:31

Identitas baru dari kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia atau Liga 1 di musim ini, Super League 2025-2026. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Liga 1

Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil, Klasemen dan Profil Klub Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Super League 2025-2026 yang terus diperbarui seiring bergulirnya kompetisi, plus profil tim peserta.

Taufani Rahmanda | 31 Aug, 11:31

Perwakilan Dirjen AHU dan empat atlet Hoki Es yang dinaturalisasi untuk Timnas Hoki Es Indonesia di SEA Games 2025. (Dirjen AHU)

Other Sports

Pemerintah Naturalisasi 4 Atlet Rusia untuk Timnas Hoki Es Indonesia

Target jangka pendek para pemain naturalisasi ini bakal memperkuat Timnas Hoki Es Indonesia di SEA Games 2025.

Gangga Basudewa | 31 Aug, 11:05

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes. (Grafis Yusuf/Skor.id)

Timnas Indonesia

Tanah Air Memanas, Kapten Timnas Indonesia Berpesan dari Italia untuk Saling Menjaga

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut mengomentari kondisi di Tanah Air dengan beri sebuah pesan, Minggu (31/8/2025).

Taufani Rahmanda | 31 Aug, 08:49

Shinobi: Art of Vengeance. (SEGA)

Esports

SEGA Rilis Game Anyar Bertema Ninja

SHINOBI: Art of Vengeance tersedia di PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, Nintendo Switch, dan Steam.

Gangga Basudewa | 31 Aug, 05:38

Metal Gear Solid. (Konami)

Esports

Metal Gear Solid Δ: Snake Eater Resmi Rilis untuk Sejumlah Platform

Metal Gear Solid Δ: Snake Eater Resmi Rilis untu PlayStation®5, Xbox Series X|S, dan Steam.

Gangga Basudewa | 31 Aug, 05:21

Satria Muda Bandung Juara IBL All Indonesian 2025. (IBL)

Basketball

Satria Muda Bandung Juara IBL All Indonesian di Solo, Pesan Kebersamaan Diapungkan

Direktur IBL, Junas Miradiarsyah, menegaskan bahwa basket selalu membawa pesan yang lebih luas dari sekadar skor akhir.

Gangga Basudewa | 31 Aug, 02:26

Load More Articles