Home > Liga Inggris

10 Tahun setelah Keajaiban Juara Liga Inggris, Leicester City Turun ke Kasta 3

10 tahun berlalu setelah keajaiban menjuarai Liga Inggris, Leicester City kini harus turun ke League One, atau kasta ketiga.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Leicester City, dari juara Liga Inggris, kini harus terdegradasi ke kasta ketiga. Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Leicester City, dari juara Liga Inggris, kini harus terdegradasi ke kasta ketiga. Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Leicester City membuat keajaiban 10 tahun lalu, ketika meraih gelar juara Liga Inggris (Premier League).

Pada musim 2015-2016, Leicester City mengejutkan dunia saat mereka mengangkangi tim-tim besar dalam persaingan gelar.

Leicester City finis di peringkat pertama dnegan perolehan 81 poin dari 38 pertandingan Liga Inggris.

The Foxes berhasil unggul 10 poin atas Arsenal yang finis di peringkat kedua dengan 71 poin, dan Tottenham Hotspur di urutan tiga dengan 70 poin.

Baca Juga: Liga Inggris Diperebutkan Arsenal dan Manchester City, Rentetan Pekan Akhir Jadi Penentu

Baca Juga: Rentetan 5 Kekalahan Chelsea di Liga Inggris, Ulangi Catatan 114 Tahun Lalu

Kesuksesan Leicester ini mengejutkan dunia, karena mereka sama sekali tak masuk dalam daftar tim yang diperhitungkan untuk menjadi juara saat itu.

Sejak saat itu performa Leicester City mengalami naik turun, karena banyak faktor yang memberikan pengaruh.

Pasang Surut Leicester City

Performa The Foxes mengalami pasang surut sejak merek amenjadi juara Liga Inggris, kehilangan pemain kunci menjadi salah satu faktor terbesar.

Mereka finis di peringkat 12 klasemen akhir Liga Inggris musim 2016-2017, lalu dua musim beruntun finis di peringkat sembilan.

Leicester juga kehilangan pemilik mereka, Vuichai, pada tahun 2018 setelah mengalami kecelakaan helikopter.

Pada musim 2019-2020 dan 2020-2021 mereka tercatat finis di peringkat kelima, lalu turun ke peringkat delaoan di musim 2021-2022.

Selanjutnya di musim 2022-2023, Leicester City harus terdegradasi setelah di akhir musim mereka finis di peringkat ke-18. Sepanjang musim mereka hanya meraih sembilan kemenangan, tujuh kali imbang, dan 22 kekalahan.

Namun, Enzo Maresca membawa Leicester City bangkit dan mampu finis di peringkat pertama EFL Championship musim 2023-2024 dengan catatan 97 poin.

Pada musim 2024-2025, mereka kehilangan Enzo Maresca yang merapat ke Chelsea. Penampilan The Foxes pun tak konsisten sehingga kembali terdegradasi di akhir musim.

Tampil di EFL Championship dengan harapan kembali promosi ke Premier League, justru hal sebaliknya yang terjadi.

Leicester City kembali terdegradasi, dan harus tampil di kasta ketiga atau League One musim depan.

The Foxes juga mengalami masalah finansial yang membuat mereka harus mengalami pengurangan poin musim 2025-2026.

Dilansir dari BBC, Leicester City mendapat pengurangan enam poin akibat melampaui ambang batas kerugian maksimum hingga musim 2023-2024, sebesar 20,8 juta pound.

Pada bulan lalu, pihak klub juga melaporkan kerugian besar lainnya sebesar 71,1 juta pound untuk musim 2024-2025.

Leicester telah menerapkan rasio gaji terhadap pendapatan lebih dari 100 persen selama dua musim hingga 2023-2024, yang berarti mereka mengeluarkan lebih banyak uang untuk gaji daripada yang mereka hasilkan.

Masalah finansial ini terjadi seiring dengan penurunan performa Leicester, yang musim depan harus berjuang di kasta ketiga.

Sumber: BBC, Transfermarkt

× Image