Home > Liga Inggris

Misteri Liverpool yang Sering Kebobolan Gol Telat

Sering kebobolan di akhir-akhir laga menjadi sebuah misteri yang terjadi di tubuh Liverpool musim ini.
Image
Thoriq Az Zuhri Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Liverpool. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Liverpool. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Masih menjadi sebuah misteri mengapa Liverpool sering kebobolan gol telat alias gol di akhir-akhir laga musim ini.

LPadahal, Liverpool mengawali musim dengan sebaliknya, sering mencetak gol telat yang membawa kemenangan.

Federico Chiesa dan Mohamed Salah cetak gol telat di laga pembuka musim lawan Bournemouth, buat The Reds menang 3-2.

Lalu pemain muda Rio Ngumoha cetak gol pada menit ke-100 lawan Newcastle United dan mereka menang 3-2.

Dominik Szoboszlai cetak gol menit ke-83 lawan Arsenal, allu Mohamed Salah cetak gol penalti menit ke-90+5 lawan Burnley.

Namun semua kemudian berubah.

Tiga laga setelah itu, lawan Crystal Palace, Chelsea, dan Manchester United, The Reds kebobolan gol yang jadi gol kemenangan lawan pada menit ke-84 atau setelahnya.

Teranyar, Erling Haaland cetak gol penalti di waktu tambahan yang membuat Man City menang di Anfield.

Ini jadi kali keempat musim ini, Liverpool kebobolan gol yang buat mereka kalah di waktu tambahan babak kedua.

Hal ini merupakan rekor dengan belum ada tim Premier League sebelumnya yang kalah sebanyak ini dari gol injury time dalam satu musim.

Liverpool musim ini kebobolan 10 gol dalam 10 menit akhir laga dan injury time, terburuk keempat di Liga Inggris.

Bahkan, Liverpool jadi tim yang paling banyak kehilangan poin dari gol-gol telat tersebut, mereka kehilangan delapan poin berharga.

Delapan poin ini bisa membawa The Reds duduk di peringkat ketiga, sama dengan poin Aston Villa, tetapi mereka kini justru ada di posisi keenam, empat angka di belakang Chelsea yang ada di posisi kelima.

Liverpool musim ini memang seperti hanya punya tenaga untuk bermain 60 menit, hal yang diamini para pemain.

"Setelah 60 menit, kami mulai menjadi ceroboh dan ini bukan kali pertama. Kami harus memperbaiki ini," ujar Virgil van Dijk usai imbang 1-1 lawan Burnley Januari lalu.

Hal ini juga dirasakan Milos Kerkez.

"Setelah 60 sampai 70 menit, kami selalu kehilangan fokus dan kehilangan disiplin taktik. Saya tak tahu, kami merasa lelah, saya tak yakin penyebabnya," ujar Kerkez.

Kini, sepertinya Liverpool harus membenahi hal ini jika ingin merangkak naik di papan klasemen.

Sumber: BBC, Google

× Image