Maestro Tenis Swiss Akui Harus Sedikit Menyuap Anak-anaknya untuk Bermain Tenis

Nurul Ika Hidayati

Editor:

  • Petenis Roger Federer berbagi tip bagaimana memotivasi anak-anak untuk bermain tenis.
  • Itulah yang dilakukan petenis 38 tahun itu saat menjadi tamu dalam live show “On” baru-baru ini.
  • Keempat anak Roger Federer dan istrinya Mirka pada awalnya tidak tertarik bermain tenis dan tidak peduli ayahnya 20 kali juara Grand Slam.

SKOR.id – Bagaimana memotivasi anak-anak Anda untuk bermain tenis? Maestro tenis Swiss, Roger Federer, punya jawabannya.

Itulah yang terjadi baru-baru ini ketika petenis professional Roger Federer, 38, jadi bintang tamu dalam pertunjukan live “On”.

Selama live stream telecast itu, salah satu penggemar menelepon dan meminta saran Roger Federer tentang cara memperkenalkan tenis kepada anaknya yang baru umur satu tahun.

Sebagai jawabannya, Federer benar-benar memberikan nasihat berharga sambil berbagi pengalaman pribadinya menginspirasi keempat anaknya untuk bermain tenis.

Faktanya, bahkan untuk maestro sekelas Federer pun, itu tidak mudah.

Ia dan istrinya, mantan petenis Mirka, dikaruniai dua pasang anak kembar identik, dua perempuan: Myra dan Charlene (11) dan dua laki-laki: Leo dan Lennart (6).

Ini benar-benar kasus unik karena hanya terjadi dalam satu dari 110.000 kelahiran.

Belakangan terungkap bahwa tradisi anak kembar ini berasal dari garis keturunan Federer.

Kakak perempuan tertuanya, Diana, juga memiliki anak kembar. Neneknya dari pihak ibu ternyata juga kembar.

Federer berkata, “Saya sudah mencoba melakukannya dengan anak-anak saya.”

“Saya telah mencoba mempromosikan tenis di rumah saya, bermain banyak pertandingan melawan Rafa (Nadal), Novak (Djokovic), tetapi mereka seperti tidak peduli.”

“Mereka tidak perlu daddy pulang dari latihan, dari pertandingan.”

“Tetapi, tentu saja, kami mencoba meletakkan raket di satu tangan mereka, bola di tangan yang lain, untuk melihat apa yang terjadi.”

Dari situ, menurut Roger Federer, bisa cepat diketahui anak mana yang suka main dengan bola, atau lebih suka berlarian di luar ruangan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Roger's biggest trophy: his family #mirkafederer #rogerfederer #federer #love #cute #family #tennis #support #rf #twins

A post shared by Mirka Federer Fans (@mirkafedererfan) on

“Anda akan melihat perbedaan itu dengan sangat cepat.”

Untungnya sekarang, keempat anak Federer mulai suka bermain tenis, karena sang ayah tak ingin menjadi satu-satunya lelaki yang anak-anaknya tidak bermain tenis.

“Terutama karena mengingat latar belakang saya dan latar belakang istri saya. Tetapi apa yang bisa kita lakukan jika mereka menolak? Hanya mencoba lagi dan lagi."

Yang menarik, Federer mengatakan tidak ada salahnya sebagai orangtua bertindak “cerdik” agar anak-anak mau bermain tenis. “Asal jangan menekan mereka.”

Federer mengatakan anak-anak mungkin belum memahami pentingnya permainan. Atau mungkin mereka tidak ingin terlibat dalam dunia tenis.

Dalam skenario seperti itu, Roger Federer menyarankan untuk "menyuap" mereka.

Dia melanjutkan, “Pada awalnya Anda mungkin perlu sedikit menyuap mereka. Ucapkan kata-kata memuji, 'Kamu baik-baik saja, kamu manis sekali'. Tak ada salahnya, kan?”

Faktanya, Federer berhasil melakukannya. “Yang penting, Anda terus berusaha.”

“Dan jika itu sangat penting bagi Anda, janganlah kemudian menjadi sosok ayah yang gila. Percayakanlah pada pelatih.”

“Intinya, pastikan Anda bersenang-senang ketika usia mereka masih muda.”

“Dan ketika mereka bertambah umur, seperti delapan tahun, saat itulah saya mulai bermain turnamen. Mungkin saat itulah Anda mulai menjadi sedikit lebih serius.”

“Mungkin saat umur 12 tahun. Tapi pada awalnya, semuanya tentang bersenang-senang."

Yang justru mengejutkan adalah anak-anak Federer pada awalnya tidak tertarik pada tenis.

Mereka bahkan seakan tidak peduli ayah mereka memiliki rekor memenangkan 20 gelar tunggal Grand Slam.

Namun yang cukup menginspirasi adalah bahwa Federer juga tidak memaksakan keempat anak itu untuk bermain tenis.

Itu jelas sesuatu yang dapat dipelajari setiap orang tua dari Roger Federer, mantan petenis nomor satu dunia.

Ikuti juga Instagram, Facebook, YouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Entertainment Lainnya:

Baca Juga: Petenis Serena Williams Ungkap Motivasi Lahirnya Koleksi Perhiasan “Unstoppable”

Baca Juga: Usain Bolt Akhirnya Pamer Foto Putri Pertama

Source: Essentially SportsTwitter

RELATED STORIES

Grigor Dimitrov Belum Siap Bermain meski Sudah Sembuh dari Virus Corona

Grigor Dimitrov Belum Siap Bermain meski Sudah Sembuh dari Virus Corona

Grigor Dimitrov belum bisa bermain tenis dengan kondisi maksimal meski sudah dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona.

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

Skuad Barcelona di musim 2024-2025. (Deni Sulaeman/Skor.id).

World

Barcelona Ulang Catatan Buruk di Liga Champions, meski Kembali ke Jalur Kemenangan

Barcelona menang atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions, tetapi catat rekor pertahanan buruk.

Pradipta Indra Kumara | 09 Dec, 22:31

medali sea games 2025

Other Sports

Update Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2025 di Thailand

Tabel perolehan medali SEA Games 2025 yang terus diperbarui sepanjang berjalannya event.

Teguh Kurniawan | 09 Dec, 20:39

Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

Other Sports

Dualisme Kepengurusan Cabor Sepak Takraw Selesai, Menpora Erick Thohir Apresiasi KONI dan KOI

Menpora RI, Erick Thohir, meminta agar cabor lain yang masih bermasalah segera membereskannya sebelum pergantian tahun.

Teguh Kurniawan | 09 Dec, 16:09

PB ESI melepas Timnas Esports Indonesia ke SEA Games 2025. (Grafis: Yudhi Kurniawan/Skor.id)

Esports

PB ESI Resmi Lepas Timnas Esports Indonesia ke SEA Games 2025

Tim Nasional Esports Indonesia akan berpartisipasi pada beberapa nomor pertandingan di SEA Games 2025.

Gangga Basudewa | 09 Dec, 11:54

bulu tangkis di sea games 2025

Badminton

Final Beregu Bulu Tangkis SEA Games 2025: Indonesia Siap Habis-habisan Buru 2 Medali Emas

Tim bulu tangkis putra Indonesia berhadapan dengan Malaysia, sementara tim putri ditantang tuan rumah Thailand.

Teguh Kurniawan | 09 Dec, 11:19

Liga TopSkor

Ikuti TC Timnas U-20 Indonesia, Alumni Liga TopSkor Ini Percaya Diri Tembus Skuad Utama

Alumni Liga TopSkor, Reno Salampessy yang mendapat kesempatan mengikuti TC gelombang kedua mengaku siap bersaing untuk masuk skuad utama Timnas U-20 Indonesia.

Nizar Galang | 09 Dec, 10:52

Klub Liga 1, Persis Solo. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Liga 1

Segera Diumumkan, Pelatih Anyar Persis Solo Bakal Diberi Amunisi Pemain Baru

Manajemen Persis Solo akan segera mengumumkan pelatih baru mereka untuk mengarungi Super League 2025-2026.

Rais Adnan | 09 Dec, 10:32

Konferensi Pers Jakarta Esports: New Heights.

Esports

Disparekraf DKI Jakarta Luncurkan Jakarta Esport: New Heights 2025

Ini sebuah langkah strategis pemerintah provinsi untuk mempercepat pertumbuhan industri gim, esports, dan konten digital di Jakarta

Gangga Basudewa | 09 Dec, 10:15

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Menpora RI, Erick Thohir, di Indonesia Sports Summit 2025. (Foto: Dok. Kemenpora/Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

Other Sports

Dukung Sport Tourism, Gubernur DKI Jakarta Terus Kembangkan Event Besar Olahraga

DKI Jakarta saat ini terus melakukan pembaharuan mengembangkan berbagai fasilitas untuk mendukung sport tourism dan sport industry.

Rais Adnan | 09 Dec, 10:09

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

National

Stadion GBLA Bakal Dijadikan Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Menpar RI, Widiyanti Putri Wardhana, mengungkapkan Stadion GBLA sedang dikembangkan menjadi destinasi sport tourism kelas dunia.

Rais Adnan | 09 Dec, 09:13

Load More Articles