Langkah-langkah Mudah dan Sederhana dalam Merawat Vagina saat Cuaca Panas

Nurul Ika Hidayati

Editor:

  • Kesehatan organ kewanitaan Anda harus dapat perhatian lebih selama musim panas.
  • Tertutup sepanjang hari dapat menyebabkan penumpukan keringat dan bakteri.
  • Berikut sejumlah tips sederhana yang bisa diterapkan untuk menjaga kebersihan vagina.

SKOR.id - Memperhatikan cuaca yang benar-benar panas, sangatlah penting untuk selalu memprioritaskan kesehatan vagina Anda.

Bagaimanapun, vagina kita menghabiskan sebagian besar, jika tidak selalu, waktu tertutup yang dapat menyebabkan penumpukan keringat dan bakteri.

Ini terutama terjadi selama cuaca hangat dan penumpukan keringat bisa memicu terjadinya infeksi, khususnya infeksi jamur, dengan gejala seperti gatal, nyeri, kelebihan cairan dan seringkali bau yang teramat kuat.

Boots Pharmacist, Bina Mehta, menyebut sariawan - lazim disebut infeksi jamur - cenderung tumbuh dalam kondisi hangat dan lembab, yang memungkinkannya berkembang jika keseimbangan bakteri berubah.

Selama musim panas, sariawan jauh lebih umum karena vagina dan vulva - bagian luar area genital - tetap tertutup.

Jadi pada saat Anda merasa gerah akibat cuaca panas, pastikan vagina Anda tetap dingin dan terjaga kebersihannnya dengan tips perawatan berikut ini…

1. Pilih celana dalam dengan bijak
“Untuk menghindari sariawan di musim panas, saya akan menyarankan untuk mengenakan pakaian dalam yang menyerap keringat seperti berbahan katun,” kata Bina. Dia juga merekomendasikan mengganti pakaian renang basah sesegera mungkin dan mengeringkan dengan benar setelah berenang.

2. Cukup gunakan air!
Anda mungkin pernah mendengarnya sebelumnya, tetapi Bina menegaskan kembali bahwa vagina membersihkan sendiri dan mencucinya atau douching dapat mengganggu pH alaminya, hingga menyebabkan pertumbuhan berlebih dari bakteri atau ragi berbahaya.

“Menggunakan sabun wangi atau produk antiseptik di area vulva bisa memicu kemunculan bakteri. Cara terbaik untuk menjaga kebersihan vulva Anda adalah menggunakan air dan sabun tanpa pewangi dan mandi di bawah pancuran.”

3. Batasi keringat
Saran ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan selama musim panas, tapi menghindari panas puncak antara jam 12 dan 3 sore dapat membantu mencegah Anda menjadi terlalu panas.

Jika Anda berada di luar, cari tempat teduh jika memungkinkan. Direktur Medis Healthspan, Dr Sarah Brewer, merekomendasikan penggunaan panty liner yang dapat diganti secara teratur sepanjang hari.

4. Gunakan setrika panas
Saat pakaian dalam dicuci dan dikeringkan, Dr Brewer mengatakan setrika panas di atas buhul pakaian dalam bisa membunuh spora candida (sejenis ragi) yang tidak dinetralisir oleh siklus pencucian suhu rendah modern.

5. Basuh dari depan ke belakang
Mungkin bukan cara yang biasa Anda lakukan setelah buang air kecil, tapi menyeka dari arah depan ke belakang akan menghentikan bakteri dan kotoran dari dubur Anda masuk ke vagina dan menyebabkan masalah.

6. Bertelanjanglah pada waktu tidur
Biarkan vagina Anda bernapas dan hindari mengenakan pakaian dalam saat tidur. Sebagai gantinya, pilihlah bawahan piyama longgar yang memungkinkan udara bersirkulasi dan menghentikan akumulasi keringat.

7. Siapkan Pakaian Ganti pasca-latihan
Untuk menghindari area vagina Anda gatal ataupun bau karena keringat dan gesekan gym, selalu bawa satu set pakaian bersih, termasuk pakaian dalam dan kaus kaki, setelah berolahraga.

“Jika gym Anda memiliki pancuran, pastikan untuk mencuci diri setelah berolahraga untuk mencegah penumpukan keringat. Jangan simpan peralatan bekas Anda,” kata Bina.

8. Coba deodoran vagina
Bina mengatakan sangatlah normal untuk lebih banyak tercium aroma vagina selama bulan-bulan musim panas karena keringat dapat mempengaruhi bau vulva.

Pakaian dalam dan pakaian bisa membuat keringat ini sulit keluar.

Selain itu, bahan kimia dari kolam atau air laut dapat terserap ke dalam kain pakaian renang yang dapat menyebabkan perubahan bau di area vulva.

Namun, seperti halnya Anda memiliki deodoran untuk ketiak, Anda juga dapat menemukan deodoran khusus untuk di bawah sana.

“Saran saya untuk membantu mencegah bau tidak sedap itu adalah memakai pakaian dalam berbahan katun yang tidak terlalu ketat, mengganti pakaian dalam secara rutin, serta mencuci vulva secara rutin tanpa sabun pewangi atau produk antiseptik.

"Jika Anda harus menggunakan deodoran, pastikan deodoran ini khusus untuk digunakan di area ini."

Khawatir orang lain bisa mencium bau Anda? “Kita tampaknya lebih sensitif terhadap bau alami kita sendiri daripada bau orang lain. Pikirkan seberapa sering Anda bisa 'mencium' wanita lain - kemungkinan tidak pernah," kata Dr Brewer.

9. Jangan bercukur saat ke pantai
Meskipun Anda mungkin merasa ingin pergi ke pantai bebas bulu, pori-pori terbuka dari bercukur sebenarnya dapat meningkatkan risiko iritasi dan infeksi.

Dengan mencukur malam sebelumnya, pori-pori memiliki kesempatan untuk menutup hingga garam dan bahan kimia apa pun dalam air cenderung tidak menyebabkan rasa sakit. Sedikit bulu tidak pernah menyakiti siapa pun!

10. Yoghurt
Yoghurt yang dimasukkan ke dalam vagina terkenal sebagai obat untuk infeksi jamur, tapi , kata Bina, tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa makan yoghurt, atau memasukkannya ke dalam vagina, akan membantu mengobati sariawan.

“Jika Anda merasa menderita sariawan, silakan berbicara dengan apoteker, yang dapat merekomendasikan solusi yang paling sesuai dan terbukti secara klinis untuk Anda.”

11. Cuci sebelum berhubungan seks
Serta setelahnya, untuk menghindari penumpukan bakteri. Gunakan sabun tanpa pewangi untuk sesi bercinta yang jauh lebih bersih.***

Baca Juga Berita Bugar Lainnya:

Enam Fakta Menarik tentang Vagina yang Harus Diketahui Setiap Wanita

Source: The Sun

RELATED STORIES

Mitos atau Fakta, Biji Cabai Dapat Menyebabkan Penyakit Usus Buntu

Mitos atau Fakta, Biji Cabai Dapat Menyebabkan Penyakit Usus Buntu

Berikut ini uraian terkait informasi biji cabai dapat menyebabkan usus buntu sebenarnya mitos atau fakta.

5 Manfaat Coklat Hitam untuk Kesehatan Tubuh

5 Manfaat Coklat Hitam untuk Kesehatan Tubuh

Cokelat hitam sarat akan nutrisi yang dapat berdampak positif bagi kesehatan tubuh. Terbuat dari biji pohon kakao, ini adalah salah satu sumber antioksidan terbaik yang bisa didapatkan.

Waspada Karbon Monoksida: 9 Tips untuk Mencegah Keracunan dan Kebocoran Gas Beracun Itu

Ini adalah gas yang sangat berbahaya yang tidak memiliki warna atau bau. Akumulasinya dalam aliran darah bisa mematikan. Panduan untuk memeriksa peralatan pemanas

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

timnas u-20 yaman

Timnas Indonesia

Intip Lawan Timnas U-20 Indonesia: Yaman U-20

Yaman U-20 bakal menjadi lawan pamungkas Timnas U-20 Indonesia di Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.

Teguh Kurniawan | 19 Sep, 16:12

Presiden La Liga, Javier Tebas. (Yusuf/Skor.id).

La Liga

La Liga Ekspansi ke Kripto, Jalin Kemitraan Bernilai Jutaan Dolar

La Liga menjalin kemitraan bernilai jutaan dolar dengan Bitget.

Rais Adnan | 19 Sep, 15:21

Timnas Basket Putra Indonesia

Basketball

Perbasi Bakal Maksimalkan Program Naturalisasi Demi Tingkatkan Kekuatan Timnas Basket Indonesia

Perbasi mengungkapkan program naturalisasi menjadi bagian dari skenario dalam menaikkan level Timnas Basket Indonesia.

Arin Nabila | 19 Sep, 14:50

Kompetisi sepak bola kasta kedua di Indonesia, Liga 2 2024-2025. (Hendy Andika/Skor.id)

Liga 2

Liga 2 2024-2025: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Liga 2 2024-2025 yang terus diperbarui seiring berjalannya kompetisi.

Taufani Rahmanda | 19 Sep, 14:32

PSIM Yogyakarta - M Yusuf - Skor.id

Liga 2

Hasil Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta: Menang, Laskar Mataram Puncaki Grup 2

PSIM Yogyakarta berhasil mencuri poin penuh di kandang Bhayangkara FC, Kamis (19/9/2024) malam WIB.

Rais Adnan | 19 Sep, 14:15

Liga TopSkor

Pelatih TSI U-14 Tentukan 30 Pemain Dalam Seleksi Tahap Pertama

TSI U-14 bakal menjalani uji coba menghadapi GSI DKI Jakarta pada Jumat (20/9/2024).

Sumargo Pangestu | 19 Sep, 13:56

Skuad Timnas Homeless Indonesia.

National

Tim Homeless Indonesia Targetkan Peningkatan Prestasi di HWC 2024

Homeless World Cup (HWC) 2024 rencananya akan bergulir di Seoul, Korea Selatan, 21-28 September 2024.

Nizar Galang | 19 Sep, 13:05

PSS Sleman vs Arema FC. (Rahmat Ari Hidayat/Skor.id)

Liga 1

Prediksi dan Link Live Streaming PSS Sleman vs Arema FC di Liga 1 2024-2025

Laga PSS Sleman vs Arema FC akan digelar di Stadion Manahan, Jumat (20/9/2024).

Rais Adnan | 19 Sep, 12:56

Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana

Badminton

China Open 2024: Kalah, Leo/Bagas Gagal Sempurnakan Tren Positif Indonesia di Babak 16 Besar

Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana jadi satu-satunya wakil Indonesia di babak 16 besar China Open 2024 yang menelan kekalahan.

Doddy Wiratama | 19 Sep, 12:28

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Dede Sopatal Mauladi/Skor.id).

World

Atalanta vs Arsenal: Mikel Arteta Waspadai La Dea

Jelang laga Atalanta vs Arsenal di Liga Champions, Mikel Arteta mengakui kualitas La Dea.

Pradipta Indra Kumara | 19 Sep, 11:32

Load More Articles