Marcus/Kevin Akui Mempertahankan Label Nomor 1 Dunia Jauh Lebih Sulit

2 Agustus 2020, 12:21 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Lily Indriyani
Reaksi ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon(kanan)/Kevin Sanjaya Sukamuljo, setelah menuntaskan laga semifinal All England 2020 di Birmingham Arena, Inggris, 14 Maret 2020. /Badminton Indonesia

  • Marcus Gideon/Kevin Sanjaya menyebut perjalanan menjadi ganda putra nomor satu dunia, tak mudah.
  • Tapi, upaya mempertahankan predikat terbaik di dunia selama hampir tiga tahun, dianggap Minions jauh lebih sulit.
  • Tekanan demi tekanan terus datang dari berbagai pihak, termasuk penggemar bulu tangkis Indonesia.

SKOR.id - Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mengungkapkan bagaimana sulitnya mempertahankan predikat sebagai ganda putra nomor satu dunia.

Dalam wawancara dengan Olympic Channel, pasangan berjulukan Minions itu menyebut proses menuju nomor satu, bukan perkara mudah. Tapi, jauh lebih sulut mempertahankan.

"Kami berdua juga enggak langsung (main) bagus, ada turnamen yang gagal (dimenangi). Lalu, dievaluasi hingga pada 2016, mulai kelihatan hasilnya," ujar Marcus.

Sebagai informasi, Marcus dan Kevin dipasangkan pada 2015. Butuh hampir dua tahun untuk mereka menempati nomor satu dunia, tepatnya pada 16 Maret 2017.

Sempat naik turun selama beberapa bulan, takhta milik Minions akhirnya tak tergoyahkan sejak 28 September 2017. Dengan kata lain, sudah tiga tahun keduanya mendominasi. 

Kevin Sanjaya pun mengaku, perjuangan yang harus mereka lalui untuk mempertahankan predikat tersebut jauh dari kata mudah. 

"Mempertahankan jauh lebih susah daripada (berjuang jadi) ke nomor satu. Kami ada di nomor satu dan bertahan di posisi itu adalag yang paling susah."

Sejak berstatus sebagai ganda putra nomor satu dunia, tekanan demi tekanan berdatangan. Bukan hanya dari lawan, melainkan penggemar. 

Marcus pun membandingkan perlakuan yang mereka terima ketika keluar sebagai juara turnamen, sebelum dan sesudah menjadi nomor satu dunia.

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, ketika tampil pada babak kedua Indonesia Masters 2020 yang digelar di Istora, Senayan, Jakarta, pada Kamis (16/1/2020).
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, ketika tampil pada babak kedua Indonesia Masters 2020 yang digelar di Istora, Senayan, Jakarta, pada Kamis (16/1/2020). Badminton Indonesia

"Banyak tekanan banyak dari mana-mana. Kalau dulu sebelum (jadi) nomor satu dunia, kami bermain tanpa tekanan," tutur ayah satu putra itu. 

"Kalau menang, itu (dianggap) kejutan. Tapi, kalau kalah, enggak apa-apa, normal. Sekarang, kalau kami main, dari segala aspek harus juara."

"(Sedangkan saat jadi nomor satu) kalau kalah, bahkan ketika di final, kami dianggap gagal. Jadi, tekanan pasti ada (di setiap turnamen)."

Dengan tekanan yang datang dari berbagai pihak, termasuk penggemar, Marcus/Kevin pun berharap mendapat dukungan, apapun hasil yang mereka dapat.

"Menang atau kalah tetap harus didukung karena kami juga selalu memberi penampilan terbaik. Sebenarnya, kami juga enggak ingin kalah," kata Kevin.

Ikuti juga Instagram, Facebook, YouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Tur Bulu Tangkis Mundur, Simulasi Jelang Thomas dan Uber Cup Jadi Andalan PBSI

4 Tur BWF Batal, Thomas dan Uber Cup 2020 Bisa Jadi Ajang Comeback

  • Sumber: olympicchannel.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Badminton

    Rabu, 27 Mei 2020

    Ekspektasi Publik Membuat Kevin Sanjaya Tertekan

    Meski sudah menjadi pemain elite dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo mengaku masih kerap tampil tertekan dalam sebuah pertandingan.

    Badminton

    Rabu, 17 Juni 2020

    Marcus Fernaldi Gideon Ungkap Beratnya Jadi Pemain Nomor Satu Dunia

    Marcus Fernaldi Gideon mengaku beban sebagai pebulu tangkis nomor satu dunia tak mudah disandang.

    Terbaru

    Badminton

    Kamis, 6 Agustus 2020

    Thomas Cup 2020: Tommy Sugiarto Siap jika Dibutuhkan Tim Indonesia

    Tommy Sugiarto mengaku siap jika dipanggil pelatnas untuk masuk tim Thomas Cup Indonesia.

    Badminton

    Rabu, 5 Agustus 2020

    Hadapi Tunggal Putra 2 Hari Beruntun, Pebulu Tangkis Tunggal Putri Nomor 1 Dunia Kelelahan

    Pebulu Tangkis Tunggal Putri nomor 1 dunia, Tai Tzu Ying, mengaku kelelahan secara fisik setelah dua hari beruntun lawan tunggal putra di kompetisi internal Taiwan.

    Badminton

    Selasa, 4 Agustus 2020

    Kilas Balik 4 Agustus 1992, Indonesia Kawinkan Medali Emas Bulu Tangkis Olimpiade

    Tepat 28 tahun silam, 4 Agustus 1992, Indonesia meraih dua medali emas pertama di Olimpiade di Barcelona lewat Susy Susanti dan Alan Budikusuma.

    Badminton

    Selasa, 4 Agustus 2020

    Jeda Kompetisi, Kento Momota Latihan dengan Siswa SMP dan SMA

    Kento Momota bulan lalu jalani latihan mandiri bersama siswa SMP dan SMA Futaba Mirai Gakuan, Fukushima.

    Badminton

    Selasa, 4 Agustus 2020

    Thomas dan Uber Cup 2020: Denmark Waspadai India dan Thailand di Fase Grup

    Tim Thomas dan Uber Denmark mewaspadai kekuatan India dan Thailand di fase grup.

    Badminton

    Selasa, 4 Agustus 2020

    Siap Hadapi Thomas dan Uber Cup 2020, Malaysia Pasang Target Tinggi

    Direktur Pelatih BAM, Wong Choong Hann, memasang target tinggi untuk skuad Malaysia yang akan dikirim ke Thomas dan Uber Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 3 Agustus 2020

    Zhao Yunlei, Pebulu Tangkis Pertama Peraih Dua Emas dalam Satu Olimpiade

    Zhao Yunlei meraih medali emas nomor ganda putri dan ganda campuran pada Olimpiade London 2012.

    Badminton

    Senin, 3 Agustus 2020

    Hasil Undian Thomas dan Uber Cup 2020: Indonesia Berpeluang Jadi Juara Grup

    Menurut Susy Susanti, tim Thomas dan Uber Indonesia punya kans lolos sebagai juara grup setelah melihat hasil undian, Senin (3/8/2020).

    Badminton

    Senin, 3 Agustus 2020

    Hasil Drawing Thomas dan Uber Cup 2020: Indonesia Langsung Jumpa Malaysia

    Hasil undian virtual pada Senin (3/8/2020) menempatkan Tim Thomas Indonesia berada dalam Grup A dan tim Uber Merah Putih di Grup B.

    Badminton

    Minggu, 2 Agustus 2020

    Bidik Emas Olimpiade Tokyo, Minions Tak Mau Ngotot

    Menjadi juara di ajang sebesar olimpiade menjadi impian seluruh atlet di dunia, termasuk Minions; Marcus Gideon/Kevin Sanjaya.

    Terpopuler

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X