11 Apr 2020
Newcastle United
02:00 WIB
0 - 0
West Ham United
Manchester United
18:30 WIB
0 - 0
AFC Bournemouth
Paderborn
20:30 WIB
0 - 0
Borussia Dortmund
FC Koeln
20:30 WIB
0 - 0
RasenBallsport Leipzig
11 Apr 2020
Freiburg
20:30 WIB
0 - 0
Bayer Leverkusen
Schalke 04
20:30 WIB
0 - 0
Werder Bremen
Mainz 05
20:30 WIB
0 - 0
Hoffenheim
Hertha Berlin
20:30 WIB
0 - 0
Augsburg

Lanjut atau Batal, Nasib Wimbledon Ditentukan Pekan Depan

26 Maret 2020, 12:40 WIB
Editor: Lily Indriyani
Atmosfer pertandingan final tunggal putra Wimbledon 2019 antara Novak Djokovic melawan Roger Federer di All England Lawn Tennis Club, London, 14 Juli 2019. /Laurence Griffiths/AFP

  • Grand Slam Wimbledon terancam ditunda bahkan dibatalkan akibat Covid-19 yang makin meluas di Inggris.
  • Pertemuan darurat bakal dilakukan, pekan depan, untuk melihat kemungkinan apakah Wimbledon bisa diselenggarakan. 
  • All England Club menyingkirkan opsi untuk menggelar turnamen tanpa penonton.

SKOR.id – Turnamen Grand Slam Wimbledon yang rencananya berlangsung di All England Lawn Tennis and Croquet Club (AELTC) mulai 29 Juni, terancam ditunda hingga batal.

Keputusan soal masa depan Wimbledon apakah digelar atau batal akan diumumkan AELTC, pekan depan, usai melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait. 

Sebelumnya, AELTC yakin menggelar turnamen sesuai dengan jadwal. Tapi, meningkatnya kasus corona (Covid-19) di Inggris membuat mereka berpikir ulang.

Baca Juga: Kaitkan Cedera dengan Pandemi Corona, Joan Mir Ingatkan Pentingya Kesehatan

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Eksekutif All England Club Richard Lewis, Kamis (26/3/2020) seperti dikutip dari yahoosport.com.

"AELTC bakal melanjutkan evaluasi rinci dari semua skenario turnamen 2020, termasuk penundaan dan pembatalan karena dampak Covid-19."

"Pertemuan darurat Dewan Utama AELTC dijadwalkan pekan depan. Kami juga akan berkomunikasi dengan LTA, ATP, WTA, ITF dan grand slam lain."

Sikap ini diambil AELTC karena persiapan Wimbledon yang membutuhkan tak sebentar. Sementara itu, kasus corona di Inggris, meningkat setiap hari.

2 dari 3 halaman

"Konstruksi untuk turnamen harus dimulai sejak April. Tapi, berdasarkan saran dari otoritas kesehatan masyarakat, kami hanya punya waktu singkat." 

"Kami juga tidak ingin menggelar turnamen (Wimbledon) tanpa dihadiri penonton (karena adanya pembatasan dari pemerintah)," Richard Lewis menambahkan. 

Baca Juga: Pacar Hamil, Bintang Muda Real Madrid Langgar Karantina dan Terancam Bui

Sekadar informasi, Rabu (25/3/2020) WIB, Pangeran Charles dinyatakan positif terjangkit corona. Satu hari setelah Inggris menerapkan pembatasan akses total (lockdown).

Keputusan ini diambil karena sikap geram Pemerintah Inggris terhadap banyaknya masyarakat yang tidak mengindahkan imbauan social distancing.  

Padahal, jumlah korban meninggal akibat virus corona di Inggris sudah mencapai 335 orang. Adapun untuk total kasus positiv Covid-19 menembus 6.650.

"Covid-19 memberikan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan, terus memengaruhi terus hidup kita dengan cara yang sulit dibayangkan," ujar Lewis.

Baca Juga: Peduli Covid-19, Conor McGregor Sumbang Rp17,8 Miliar untuk APD

Soal opsi membatalkan Wimbledon, diakui Lewis, muncul. Namun, dengan catatan kondisi di Inggris benar-benar tak bisa diantisipasi lagi.  

"Pertimbangan terpenting adalah kesehatan fan dan kami bertanggung jawab atas keputusan yang kami buat. Kami akan bekerja keras untuk mewujudkan event tahun ini." 

3 dari 3 halaman

Indian Wells menjadi turnamen pertama yang terkena dampak Covid-19. Namun, penyelenggara dan ATP menjadwal ulang pada 7 Juni 2020. 

  • Sumber: Yahoo Sports
  • Tag
    Komentar

    Berita Terkait

    Tenis

    Rabu, 18 Maret 2020

    Grand Slam French Open 2020 Mundur hingga September

    Grand Slam French Open 2020 di Stade Roland Garros yang rencananya digelar 24 Mei-7 Juni mundur hingga 20 September-4 Oktober.

    Tenis

    Rabu, 18 Maret 2020

    Wimbledon 2020 Sesuai Jadwal, Panitia Akan Ikuti Anjuran Pemerintah Inggris

    Grand Slam Wimbledon 2020 dipastikan tak mengalami perubahan alias sesuai jadwal, yakni 29 Juni-13 Juli 2020.

    Terbaru

    Tenis

    Rabu, 8 April 2020

    Legenda Tenis Gabriela Sabatini Ragu Turnamen Tahun Ini Bisa Digelar Lagi

    Gabriela Sabatini meyakini tak akan ada turnamen tenis lagi pada 2020 karena pandemi virus corona yang sulit diprediksi.

    Tenis

    Selasa, 7 April 2020

    Pertandingan Tanpa Penonton Jadi Opsi Australia Open 2021

    Otoritas Australia Terbuka pikirkan berbagai opsi cegah penyebaran Covid-19.

    Tenis

    Selasa, 7 April 2020

    Nihil Turnamen, Cedera Simona Halep Membaik

    Mantan petenis nomor satu dunia, Simona Halep, mengungkap kondisi terkini cederanya pada Senin (7/4/2020) dini hari WIB.

    Tenis

    Selasa, 7 April 2020

    Madrid Open Gelar Kompetisi Virtual untuk Galang Dana Lawan Covid-19

    Petenis top dunia akan ambil bagian dalam Mutua Madrid Open Virtual Pro 2020, termasuk Novak Djokovic dan Rafael Nadal.

    Tenis

    Senin, 6 April 2020

    Covid-19 Merebak, Nick Kyrgios Tunjukkan Sisi Humanis

    Nick Kyrgios menunjukkan rasa kemanusiaannya dengan cara memberikan makanan kepada mereka yang membutuhkan.

    Tenis

    Minggu, 5 April 2020

    Alasan Pembatalan Wimbledon 2020 Bukan Hanya Gara-gara Virus Corona

    Kepala Lapangan All England Club Neil Stubley menjelaskan alasan Wimbledon tidak memilih menggeser jadwal penyelenggaraan tahun ini.

    Tenis

    Minggu, 5 April 2020

    #CoachVenus Williams Buka Kelas Olahraga via Live Instagram

    Venus Williams mempunyai cara tersendiri untuk tetap bugar sambil terus berkomunikasi dengan penggemar di tengah wabah Covid-19.

    Tenis

    Minggu, 5 April 2020

    Wimbledon 2020 Dibatalkan, Simona Halep Merasa Juara 2 Tahun

    Pembatalan Wimbledon Open 2020 ditanggapi dengan positif oleh petenis putri Simona Halep.

    Tenis

    Sabtu, 4 April 2020

    Pendiri Microsoft Sudah Peringatkan Rafael Nadal soal Covid-19

    Bill Gates, pendiri Microsoft dan salah satu orang terkaya di dunia, memberitahu Rafael Nadal jika virus corona bisa menyulitkan dalam laga amal, Februari lalu.

    Tenis

    Sabtu, 4 April 2020

    Tim Davis Indonesia Bakal ke Barbados, Pelti Berencana Minta Bantuan Kemenpora

    Menuju pertandingan Piala Davis Grup II di Barbados, September, PP Pelti harus merogoh kocek cukup dalam.
    X