Nyaris Terbuang Barcelona, 5 Fakta Fermin Lopez yang Harus Kamu Tahu

SKOR.id - Kini jadi bintang, Fermin Lopez dulu nyaris terbuang oleh Barcelona.
Malam tadi, Fermin Lopez mencetak dua gol yang mengantarkan Barcelona menang 2-1 lawan Atletico Madrid dalam laga lanjutan La Liga, Senin (9/11/2026) dini hari WIB.
Masih berusia 23 tahun, Fermin Lopez kini jadi bintang di lini tengha Blaugrana.
Mari mengenalnya lebih dekat.
Baca Juga: La Liga 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Terakhir Kali Menang 8 Kali Beruntun, Real Madrid Juara Apa Saja?
1. Fermín Lopez tumbuh besar di El Campillo, sebuah desa pertambangan kecil di pegunungan Huelva, Andalusia, yang hanya berpenduduk sekitar 2.000 orang.
Ayahnya bekerja sebagai tukang pos dan ibunya adalah pemetik buah.
Saat masih menimba ilmu di akademi Real Betis, ia harus menempuh perjalanan pulang-pergi sejauh dua jam setiap hari dari El Campillo ke Sevilla setelah pulang sekolah. Orang tuanya menetapkan syarat ketat: ia baru diizinkan mengikuti sesi latihan tambahan jika nilai sekolah dan les privatnya tetap bagus.
Empat tahun di akademi Real Betis, ia pindah ke La Masia saat berusia 13 tahun pada 2016.
2. Semua tak berjalan mulus, bahkan ia hampir terbuang oleh Barcelona.
Berbeda dengan rekan seangkatannya di La Masia yang langsung menembus tim utama, seperti Lamine Yamal atau Gavi, Fermín sempat kesulitan bersaing karena postur tubuhnya yang mungil saat remaja.
Ia sampai dipinjamkan ke klub divisi tiga Spanyol, Linares Deportivo (musim 2022-2023), ia justru meledak dengan mencetak 12 gol dan menarik perhatian Xavi Hernández.
Fermin Lopez kini hampir tak tergeser di skuad utama dan memakai nomor punggung 7.
3. Pada 2024, Fermin Lopez mencatat rekor langka.
Pada musim panas 2024, Fermín mencatatkan sejarah dengan menjuarai Piala Eropa 2024 dan meraih Medali Emas Olimpiade Paris dalam satu tahun yang sama.
Ia bersama rekan setimnya Alex Baena jadi pemain kedua dan ketiga yang mencatatkan hal ini setelah kiper Prancis, Albert Rust, pada 1984.
Lopez jadi top skor Spanyol di Olimpiade dengan enam gol, termasuk dua gol di final lawan Prancis.
4. Saat Barcelona melibas Olympiacos 6-1 di Liga Champions pada Oktober 2025, Fermín Lopez membukukan hat-trick pertamanya.
Torehan itu menjadikannya pemain berkebangsaan Spanyol pertama yang mencetak hat-trick untuk Barcelona di ajang Liga Champions sejak Pichi Alonso pada tahun 1986.
5. Ia sempat mengalami cedera patah tulang kaki yang membuatnya harus naik meja operasi dan melewatkan Piala Dunia 2026.
Namun, hanya tiga bulan setelah operasi, ia langsung mencuri perhatian dengan mencetak brace pada pekan pembuka La Liga 2026-2027.
Sumber: Google
