Home > Badminton

Terhindar dari Wang Zhi Yi, Putri Kusuma Wardani Siap Habis-habisan Buru Gelar French Open 2026

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, bertekad meraih hasil maksimal di French Open 2026.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani. Sumber:(Grafis: Skor.id)
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani. Sumber:(Grafis: Skor.id)

SKOR.id - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, bertekad meraih hasil maksimal di French Open 2026.

Saat ini, Putri sudah menjejak di perempat final berkat kemenangan meyakinkan atas wakil Turki, Neslihan Arin, 21-9, 21-8, di Arena Grand Paris, Kamis (22/10/2026).

Tunggal putri andalan Indonesia itu tampil jauh lebih percaya diri dibandingkan babak sebelumnya, di mana dia dibuat kerepotan oleh pebulu tangkis non-unggulan asal India, Devika Sihag.

Membaca dengan baik kelemahan lawan, Putri akhirnya mampu menyelesaikan laga tanpa banyak kesulitan.

"Alhamdulillah bisa bermain dengan baik hari ini dibanding kemarin," kata Putri.

"Sebenarnya, Arin itu lumayan bagus bola atasnya, jadi tadi banyak membatasi bola atasnya dan saya coba menjauhkan bola dari jangkauannya, itu membuat dia tidak nyaman," dia menambahkan.

Baca Juga: Perdana ke Perempat Final Super 750, Ubed Ingin Melaju Lebih Jauh di French Open 2026

Baca Juga: Gugur Dini di French Open 2026, Fajar/Fikri Enggan Jadikan Kelelahan sebagai Alasan

Putri diprediksi bakal bertemu tunggal putri nomor dua dunia, Wang Zhi Yi, di perempat final. Namun, pebulu tangkis asal Cina itu secara mengejutkan tumbang oleh wakil Jepang, Hina Akechi.

Ini tentu merupakan keuntungan buat Putri, yang selama ini selalu kesulitan setiap kali berhadapan dengan Zhi Yi.

Pekan lalu, misalnya, dia disingkirkan oleh Zhi Yi di perempat final Denmark Open 2026. Itu merupakan kekalahan keenam Putri dari sang rival asal Cina dalam tujuh pertemuan.

Sekarang, satu lawan kuat sudah menghilang. Jalannya menuju gelar juara French Open 2026 sedikit lebih nyaman.

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, ingin melaju sejauh mungkin di French Open 2026. (Foto: Dok. PBSI)
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, ingin melaju sejauh mungkin di French Open 2026. (Foto: Dok. PBSI)

Jika menang atas Akechi di perempat final, Putri bakal bertemu Pusarla V Sindhu (India) atau Chiu Pin-chian (Taiwan) pada babak empat besar.

Di atas kertas, peluang Putri untuk menang atas keduanya cukup terbuka, dibandingkan jika bertemu penghuni Top 5 ranking BWF.

Dia mungkin baru bertemu An Se-young (Korea Selatan) atau Han Yue (Cina) apabila berhasil melaju hingga ke final.

Oleh karena itu, kesempatan ini tak boleh disia-siakan oleh Putri, walaupun pebulu tangkis kelahiran Tangerang itu juga tak bisa meremehkan Hina Akechi.

Putri belum pernah bertemu Akechi sebelumnya, jadi hasil pertandingan nanti bakal sulit ditebak.

"Bertemu Wang Zhi Yi atau Hina Akechi, yang pertama disiapkan adalah pikirannya dulu. Harus dikuatkan lagi, diteguhkan lagi karena keduanya tidak mudah," ujar Putri sebelum mengetahui calon lawannya di perempat final French Open 2026.

"Wang Zhi Yi sudah terlalu sering bertemu, minggu lalu juga bertemu di Denmark Open. Jadi kalau besok bertemu lagi pasti mau coba lagi untuk menang, usaha lagi. Tapi kalau bertemu Akechi, saya belum pernah bertemu tapi mungkin akan sama seperti tunggal Japang lainnya yang ulet," lanjutnya.

Mengingat ini merupakan penampilan terakhirnya di tur Eropa, Putri siap mengerahkan semua kemampuannya untuk melaju sejauh mungkin.

"Karena saya tidak ke Hylo Open, pasti besok mau habis-habisan. Anggap saja laga final," dia memungkasi.

Sumber: PBSI

× Image