Home > La Liga

Drama Mourinho Bawa Kertas Print ke Konferensi Pers usai Real Madrid Kalah dari Atletico

Usai Real Madrid kalah dari Atletico Madrid, Jose Mourinho bawa kertas print ke konferensi pers.
Image
Thoriq Az Zuhri Yunus Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Usai Real Madrid kalah dari Atletico Madrid, Jose Mourinho bawa kertas print ke konferensi pers. (Grafis Skor.id)
Usai Real Madrid kalah dari Atletico Madrid, Jose Mourinho bawa kertas print ke konferensi pers. (Grafis Skor.id)

SKOR.id - Drama terjadi dalam konferensi pers usai Real Madrid kalah dari Atletico Madrid.

Real Madrid kalah 1-2 dari tentangga mereka, Atletico Madrid, pada laga jornada ketujuh La Liga musim ini, Minggu (20/9/2026) malam WIB.

Satu poin penting dalam laga ini adalah kartu merah Dean Huijsen yang sekaligus memberi Atletico Madrid tendangan penalti.

Alejandro Grimaldo sukses mengeksekusi penalti dan membawa tuan rumah unggul.

Baca Juga: Moto3 2026: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap

Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap

Drama tak berhenti saat wasit meniup peluit panjang.

Saat konferensi pers, pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, datang dengan kertas print.

Isinya? Dua foto insiden laga yang menurut Mourinho harusnya berakhir dengan kartu merah untuk pemain Atletico Madrid di babak pertama.

"Kita bisa melewatkan konferensi persnya karena cerita dari laga ini ada di kertas ini," ujar Mourinho.

"Ini jelas dua kartu merah. Melihat kesulitan kami bermain 11 lawan 10, kami hanya bisa membayangkan apa yang akan terjadi bermain 50 menit 11 lawan sembilan."

Insiden pertama dalam kertas print ini terjadi pada menit ke-37 saat Jude Bellingham berebut bola dengan Cristian Romero.

Wasit memberi Bellingham kartu kuning.

VAR menginetrvensi, mencabut kartu kuning Bellingham dan memberi Romero kartu kuning.

Mourinho saat itu meminta wasit memberi kartu merah untuk permainan berbahaya karena Romero menginjak lutut Bellingham dengan sepatunya.

Kejadian kedua terjadi saat Lee Kang-in melanggar Fede Valverde, yang menurut Mourinho harusnya diganjar kartu merah.

"Saya ingin percaya bahwa ini adalah sekadar kesalahan, seperti pelatih membuat kesalahan, atau seperti pemain membuat kesalahan," ujar Mourinho.

Mourinho juga memuji penampilan timnya yang ia anggap sudah memberikan segalanya.

Di lain sisi, pelatih Atletico, Diego Simeone, menaggapi apa yang disampaikan Mourinho dengan mengatakan semua pihak harus saling menghormati.

"Kita harus tahu bagaimana caranya memberikan rispek terhadap orang lain, kepada wasit, kepada sesama pelatih atau pemain," ujar Simeone.

"Saat seseorang melewati garis rispek ini, itu adalah hal yang tak benar. Anda tak boleh melewati batas."

Sumber: BBC, Google

× Image