Memulai Super League 2026-2027 dengan Minus Dua Poin, Ini Alasan dan Sikap Java United

SKOR.id - Java United FC menjelaskan alasan mengalami pengurangan poin dalam mengawali Super League 2026-2027, dan memastikan tak mengurangi semangat tim.
Walaupun tidak bertanding di hari pembuka Super League 2026-2027 pada Jumat (4/9/2026), Java United juga jadi sorotan karena mengalami pengurangan poin.
Tim yang sebelumnya bernama Malut United itu mengawali Super League 2026-2027 dengan minus dua poin, berdasarkan klasemen resmi I.League.
Status itu didapat bersama Isenmulang Kalteng FC, dan alasannya baru diketahui melalui rilis resmi klub (diterbitkan sebelum ada rilis resmi operator kompetisi I.League).
Baca Juga: Super League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen
Baca Juga: Championship 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen
Tertulis bahwa pengurangan dua poin yang diterima Java United berkaitan dengan proses lisensi klub atau club licensing menuju gelaran Super League 2026-2027.
Perubahan home base atau stadion kandang tim berjuluk Laskar Kepodang Emas itu dinilai tidak mematuhi salah satu aspek pemenuhan kewajiban lisensi klub.
Mereka mengeklaim sejatinya sudah memenuhi seluruh kewajiban lisensi klub saat masih bernama Malut United dan bermarkas di Stadion Kier Raha, Maluku Utara.
Stadion Kie Raha yang didaftarkan dalam proses lisensi klub sudah memenuhi aspek infrastruktur untuk musim kompetisi 2026-2027. Namun terdapat transisi.
Klub berpindah dari Maluku Utara ke Stadion Jatidiri, Semarang, menggugurkan pemenuhan aspek infrastruktur yang sebelumnya sudah dipenuhi untuk musim ini.
Stadion yang merupakan kandang PSIS Semarang itu sejatinya sudah dianggap layak dan siap untuk menggelar pertandingan Super League 2026-2027.
Namun konsekuensi pengurangan poin tetap harus diterima Java United, karena sepenuhnya terjadi sebagai konsekuensi dari perubahan home base klub.
Meski demikian, walau harus mendapati keadaan yang tidak mengenakan tersebut, Laskar Kepodang Emas dipastikan tetap bersemangat mengarungi musim ini.
“Pengurangan dua poin di awal kompetisi tidak mengurangi semangat Java United untuk bersaing di musim ini,” kata Manajer Java United, Alan Havudin, Jumat (4/9/2026) malam.
Lebih lanjut diakui pengurangan dua poin membuat tim asuhan Fabio Lefundes menyadari pentingnya memburu kemenangan di setiap laga Super League 2026-2027.
“Kami menerima keputusan yang sudah ditetapkan. Tugas kami sekarang adalah mendapatkan poin sebanyak mungkin untuk tetap bersaing di liga,” Alan menambahkan.
Terakhir, manajemen Java United berkomitmen untuk terus membangun klub secara profesional dan berkelanjutan. Serta akan menjaga pemenuhan kewajiban lisensi klub sesuai regulasi ke depannya.
