Home > La Liga

La Liga Jadi yang Pertama Terapkan teknologi Connected Ball

La Liga akan menjadi yang pertama kali menerapkan teknologi connected ball secara luas, di bola resmi mereka.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Bola La Liga musim ini menggunakan teknologi terbaru. Sumber:(Foto: LaLiga. Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Sk
Bola La Liga musim ini menggunakan teknologi terbaru. Sumber:(Foto: LaLiga. Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Sk

SKOR.id - La Liga akan menjadi kompetisi sepak bola pertama di dunia yang menerapkan secara luas teknologi connected ball, untuk bola rersmi mereka.

Teknologi connected ball akan diintegrasikan bersama VAR dan SAOT, ini menegaskan posisi La Liga sebagai pemimpin global dalam inovasi sepak bola, pengembangan teknologi, dan integritas kompetisi.

Inovasi ini sekaligus menunjukkan komitmen La Liga untuk terus melakukan pengembangan pengalaman audiovisual, serta cara penggemar, broadcaster, dan platform digital menikmati pertandingan sepak bola.

Inisiatif ini adalah hasil kolaborasi LaLiga, Technical Committee of Referees (CTA), Puma, dan KINEXON.

Baca Juga: Update Bursa Transfer La Liga 2026-2027

Baca Juga: La Liga 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Kolaborasi tersebut memadukan performa sepak bola level elite, teknologi olahraga mutakhir, dan kerangka operasional yang komprehensif.

Teknologi ini dapat mendukung keputusan wasit, meningkatkan transparansi kompetisi, dan memperkaya pengalaman audiovisual para penggemar.

Penerapan connected ball memungkinkan terciptanya xBall, lapisan data resmi baru milik La Liga yang akan menjadi fondasi bagi inovasi di masa depan, khususnya dalam bidang siaran, teknologi digital, dan analisis pertandingan.

Teknologi ini akan diterapkan di seluruh pertandingan La Liga 2026-2027, sejak matchday pertama bulan Agustus 2026.

Program ini juga ditunjang dengan pelatihan ekstensif bagi para wasit dan ofisial VAR yang dipimpin oleh CTA.

Tujuan dari program tersebut adalah memastikan penerapan informasi yang konsisten, untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih objektif.

Inti dari sistem ini adalah sensor frekuensi radio yang dikembangkan Kinexon dan terintegrasi dalam bola resmi dari Puma. Sensor tersebut secara terus menerus dan akurat mengirimkan informasi secara real time mengenai posisi bola.

Data yang dihasilkan sensor ditangkap melalui jaringan sekitar 12 antena yang dipasang di setiap stadion, lalu diinteegrasikan ke dalam ekosistem teknologi luas yang digunakan La Liga.

Sensor tersebut tidak mengubah perilaku, performa, maupun permainan bola. Puma bekerja sama dengan Kinexon untuk memastikan integrasi teknologi ini memenuhi standar performa tertinggi.

Serangkaian uji validasi dan blind trial telah dilakukan terkait program ini, sehingga memastikan tidak ada perbedaan data.

Ada beberapa hal yang penting terkait digunakannya teknologi ini di La Liga 2026-2027.

Teknologi ini akan mendukung keputusan pending dengan data objektif, meningkatkan transparansi dan pengalaman penggemar, dan merupakan protokol operasional yang komprehensif.

Sumber: La Liga

× Image