Home > Other Sports

Indonesia Terburuk: Klasemen Kombinasi Leg 1 dan 2 SEA V Cup 2026 Putri

Dalam papan klasemen kombinasi leg 1 dan leg 2 SEA V Cup 2026 Sektor Putri, Indonesia jadi yang terburuk.
Image
Thoriq Az Zuhri Yunus Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Dalam papan klasemen kombinasi leg 1 dan leg 2 SEA V Cup 2026 Sektor Putri, Indonesia jadi yang terburuk. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Dalam papan klasemen kombinasi leg 1 dan leg 2 SEA V Cup 2026 Sektor Putri, Indonesia jadi yang terburuk. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Indonesia jadi tim terburuk di klasemen kombinasi Leg 1 dan 2 SEA V Cup 2026 Sektor Putri.

Gelaran SEA V Cup 2026 Sektor Putri kini sudah rampung seluruhnya.

Tahun ini, leg 1 dihelat di Hanoi, Vietnam, dengan leg 2 dilaksanakan di Chiang Mai, Thailand.

Hasilnya, Thailand jadi juara di kedua leg tahun ini, meraih gelar SEA V Cup kesembilan dan kesepuluh mereka.

Baca Juga: Daftar Roster Lengkap Semua Tim MPL Indonesia Season 18

Baca Juga: 5 Fakta Bruno Guimaraes yang Fans Arsenal Mungkin Tidak Tahu

Bagaimana dengan Indonesia? Indonesia stabil selalu meraih posisi ketiga dalam dua gelaran ini.

Di leg 1, Indonesia menang sekali dan kalah sekali, menang 3-1 lawan Filipina.

Begitu juga di leg 2, Indonesia menang sekali lawan Vietnam dengan skor 3-2.

Akan tetapi, jika klasemen dikombinasikan antara leg 1 dan leg 2, Indonesia jadi yang terburuk.

Hal ini karena Vietnam sempat meraih posisi kedua di leg 1, sedangkan Filipina meraih posisi kedua di leg 2.

Di klasemen kombinasi, dari enam laga, Filipina, Vietnam, dan Indonesia sama-sama meraih dua kemenangan dan empat kalah dalam enam laga.

Bedanya, saat Filipina dan Vietnam memiliki tujuh poin, Indonesia hanya punya lima poin.

Perhitungan poin didapat dari hasil laga yang dijalani.

Tim akan mendapat 3 poin andai menang 3-0 atau 3-1, dan mendapat dua poin jika menang 3-2, mendapat 1 poin jika kalah 2-3.

Meski begitu, ada beberapa hal positif dari Indonesia, termasuk pemain yang mendapat penghargaan.

Di leg 1, Maradanti Namira Tegariani terpilih menjadi Middle Blocker Terbaik.

Sedangkan di leg 2, Indah Guretno Dwi Margiani terpilih jadi Libero Terbaik.

Sumber: Wikipedia

× Image