Bos Manchester City Pede Timnya Buktikan Diri Tak Bersalah

SKOR.id - Bos Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, mengungkapkan dirinya percaya diri klubnya tidak bersalah.
Manchester City dituduh melakukan banyak pelanggaran keuangan, yang menjadi pembahasan beberapa tahun terakhir.
The Cityzens dituding menggelembungkan pendapatan sponsor dari perusahaan terkait, dan melakukan pembayaran di luar pembukuan untuk menghindari peraturan keuangan.
Sebelumnya Manchester City dituduh bersalah dalam 114 dari 115 dakwaan pihan Premier League terhadap mereka.
Baca Juga: Kronologi Kasus Manchester City hingga Dinyatakan Bersalah dalam 114 Kasus
Baca Juga: Manchester City Dinyatakan Bersalah dalam 114 Kasus, Hukuman Apa yang Menanti?
Munculnya kabar tersebut pada Jumat (25/9/2026) waktu setempat, atau Sabtu (26/9/2026) WIB, membuat Khaldoon Al Mubarak sibuk.
Banyak pertanyaan yang mengarah kepadanya terkait kasus yang dialami oleh Manchester City.
Namun, ia telah menjelaskan kepada keluarganya bahwa klubnya tidak bersalah.
"Menyusul pemberitaan media pada hari Jumat, banyak dari Anda mungkin menghabiskan malam Anda untuk menjawab pertanyaan dan menanggapi pesan dari teman, keluarga, dan kolega. Begitu juga saya," ujar Khaldoon Al Mubarak.
"Inilah yang saya katakan kepada keluarga saya. Proses Liga Premier masih panjang, dan kepercayaan serta niat kami untuk membuktikan bahwa klub tidak bersalah tetap sekuat saat ini dimulai," ujarnya menambahkan.
Al Mubarak mengatakan banyak hal yang ingin ia bagikan kepada orang lain mengenai detai masalah ini.
Namun, karena terkait masalah hukum, maka ia tak bisa melakukannya saat ini.
"Ada banyak hal yang ingin saya bagikan kepada Anda untuk membantu Anda memahami mengapa kami merasa begitu yakin dengan posisi kami," ujar Al Mubarak.
"Namun, kerahasiaan yang ketat dalam proses hukum dan tekad kami untuk menghormatinya berarti saya tidak dapat melakukan itu saat ini."
"Bahkan surat ini pun telah melalui beberapa pemeriksaan hukum untuk memastikan bahwa surat ini sesuai dengan ketentuan," ujarnya menambahkan.
Klub-klub Liga Inggris disebut akan melakukan tindakan hukum soal kasus ini.
Sementara itu Manchester City akan melakukan banding jika mereka dinyatakan bersalah.
Belum ada sanksi yang diumumkan mengenai permasalahan yang dialami Manchester City.
Namun, Al Mubarak juga mengatakan tak akan membiarkan pihak lain mengambil keuntungan dari masalah ini.
"Meskipun sebagian orang terburu-buru mengambil kesimpulan sendiri, dan begitu banyak kebisingan di sekitar kita, tidak ada yang berubah. Kita telah menghadapi tantangan bersama sebelumnya dan telah berhasil melewatinya," ujarnya.
"Masih banyak pihak yang ingin merusak momentum klub kami. Kami tidak akan memberi mereka kesempatan itu," ujarnya menambahkan.
