Pelatih Persija EPA Resmi Jadi Arsitek Timnas Indonesia U-15

SKOR.id - Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, resmi mengumumkan penunjukan Furqon Alkatiri sebagai pelatih kepala PSSI Academy U-15 untuk kelompok usia kelahiran 2011.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari langkah PSSI dalam memperkuat pembinaan usia muda sekaligus membangun jalur pengembangan pemain yang terintegrasi dari level akademi hingga tim nasional.
Pengumuman itu disampaikan melalui kanal resmi PSSI Academy dengan menyambut bergabungnya Furqon Alkatiri.
Dalam perannya, Furqon tidak hanya akan bertanggung jawab mengembangkan para pemain muda terbaik Indonesia, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelatih lokal melalui sistem pembinaan yang terhubung dalam satu filosofi permainan.
"Kami menyambut Furqon Alkatiri sebagai Head Coach PSSI Academy U15. Bersama-sama kami akan membangun pemain yang lebih baik, pelatih lokal yang lebih kuat, dan masa depan sepak bola Indonesia yang lebih cerah," demikian pesan yang disampaikan dalam pengumuman resmi tersebut.
Penunjukan Furqon bukanlah tanpa alasan. Pelatih muda tersebut datang dengan rekam jejak yang sangat menjanjikan di level pembinaan. Sebelum dipercaya menangani PSSI Academy U-15, ia sukses membawa Persija Jakarta menorehkan prestasi membanggakan di Elite Pro Academy (EPA).
Bersama Persija EPA, Furqon berhasil mengantarkan tim muda Macan Kemayoran meraih gelar juara.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti kemampuannya dalam membangun tim yang kompetitif sekaligus mengembangkan pemain-pemain muda yang siap bersaing di level lebih tinggi.
Kesuksesan di Persija EPA membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai salah satu pelatih muda potensial di Indonesia. Filosofi kepelatihannya yang menitikberatkan pada pengembangan teknik, pemahaman taktik, serta pembentukan karakter pemain dinilai sejalan dengan visi yang tengah dibangun oleh Alexander Zwiers di PSSI.
Sebagai Direktur Teknik, Zwiers memang tengah fokus membangun fondasi sepak bola Indonesia melalui pembinaan usia dini. Salah satu target utamanya adalah menciptakan jalur pengembangan pemain yang berkesinambungan sehingga setiap kelompok umur memiliki standar latihan, metode pembelajaran, dan filosofi bermain yang sama.
Dengan bergabungnya Furqon, diharapkan proses pembinaan pemain usia 15 tahun dapat berjalan lebih optimal. Kelompok usia ini merupakan fase penting karena menjadi jembatan menuju level kompetisi yang lebih tinggi dan nantinya menjadi kandidat kuat untuk memperkuat Timnas Indonesia di kelompok umur berikutnya.
Selain fokus pada pemain, Furqon juga akan berperan dalam proses edukasi pelatih-pelatih lokal. PSSI ingin memastikan bahwa ilmu dan metode latihan yang diterapkan di akademi dapat ditransfer kepada pelatih di berbagai daerah sehingga kualitas pembinaan sepak bola Indonesia semakin merata.
Penunjukan Furqon Alkatiri menjadi sinyal kuat bahwa PSSI terus memberikan kepercayaan kepada pelatih lokal yang telah membuktikan kualitasnya. Berbekal pengalaman membawa Persija EPA menjadi juara dan kini dipercaya memimpin PSSI Academy U-15, Furqon diharapkan mampu melahirkan generasi baru pesepak bola Indonesia yang siap bersaing di tingkat Asia hingga dunia.
Furqon Alkatiri rencananya akan memimpin timnas u-15 di Piala Dunia U-15 FIFA perdana akan diselenggarakan di Azerbaijan dari tanggal 22 hingga 31 Oktober 2026. Turnamen ini terbuka bagi seluruh 211 asosiasi anggota FIFA untuk kategori putra.Jadwal dan LokasiTuan rumah: AzerbaijanTanggal pelaksanaan: 22–31 Oktober 2026Kategori: Putra (edisi perdana), sementara kategori putri direncanakan mulai 2027.Format dan PesertaKelayakan peserta: Diundang untuk seluruh 211 negara anggota FIFA.Tujuan turnamen: Sebagai ajang festival dan kompetisi usia dini guna membangun bakat-bakat muda sepak bola global.
