Home > World

UEFA Menentang Keras FIFA, Tak Ingin Sepak Bola Kehilangan Jiwanya

UEFA merespons keras rencana terbaru FIFA terkait pengembangan dana pengembangan sepak bola.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
UEFA menentang keras rencana terbaru FIFA.(Grafis: Skor.id) Sumber:
UEFA menentang keras rencana terbaru FIFA.(Grafis: Skor.id) Sumber:

SKOR.id - Persatuan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), melontarkan protes keras kepada induk organisasi sepak bola dunia (FIFA).

FIFA berencana memperluas pendanaan pengembangan sepak bola menjadi lebih dari 10 miliar dolar, atau sekitar 180 triliun rupiah, dengan mengundang investasi pihak ketiga.

Melalui pernyataannya, FIFA menguraikan proposal baru tentang rencana mengundang pihak ketiga untuk melakukan investasi minoritas dan non pengendalian di anak perusahaan baru, FIFA Forward Enterprise (FFE).

Rencana ini membutuhkan persetujuan dari para anggota asosiasi, jika disetujui, FIFA mengatakan Thrive Eternal akan memimpin kelompok investor yang diusulkan FFE. Perusahaan ini memiliki kaitan dengan presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Baca Juga: PSSI Bisa Ketiban Rejeki setelah FIFA Berencana Naikkan Dana untuk Anggota Asosiasi

Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga Italia 2026-2027

Thrive merupakan perusahaan dari Amerika Serikat yang didirikan oleh Joshua Kushner, saudara dari menantu Donald Trump, Jared.

Martyn Ziegler dari The Times, sebelumnya telah melaporkan tentang skema tersebut, yang melibatkan presiden FIFA, Gianni Invantino, dengan orang yang memiliki hubungan dengan pemerintahan Donald Trump.

"Presiden FIFA Gianni Infantino berencana menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta dalam skema yang berpotensi menghasilkan puluhan juta poundsterling baginya. Menurut sumber, diskusi investor telah diadakan dengan tokoh-tokoh yang dekat dengan pemerintahan Trump," ungkap Martyn Ziegler.

Dalam pernyataannya, FIFA mengatakan bahwa mereka memiliki kewajiban untuk mengendalikan perkembangan proyek tersebut, meski tidak dikatakan secara rinci.

Para anggota asosiasi akan mendapatkan dana pengembangan sebesar 20 juta dolar, FIFA mengungkapkan ingin membantu perkembangan sepak bola di seluruh dunia.

Namun, proposal ini mendapat kritikan tajam dari UEFA, yang menyebut FIFA telah melewati batas. UEFA bahkan mengajak pihak terkait lainnya untuk memberikan respons terkait rencana FIFA.

UEFA melalui pernyataannya, tak ingin jiwa sepak bola menjadi hilang karena diperdagangkan.

"Ini melanggar batasan yang seharusnya tidak pernah dilanggar oleh lembaga pengatur sepak bola. UEFA menanggapinya dengan sangat serius. Begitu pula seharusnya setiap Asosiasi Sepak Bola Nasional," bunyi pernyataan FIFA.

"Begitu pula seharusnya semua pemangku kepentingan: liga, klub, pemain, pendukung, pemerintah, dan semua orang yang peduli dengan masa depan olahraga ini."

"Jiwa dan tata kelola sepak bola bukanlah aset untuk diperdagangkan – terutama dengan tidak adanya transparansi mengenai siapa yang diuntungkan secara finansial. Tak seorang pun dari kita adalah pemilik sepak bola. Sepak bola bukanlah milik FIFA untuk dijual," bunyi pernyataan berikutnya.

Jika upaya FIFA berhasil, itu dinilai akan mengubah tatanan sepak bola global selamanya.

Sementara itu, respons UEFA terhadap rencana FIFA ini mungkin menjadi indikasi asosiasi lain tidak akan tinggal diam.

Sumber: BBC, Yahoo Sports

× Image