John Herdman Tiru Luis Enrique, Ungkap Alasan Sengaja Pimpin Timnas Indonesia dari Tribune

SKOR.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sempat menjadi sorotan saat timnya melawan Kamboja karena sengaja memimpin dari di tribune stadion.
Timnas Indonesia menang 5-1 atas Kamboja dalam persaingan Grup A ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026 pada Senin (27/7/2026) malam.
Bertempat di Stadion Pakansari, Bogor, parade gol tim berjuluk Garuda dicetak Mitchell Baker (menit 5, 14, 55), Sandy Walsh (23’), dan Jens Raven (85’).
Menariknya, Timnas Indonesia mengawali pertandingan tanpa didampingi pelatih kepala, sebab John Herdman kedapatan berada di tribune bagian atas.
Baca Juga: Piala AFF 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Piala Presiden 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen
Tepatnya pada area Technical Filming Area (tribune atas VVIP), pelatih asal Inggris itu memantau Garuda sambil menggunakan alat komunikasi jarak jauh.
Yang dilakukan John Herdman itu seperti meniru pelatih asal Spanyol, Luis Enrique, yang aksinya sempat viral ketika menangani Paris Saint-Germain (PSG).
Adapun di tengah pertandingan John Herdman akhirnya kembali ke kursi pelatih atau bench untuk memimpin langsung timnya berlaga dari pinggir lapangan.
Pada jumpa pers setelah laga, mantan pelatih Timnas Kanada itu pun menjelaskan alasannya lebih dulu berada di tribune meski tak ada sanksi atau masalah.
“Ada dua alasan kenapa saya melakukan itu. Yang pertama adalah memberdayakan para pemain. Kami telah melakukan banyak pekerjaan bagus di balik layar dengan kelompok pemimpin,” ucapnya.
“Saya pikir kita memiliki pemimpin yang fenomenal dalam skuad ini, ada enam pemain yang bisa memimpin tim. Dan mereka tidak membutuhkan pelatih mereka di sana.”
“Seperti yang kalian lihat, tiga gol bisa diciptakan tanpa pelatih di pinggir lapangan (tertawa). Ini tentang memberi contoh bahwa ini adalah tim yang penuh dengan pemimpin.”
“Kalian tahu, terkadang mereka akan membutuhkan pelatih, dan malam ini bukan salah satunya. Dan bagi saya (alasan kedua), penting untuk melihat permainan secara taktis pada level yang berbeda.”
“Untuk melihat bagaimana tiga minggu terakhir berjalan di bawah tekanan, di bawah sorotan lampu besar, di depan penonton, melawan lawan yang sulit.”
“Jadi bagi saya itu adalah malam yang baik. Saya bisa melakukan sedikit dari segalanya. Itu menyenangkan,” John Herdman memaparkan.
