Home > World

FIFA Berencana Selidiki Keributan Pemain di Final Piala Dunia 2026

FIFA akan menyelidiki keributan pemain yang terjadi di laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Induk sepak bola dunia, FIFA, berencana selidiki keributan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)
Induk sepak bola dunia, FIFA, berencana selidiki keributan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

SKOR.id - Langkah tegas diambil oleh FIFA, terkait keributan yang terjadi antara pemain Spanyol dan Argentina di final Piala Dunia 2026.

Bahkan akibat kericuhan ini, FIFA dikabarkan segera melakukan investigasi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Seusai peluit panjang tanda akhir pertandingan dibunyikan, para pemain Argentina tampak meratapi nasib mereka.

Sementara itu bagi pemain Spanyol pertanda dari wasit tersebut menjadi momen perayaan yang sudah ditunggu.

Baca Juga: Legenda Inggris dan Liverpool Meninggal Dunia setelah Berjuang Melawan Kanker

Baca Juga: 5 Persamaan Tim Juara Spanyol di Piala Dunia 2010 vs 2026

Gelandang Spanyol, Rodri, tampak berlari dari bangku pemain ke arah rekan setimnya.

Namun, ketika melewati Nahuel Molina, bek Argentina tersebut tampak memberikan pukulan ke arah Rodri.

Rodri langsung bereaksi menanggapi perbuatan agresif Molina, hal ini memicu keributan lainnya.

Eric Garcia mencoba membantu rekan setimnya, tetapi pada momen itulah ia mendapat dorongan dari Leandro Paredes.

Gavi yang coba membantu, di saat itu datang Thiago Almada yang juga menengahi. Namun, gerakan dorongan dari Paredes membuat Gavi terbanting ke lapangan.

Situasi di lapangan semakin tak terkendali karena terjadi beberapa keributan sekaligus, bahkan staf Argentina seperti Roberto Ayala, juga terlibat kontak fisik dengan Dani Olmo.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, tampak mencoba memisahkan beberapa pemain yang terlibat keributan, bahkan dalam wawancara setelah laga, ia mencoba mendinginkan situasi.

"Kami bersikap lapang dada dalam kemenangan, dan kami juga harus bersikap lapang dada dalam kekalahan," kata Lionel Scaloni.

"Hari ini, kami menunjukkan bahwa kami tahu cara kalah."

"Kami kalah dalam pertandingan, dan kami menerimanya, tetapi itu tidak berarti kami berhenti hidup atau melupakan semua yang telah kami lakukan untuk sampai di sini," ujarnya menambahkan.

Komite disiplin FIFA memulai langkah untuk melakukan investigasi terkait keributan di final Piala Dunia 2026.

FIFA menunjuk seorang jaksa disiplin dan etika, untuk meneliti pelanggaran lebih detail, juga potensi perilaku kekerasan.

Ada kemungkinan besar hukuman berat diberikan kepada pemain, bahkan asosiasi nasional juga bisa terkena dampaknya.

Pada pasal 13 kode disiplin telah mengatur tentang perilaku ofensif dan prinsip fair play.

Aksi dari para pemain dan staf dapat dinilai melanggar aturan dasar, dan mencoreng nama baik olahraga.

Sumber: BBC

× Image