Erick Thohir Siapkan Liga Putri, Enam Tim Bakal Ambil Bagian

SKOR.id - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan Liga Putri Indonesia akan segera digelar sebagai bagian dari upaya membangun kembali ekosistem sepak bola putri nasional.
Komitmen tersebut disampaikan Erick usai mengadakan pertemuan dengan pengurus i-League dan para pemilik klub yang akan berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Dalam pertemuan itu, Erick membahas berbagai aspek penting terkait penyelenggaraan Liga Putri, mulai dari kesiapan klub peserta hingga konsep kompetisi yang diharapkan mampu menjadi fondasi bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia dalam jangka panjang.
Sebanyak enam klub dipastikan ambil bagian pada edisi perdana Liga Putri, yaitu Persija Jakarta, Persita Tangerang, Bekasi FC, Persikad, Garudayaksa, dan Dewa United. Kehadiran kompetisi ini diharapkan menjadi wadah bagi para pesepak bola putri untuk terus berkembang melalui pertandingan yang kompetitif dan berkesinambungan.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027
Erick menegaskan bahwa Liga Putri harus berjalan selaras dengan agenda Timnas Putri Indonesia. Menurutnya, sinkronisasi jadwal sangat penting agar para pemain tetap dapat membela klub sekaligus memenuhi panggilan tim nasional tanpa mengganggu proses pembinaan.
"Liga Putri akan menjadi fondasi kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Saya berpesan agar Liga Putri berjalan selaras dengan jadwal Timnas Indonesia Putri agar pembinaan dan prestasi bisa berjalan beriringan," tulis Erick melalui akun media sosialnya.
Selain membangun kualitas kompetisi, Erick juga memberikan perhatian besar terhadap integritas penyelenggaraan liga. Ia meminta seluruh pihak menjaga Liga Putri tetap bersih dari praktik pengaturan skor (match fixing) dan segala bentuk kecurangan yang dapat merusak citra kompetisi.
Tak hanya itu, PSSI juga berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh pemain. Erick menegaskan tidak akan ada toleransi terhadap segala bentuk pelecehan seksual. Menurutnya, Liga Putri harus menjadi tempat yang profesional dan memberikan perlindungan maksimal bagi para atlet.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari visi PSSI untuk menghadirkan kompetisi yang tidak hanya berkualitas di atas lapangan, tetapi juga memiliki tata kelola yang baik di luar lapangan.
Erick berharap Liga Putri nantinya mampu melahirkan lebih banyak talenta berbakat yang dapat memperkuat Timnas Putri Indonesia di berbagai ajang internasional. Dengan adanya kompetisi yang rutin, para pemain diharapkan memperoleh menit bermain yang cukup sehingga kualitas individu maupun tim dapat meningkat secara signifikan.
Rencana bergulirnya Liga Putri menjadi kabar baik bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia yang selama beberapa tahun terakhir belum memiliki kompetisi nasional yang konsisten. Melalui kerja sama antara PSSI, i-League, dan klub-klub peserta, Erick optimistis Liga Putri akan menjadi titik awal kebangkitan sepak bola putri Indonesia sekaligus membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat Asia maupun dunia.
