Presiden SAFF Mundur dari Jabatannya Usai Arab Saudi Gagal Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
SKOR.id - Presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF), Yasser Al-Misehal, resmi mengundurkan diri dari jabatannya menyusul kegagalan Tim Nasional (Timnas) Arab Saudi melaju ke babak gugur Piala Dunia.
Keputusan tersebut diumumkan Al-Misehal pada Minggu (29/6/2026), sehari setelah Arab Saudi dipastikan tersingkir usai hanya finis di dasar klasemen Grup H dengan koleksi dua poin. Tim berjuluk Green Falcons itu bermain imbang melawan Uruguay dan Tanjung Verde, serta menelan kekalahan dari Spanyol.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial, Al-Misehal mengakui bertanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan yang diraih Timnas Arab Saudi.
“Kegagalan tim nasional lolos ke babak berikutnya di Piala Dunia adalah hasil yang jauh dari semua harapan kami,” tulisnya.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Demam Piala Dunia, Presiden FIFA Sebut Indonesia sebagai Negara Pertama
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik Arab Saudi yang menaruh harapan besar terhadap Timnas mereka.
“Saya memikul tanggung jawab penuh atas hasil tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang berharap tim kami bisa meraih hasil yang lebih baik,” tambahnya.
Menurut Al-Misehal, pengunduran dirinya merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus memberikan kesempatan bagi federasi untuk memulai babak baru.
“Berdasarkan keyakinan saya bahwa tanggung jawab juga berarti memberikan kesempatan bagi dimulainya fase baru, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan masa jabatan ini hingga berakhir,” tegas Al-Misehal.
Al-Misehal telah memimpin SAFF selama tujuh tahun. Di bawah kepemimpinannya, Arab Saudi berhasil memenangkan proses pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034, salah satu pencapaian terbesar federasi dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, pencapaian tersebut gagal diikuti hasil positif di lapangan. Piala Dunia kali ini menjadi penampilan ketiga Arab Saudi secara beruntun dan yang ketujuh sepanjang sejarah. Namun, persiapan tim sempat terganggu setelah federasi memutuskan mengganti Herve Renard dengan Georgios Donis kurang dari dua bulan sebelum turnamen dimulai.
Kegagalan di Piala Dunia juga menjadi sorotan mengingat besarnya investasi yang telah digelontorkan pemerintah Arab Saudi untuk mengembangkan sepak bola dalam beberapa tahun terakhir. Klub-klub Saudi mendatangkan sejumlah pemain bintang dunia seperti Cristiano Ronaldo dan Neymar Junior sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kompetisi domestik sekaligus mendorong perkembangan sepak bola nasional.
Namun, investasi besar tersebut belum mampu berbuah prestasi di level Timnas. Tersingkir di fase grup akhirnya menjadi penutup perjalanan Arab Saudi di Piala Dunia 2026 sekaligus mengakhiri masa jabatan Yasser Al-Misehal sebagai orang nomor satu di Federasi Sepak Bola Arab Saudi.
Sumber: Reuters
