Bukan Sekadar Stadion, Konsep Venue Piala Dunia 2034 Arab Saudi Terlihat seperti Bukan di Dunia Nyata

SKOR.id – Jika selama ini stadion Piala Dunia identik dengan bangunan megah dan berkapasitas besar, Arab Saudi tampaknya ingin melangkah lebih jauh. Untuk Piala Dunia FIFA 2034, negara tersebut memperkenalkan sederet konsep stadion futuristik yang bahkan terlihat seperti berasal dari film fiksi ilmiah.
Sebanyak 15 stadion akan dibangun dan digunakan di lima kota tuan rumah, yakni Riyadh, Jeddah, Al Khobar, Abha, dan NEOM. Namun, yang menjadi sorotan bukan hanya jumlahnya, melainkan desain setiap stadion yang berani menembus batas arsitektur konvensional.
Mulai dari stadion yang seolah melayang di langit, venue yang menyatu dengan tebing pegunungan, hingga arena yang terinspirasi dari lanskap gurun, Arab Saudi ingin menjadikan Piala Dunia 2034 sebagai etalase arsitektur dan teknologi kelas dunia.
Salah satu konsep yang paling mencuri perhatian adalah NEOM Stadium. Stadion ini dirancang berada lebih dari 350 meter di atas permukaan tanah, menjadi bagian dari proyek kota futuristis The Line di kawasan NEOM. Dengan lokasi yang berada di ketinggian, stadion tersebut diproyeksikan menawarkan pengalaman menonton yang belum pernah ada dalam sejarah sepak bola.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Duel Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo Berpotensi Tercipta di Final Piala Dunia 2026
Tak kalah spektakuler adalah King Salman International Stadium di Riyadh. Stadion berkapasitas sekitar 92.000 penonton itu akan menjadi venue pertandingan pembuka sekaligus final Piala Dunia 2034. Selain menjadi stadion terbesar dalam turnamen, bangunan tersebut nantinya juga akan menjadi markas Tim Nasional Arab Saudi.
Seluruh stadion dirancang bukan sekadar sebagai arena pertandingan, tetapi juga sebagai ikon baru yang menggabungkan desain futuristik, teknologi mutakhir, efisiensi energi, serta konsep pembangunan berkelanjutan.
Arab Saudi memang tidak hanya ingin menjadi penyelenggara Piala Dunia. Melalui proyek ini, Pemerintah Arab Saudi ingin menunjukkan transformasi besar yang tengah dilakukan lewat program Vision 2030, di mana olahraga menjadi salah satu penggerak pembangunan ekonomi, pariwisata, dan infrastruktur.
Turnamen nanti akan digelar secara terpusat di lima kota sehingga waktu perjalanan antarlokasi relatif singkat. Seluruh venue akan terhubung dengan jaringan transportasi modern, didukung berbagai pilihan akomodasi dan kawasan hiburan untuk para suporter.
Selain stadion-stadion futuristik, Arab Saudi juga menyiapkan 10 lokasi FIFA Fan Festival, destinasi wisata kelas dunia, hingga berbagai proyek kota masa depan yang diharapkan menjadi daya tarik tambahan selama turnamen berlangsung.
Menteri Olahraga Arab Saudi sekaligus Presiden Komite Olimpiade dan Paralimpiade Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Turki bin Faisal Al Saud, menegaskan negaranya siap menghadirkan penyelenggaraan Piala Dunia yang berbeda dari edisi-edisi sebelumnya.
“Kami sudah tidak sabar menyambut dunia, memperkenalkan negara kami yang indah, budaya kami, dan kecintaan kami terhadap sepak bola dengan tangan terbuka dan hati yang hangat. Kami juga menantikan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2034 yang mampu menciptakan berbagai peluang baru bagi semua pihak,” kata Pangeran Abdulaziz, usai Arab Saudi terpilih secara resmi sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 oleh FIFA pada Desember 2024.
Pernyataan senada disampaikan Presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF), Yasser Al Misehal, yang menyebut negaranya siap menghadirkan turnamen yang akan dikenang sepanjang sejarah.
“Sepak bola hidup di hati masyarakat kami. Menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA adalah kehormatan tertinggi dan kami telah mempersiapkan diri untuk mewujudkannya sejak lama. Kami berjanji akan menghadirkan turnamen yang akan dikenang sepanjang masa serta meninggalkan warisan positif bagi masa depan sepak bola, para pemain, dan seluruh penggemarnya,” ucap Yasser.
Dengan desain stadion yang terlihat seperti “bukan di dunia nyata”, investasi infrastruktur bernilai miliaran dolar, serta ambisi besar melalui Vision 2030, Arab Saudi ingin menjadikan Piala Dunia 2034 bukan hanya sebagai pesta sepak bola, tetapi juga sebagai panggung untuk memperlihatkan wajah baru negara tersebut kepada dunia.
