Home > Music

Makna Mendalam DNA, Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Lagu DNA merupakan hasil kolaborasi Andrea Bocelli, David Guetta, Megan Thee Stallion, serta EJAE.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Ilustrasi trofi Piala Dunia. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Ilustrasi trofi Piala Dunia. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Piala Dunia selalu menghadirkan lebih dari sekadar persaingan di atas lapangan. Di balik gol-gol spektakuler dan rivalitas antarnegara, terdapat semangat kebersamaan yang menyatukan jutaan orang dari berbagai budaya dan generasi. Pesan itulah yang ingin disampaikan FIFA melalui lagu resmi Piala Dunia 2026 bertajuk DNA.

FIFA resmi memperkenalkan DNA sebagai anthem resmi Piala Dunia 2026. Lagu tersebut dibawakan oleh tenor legendaris Andrea Bocelli, DJ dan produser dunia David Guetta, rapper peraih tiga Grammy Awards Megan Thee Stallion, serta penyanyi dan penulis lagu asal Korea Selatan, EJAE.

Namun, lebih dari sekadar kolaborasi para musisi ternama, DNA hadir dengan makna yang mendalam. Lagu ini mengangkat nilai-nilai yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari sepak bola, yakni persatuan, ketangguhan, ambisi, dan rasa memiliki.

Pesan tersebut tercermin dalam lirik “It’s more than just a game, it’s our DNA” atau “Ini lebih dari sekadar permainan, ini adalah DNA kita.” Kalimat tersebut menggambarkan bagaimana sepak bola telah menjadi bahasa universal yang mampu menghubungkan orang-orang dari berbagai penjuru dunia.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: 5 Rekor yang Tak Akan Pecah di Piala Dunia 2026, Pele Masih Menjadi Raja

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta dan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Semangat kebersamaan yang melintasi batas negara itulah yang coba dituangkan dalam DNA.

Bagi Andrea Bocelli, sepak bola sudah menjadi bagian dari kehidupannya sejak lama. Karena itu, kesempatan untuk menjadi bagian dari lagu resmi Piala Dunia menjadi sebuah kehormatan yang sangat berarti baginya.

“Judul lagu ini, DNA, sudah menjelaskan segalanya. Sepak bola telah menjadi bagian dari hidup saya selama yang saya ingat dan akan selalu memiliki tempat yang sangat istimewa di hati saya,” ujar Bocelli.

“Diundang untuk menyanyikan lagu resmi FIFA World Cup dan berpartisipasi dalam upacara pembukaan merupakan sebuah kehormatan yang sangat menyentuh saya. Saya juga merasa sangat bahagia dan bersyukur bisa kembali ke Mexico City, sebuah kota yang selalu menyambut saya dengan kehangatan luar biasa.”

Penyanyi asal Italia tersebut juga mengaku sangat menikmati kolaborasinya bersama David Guetta dan EJAE dalam proyek tersebut.

“Bernyanyi dalam lagu resmi ini bersama EJAE dan David Guetta adalah kolaborasi yang akan selalu saya kenang. Kepada FIFA, para penyelenggara, dan seluruh penggemar yang akan berkumpul di stadion, ruang keluarga, maupun alun-alun desa di seluruh dunia, lagu ini kami persembahkan untuk kalian,” kata Bocelli.

Makna kebersamaan yang diusung DNA juga sangat dirasakan oleh EJAE. Penyanyi sekaligus penulis lagu peraih Academy Award, Grammy Award, dan Golden Globe Award itu mengenang suasana Piala Dunia 2002 di Korea Selatan yang meninggalkan kesan mendalam dalam hidupnya.

“Menjadi bagian dari Lagu Resmi FIFA World Cup memiliki arti yang sangat besar bagi saya. Ini terasa semakin istimewa karena saya dapat menulis lirik berbahasa Korea dalam lagu ini—mewakili Korea Selatan di panggung sebesar ini adalah sebuah kehormatan,” ujar EJAE.

“Salah satu kenangan masa kecil favorit saya adalah berada di Seoul saat Piala Dunia 2002 dan menyaksikan seluruh kota bersatu. Saya tidak akan pernah melupakan perasaan melihat orang-orang yang tidak saling mengenal saling berpelukan dan merayakan bersama di jalanan.”

“Bagi saya, perasaan kebersamaan itulah makna sesungguhnya dari Piala Dunia, dan saya bersyukur bisa menjadi bagian dari perjalanan ini tahun ini,” lanjutnya.

Perpaduan karakter musik klasik Andrea Bocelli, sentuhan elektronik khas David Guetta, energi modern dari Megan Thee Stallion, serta perspektif global yang dibawa EJAE menjadikan DNA sebagai jembatan antara tradisi dan masa depan sepak bola.

Melalui lagu ini, FIFA ingin menegaskan bahwa sepak bola bukan hanya tentang apa yang terjadi selama 90 menit di lapangan. Lebih dari itu, sepak bola adalah identitas, kenangan, dan emosi yang hidup dalam diri para pemain maupun penggemar di seluruh dunia.

Dan seperti yang digaungkan dalam liriknya, sepak bola memang lebih dari sekadar permainan. Sepak bola telah menjadi bagian dari DNA setiap orang yang mencintainya. Andrea Bocelli dan EJAE dijadwalkan membawakan DNA untuk pertama kalinya pada upacara pembukaan di Mexico City, Kamis (11/6/2026) atau Jumat (12/6/2026) dini hari WIB.

Sumber: FIFA

× Image