Home > Super League

Valuasi Kompetisi Super League Tertinggi di ASEAN, Ungguli Thailand

Valuasi kompetisi Super League Indonesia mencapai 86,67 juta euro (sekitar Rp1,7 triliun).
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2025-2026. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2025-2026. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, resmi menjadi liga domestik dengan nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara (ASEAN). Berdasarkan data terbaru Transfermarkt per 28 Mei 2026, total nilai pasar Super League mencapai 86,67 juta euro atau sekitar Rp1,7triliun.

Capaian tersebut membuat Super League unggul tipis atas Thai League 1 yang memiliki nilai pasar 86,48 juta euro. Sementara itu, Malaysia Super League berada di posisi ketiga dengan total nilai pasar mencapai 53,34 juta euro.

Jika bicara tingkat Asia, Super League menempati posisi ke-11. Peringkat pertama ditempati Saudi Pro League dengan nilai pasar 1,13 miliar euro.

Sekadar informasi, nilai pasar sebuah liga dapat berubah sepanjang musim. Faktor seperti transfer pemain, performa, usia pemain, hingga kontrak baru sangat memengaruhi total valuasi kompetisi.

Baca Juga: Timnas Indonesia Negara ASEAN Pertama di Game EA FC

Baca Juga: Jay Idzes Pastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik

Valuasi Super League dalam daftar ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Dengan persaingan yang semakin kompetitif dan kualitas pemain yang terus meningkat, Super League kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu kompetisi terbaik di kawasan ASEAN.

Peningkatan nilai pasar Super League tidak lepas dari hadirnya sejumlah pemain berkualitas, baik lokal maupun asing, yang meramaikan kompetisi dalam beberapa musim terakhir. Selain itu, perkembangan infrastruktur klub, peningkatan kualitas pertandingan, hingga tingginya antusiasme suporter turut mendorong daya saing kompetisi Indonesia di level Asia Tenggara.

Seperti diketahui, Super League 2025-2026 telah tuntas digelar pada 23 Mei 2026. Persib Bandung berhasil menjadi juara, dan memecahkan rekor sebagai tim pertama yang berhasil juara kompetisi kasta tertinggi Indonesia tiga kali beruntun sejak era profesional.

Keberhasilan ini membuat Persib akan kembali mewakili Indonesia di pentas play-off AFC Champions League Two musim depan.

Selain itu, ada juga Borneo FC yang menempati peringkat kedua, mewakili di AFC Challenge League 2026-2027.

Berikut daftar liga domestik Asia Tenggara dengan nilai pasar tertinggi:

  1. Super League Indonesia – 86,67 juta euro
  2. Thai League 1 – 86,48 juta euro
  3. Malaysia Super League – 53,34 juta euro
  4. V.League 1 Vietnam – 56,82 juta euro
  5. Singapore Premier League – 56,50 juta euro

Sumber: Transfermarkt

× Image