Optimalkan Ekosistem Sportainment, Bali United Targetkan Lonjakan Profit di Tahun 2026

SKOR.id – Induk perusahaan Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada Selasa (26/5/2026).
Berlangsung di Gedung Bali United, Jakarta Barat, agenda klub berjulukan Serdadu Tridatu tersebut dihadiri lengkap oleh jajaran komisaris dan direksi perseroan.
RUPS Tahunan Bali United membahas sejumlah agenda penting, mulai dari pengesahan Laporan Tahunan Perseroan, penetapan laporan keuangan dan laba tahun buku 2025, penentuan kompensasi pengurus, hingga penunjukan akuntan publik.
Bersamaan dengan itu, perseroan juga menggelar Public Expose (PUBEX) untuk memaparkan perkembangan kinerja unit usaha di bawah naungan Bali United, sepanjang tahun 2025 hingga kuartal pertama (Q1) 2026.
Baca Juga: Pro Futsal League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Salah satu aset yang menjadi sorotan utama dalam paparan tersebut adalah Bali United Training Center (BUTC) yang berlokasi di Sukawati, Gianyar, Bali.
Pusat pelatihan milik PT Bina Raya Perkasa ini terus mengalami peningkatan fasilitas secara signifikan. Kini, BUTC telah memiliki 12 lapangan (7 lapangan utama dan 5 lapangan mini).
Keseluruhan memiliki lapangan standar internasional, menjadikannya magnet besar bagi ajang sports tourism dan entertainment di Indonesia.
Sepanjang tahun 2025, BUTC sukses menjadi tuan rumah bagi gelaran lari bergengsi seperti Maybank Marathon (diikuti hampir 14 ribu pelari dari 52 negara) dan Oppo Run (diikuti 7 ribu peserta dari 20 negara).
Tren positif ini berlanjut di tahun 2026 dengan hadirnya dua klub raksasa asal Korea Selatan, Pohang Steelers dan Jeonbuk Reserves, yang memilih BUTC sebagai lokasi pemusatan latihan pada awal tahun.
Selain itu, ada gelaran International Youth Football Tournament Bali7s 2026 pada 2–5 April lalu, diikuti 500 tim dari Asia hingga Eropa dengan total 8 ribu pemain muda.
Terbaru, BUTC dipakai untuk ajang Kemala Run 2026, yang berhasil menarik hampir 11.000 pelari di fasilitas ini pada 19 April 2026.
Kelengkapan fasilitas BUTC bahkan memikat Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang menyatakan minatnya untuk memboyong skuad Garuda menjalani pemusatan latihan di sana.
Tidak hanya fokus pada bisnis, Bali United aktif berkolaborasi dengan PSSI dan Asprov PSSI Bali untuk meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) sepak bola nasional.
Terhitung sejak tahun 2025 hingga pertengahan 2026, kerja sama ini telah melahirkan 300 pelatih berlisensi D PSSI Nasional serta puluhan wasit dan pengawas pertandingan (Match Commissioner).
Perseroan juga menyediakan wadah turnamen khusus untuk mematangkan kesiapan Timnas Putri Indonesia di masa depan.
Strategi Besar Menatap Profitabilitas 2026
Didukung oleh fundamental ekonomi nasional yang resilien dengan proyeksi pertumbuhan 5,2 persen hingga 5,5 persen, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk mengusung optimisme tinggi untuk mencatatkan profit signifikan pada tahun buku 2026.
Direktur Utama Bali United, Yabes Tanuri, menegaskan bahwa tahun ini merupakan momentum krusial setelah melewati fase konsolidasi.
“Tahun ini adalah momentum bagi kami untuk memanen hasil dari berbagai unit usaha yang telah mapan maupun yang baru kami kembangkan," ia menambahkan.
Untuk mengakselerasi pertumbuhan tersebut, perseroan akan bertumpu pada empat pilar utama di tahun 2026;
1. Penyelenggaraan Bali7s Tournament: Menjadikan turnamen usia dini ini sebagai benchmark kompetisi internasional di Asia guna mendatangkan keuntungan dari sponsor, pendaftaran, dan sektor sport tourism.
2. Ekspansi Bali United Store: Membuka gerai retail merchandise resmi di beberapa titik strategis di luar wilayah Bali untuk menjangkau basis fans yang meluas.
3. Pengembangan IPX (Intellectual Property Exchange): Menggarap diversifikasi aset digital dan kreatif secara serius agar memiliki nilai komersial yang lebih tinggi.
4. Sponsorship & Kemitraan: Memperkuat kemitraan jangka panjang dengan berbagai brand nasional maupun internasional lewat presentasi kinerja yang transparan.
Senada dengan direksi, Komisaris Utama Jemi Wiyono Prihadi menegaskan dukungan penuh dari Dewan Komisaris terhadap langkah agresif namun terukur ini.
Langkah inovasi digital dan optimalisasi aset fisik seperti BUTC diharapkan tidak hanya memperkuat posisi keuangan perusahaan, melainkan memberikan nilai tambah (value) terbaik yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham serta ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.
