Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Semua Tentang Final UEFA Conference League yang Wajib Kamu Tahu

SKOR.id - Laga final UEFA Conference League musim ini akan mempertemukan Crystal Palace dengan Rayo Vallecano.
Ini merupakan musim kelima kompetisi kasta ketiga Eropa, UEFA Conference League.
Crystal Palace menyingkirkan Fiorentina dan Shakhtar Donetsk di perempat dan semifinal untuk melaju ke partai puncak.
Sedangkan AEK Athens dan Strasbourg jadi korban Rayo Vallecano untuk ke final.
Baca Juga: 4 Kompetisi yang Akan Diikuti Persib Bandung Musim Depan
Baca Juga: Siapa Lawan Persib di Playoff Kualifikasi ACL 2 Musim Depan?
1. Tim di Laga Final
Ini akan jadi pertemuan pertama kedua tim sekaligus jadi final kompetisi Eropa pertama bagi kedua tim.
Satu-satunya sejarah Palace tampil di Eropa adalah saat tampil di Piala Intertoto 1998.
Sedangkan Rayo sempat mencapai perempat final Piala UEFA 2000-2001, kompetisi yang sekarang bernama Liga Europa.
2. Di mana laga final UEFA Conference League 2025-2026 digelar?
Final tahun ini akan dihelat di Leipzig Stadium, Leipzig, Jerman.
Stadion ini adalah kandang dari RB Leipzig dan sempat jadi venue gelaran Piala Eropa 2024 dan Piala Dunia 2006.
Mengingat RB Leipzig kini jadi salah satu kekuatan besar di Jerman, stadion ini sudah kerap menggelar laga-laga Eropa sebelumnya.
3. Kapan laga final UEFA Conference League 2025-2026 digelar?
Laga final akan dihelat hari Rabu (27/5/2026) waktu setempat atau Kamis (28/5/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.
Di Indonesia, laga bisa disaksikan lewat penyedia layanan streaming online seperti Vidio.com.
4. Apakah ada babak tambahan dan penalti?
Jika pertandingan imbang di waktu normal ada tambahan waktu dua kali 15 menit yang dimainkan.
Jika salah satu tim mencetak gol lebih banyak maka mereka menjadi juara, tetapi jika di babak tambahan waktu tetap berimbang, maka dilakukan adu penalti.
5. Apa yang didapatkan juara UEFA Conference League
Trofi akan didapat tim yang juara, dengan trofi ini bertinggi 57,5cm dan memiliki berat 11kg.
Sang pemenang juga akan mendapat tiket ke babak grup Liga Europa musim depan andai belum dapat dari pencapaian mereka di liga domestik.
Sumber: UEFA
