Persib Catat Hat-trick Juara Bersejarah, Persis Solo Turun Kasta Setelah Empat Musim

SKOR.id - Perlombaan juara Super League 2025-2026 selesai sudah, Persib Bandung berhasil menjadi pemenangnya.
Sang juara bertahan kembali angkat piala untuk kali ketiga beruntun, mencatat sejarah di era modern kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kepastiannya didapat pada pekan pamungkas, Sabtu (23/5/2026) sore, kala Persib bermain imbang dengan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.
Meski cuma menambah satu poin, itu sudah cukup menyisihkan Borneo FC di posisi kedua. Koleksi poin Persib dengan sang rival setara (79), tapi mereka unggul head to head.
Persib kini juga menjadi pemegang rekor juara terbanyak di era Liga Indonesia. Sang Pangeran Biru mengoleksi lima titel sejak 1994, meninggalkan Persipura Jayapura (4).
Adapun Borneo FC harus rela menelan pil pahit. Meski menang besar pada laga tutup musim, itu tetap tak cukup untuk membawa pulang gelar perdana dalam sejarah klub.
Namun, performa mereka sepanjang musim patut diacungi jempol, mampu memberi perlawanan hingga titik penghabisan.
Di sisi lain, Persis Solo menjadi tim ketiga yang turun kasta ke Championship musim depan.
Walaupun mampu mencuri kemenangan di markas Persita Tangerang, tapi mereka tetap ada di zona merah karena Madura United juga meraih poin penuh di saat bersamaan.
Persis mengoleksi 34 poin, setara PSM Makassar tapi kalah head to head.
Dengan demikian, Laskar Sambernyawa harus menyudahi petualangan mereka di kasta tertinggi setelah empat musim.
Berikut rekap singkat tujuh laga pekan ke-34 Super League 2025-2026:
PERSIB BANDUNG 0-0 PERSIJAP JEPARA
Kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah tampil luar biasa menghalau sederet ancaman Persib.
Pada babak pertama, misalnya, penjaga gawang 23 tahun itu mampu menepis dua peluang emas dari Adam Alis,
Selepas jeda, ketangguhannya tak menurun. Ardiansyah tetap cekatan membentengi gawangnya.
Tak cuma itu, para pemain Persijap juga kian disiplin membangun pertahanan. Mereka tak membiarkan tuan rumah leluasa menyerang.
Pada akhirnya, Persib bisa ditahan. Tapi Sang Maung tetap tersenyum karena gelar juara tak lepas dari genggaman mereka.
BORNEO FC 7-1 MALUT UNITED
Butuh kemenangan untuk menjaga asa juara, Borneo FC langsung tancap gas. Dalam kurang dari 30 menit, mereka mampu menggelontorkan empat gol.
Mariano Peralta menyumbang brace (6', 12'), ditambang aksi Juan Villa (13'), dan Koldo Obieta (27').
Selepas jeda, tekanan masih sama. Koldo Obieta mencetak gol keduanya di menit ke-58.
Meski Malut United sempat membalas lewat Frets Butuan, 20 menit berselang, Borneo FC enggan angkat kaki dari pedal gas.
Muhammad Sihran (79') dan Kaio Nunes (90+4') menambah bahan bakar buat pesta Pesut Etam.
MADURA UNITED 2-0 PSM MAKASSAR
Motivasi untuk bertahan di Super League membuat Madura United tampil agresif sejak awal.
Namun, gol pembuka baru didapat jelang turun minum, yakni lewat Junior Brandao pada menit ke-43.
Striker asal Brasil itu kembali muncul sebagai pahlawan Madura United tak lama usai jeda. Dia berhasil membobol gawang PSM di menit ke-54.
Tiga poin krusial ini tak cuma menyelamatkan Laskar Sapeh Kerrab dari degradasi, tapi juga naik satu tingkat ke urutan ke-14.
Sedangkan PSM beruntung unggul head to head atas Persis Solo. Jika tidak, mereka mungkin bisa saja terjun ke kasta kedua.
PERSITA TANGERANG 1-3 PERSIS SOLO
Persis Solo berjuang keras untuk terhindar dari degradasi, bermain berani meski di kandang lawan.
Upaya mereka berbuah pada menit ke-44, saat Jefferson Carioca mampu menjaringkan bola ke gawang.
Miroslav Maricic memastikan kemenangan Persis lewat golnya di menit ke-74.
Walaupun Pablo Ganet mencuri gol hiburan di menit ke-90, Persis membalas lagi via Dejan Tumbas empat menit kemudian.
PERSIJA JAKARTA 3-0 SEMEN PADANG
Melakukan banyak rotasi dalam susunan starter, termasuk pemain muda Hafizh Rizkianur dan Syayid Alwahari, Persija tetap tampil baik.
Mereka mampu unggul lebih dulu di menit ke-31 melalui gol Gustavo Almeida.
Usai jeda, striker asal Brasil itu kembali menambah koleksinya, tepatnya menit ke-59 dari titik penalti.
Maxwell Souza memperbesar keunggulan Persija di menit ke-69, namun pertandingan sempat dihentikan cukup lama jelang akhir karena suporter menyalakan flare di dalam stadion.
PERSEBAYA SURABAYA 5-0 PERSIK KEDIRI
Bajul Ijo mengukuhkan diri di posisi keempat klasemen akhir Super League 2025-2026 usai menang telak atas Persik Kediri.
Malik Risaldi sudah membuka keunggulan pada menit ke-12, Bruno Moreira menambah satu jelang turun mnum (44').
Gustavo Fernandes (64') dan Bruno Paraiba (80') kian memperkuat posisi Persebaya, sebelum Moreira melengkapi brace-nya di menit ke-88.
BHAYANGKARA FC 7-0 PSBS BIAK
Bhayangkara FC pesta gol untuk menutup perjalanan mereka di Super League 2025-2026.
Diawali penalti Wahyu Subo Seto (27'), tak lama ada brace Dendy Sulistyawan (39', 42'), sebelum Muhammad Ferarri (54'), Moussa Sidibe (58'), Henry Doumbia (62'), dan Ryan Kurnia (82') ikut meramaikan papan skor.
Bhayangkara FC finis di peringkat keenam, sedangkan PSBS kian terpuruk sebagai juru kunci dengan gawang yang kemasukan hampir 100 gol.
