Home > TIMNAS INDONESIA

Nova Arianto Bicara Peluang Fadly Alberto Kembali ke Timnas U-19 Indonesia

Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, buka suara soal kontroversi yang meliputi salah satu pemainnya, Fadly Alberto.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Penyerang Timnas U-19 Indonesia, Fadly Alberto. Sumber:Grafis: Skor.id
Penyerang Timnas U-19 Indonesia, Fadly Alberto. Sumber:Grafis: Skor.id

SKOR.id - Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, buka suara soal kontroversi yang meliputi salah satu pemainnya, Fadly Alberto.

Seperti diketahui, Fadly baru-baru ini terlibat kasus kekerasan serius dalam pertandingan Elite Pro Academy U-20, saat timnya Bhayangkara FC menghadapi Dewa United.

Penyerang muda itu tertangkap kamera melayangkan tendangan kungfu kepada salah satu pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis, sehingga lawan menderita cedera cukup parah.

Insiden tersebut memancing kemarahan penggemar sepak bola Indonesia dan mendesak agar Fadly dijatuhi hukuman berat.

Mereka juga meminta agar pemain berusia 17 tahun itu tak lagi dilibatkan di tim nasional kelompok umur maupun nanti di level senior.

"Kita semua tahu apa yang terjadi dengan Alberto, dan saya sangat menyayangkan hal itu. Saya tidak mewajarkan, tapi Alberto adalah pemain muda dan saya pikir itu menjadi pelajaran yang baik buat dia," kata Nova Arianto kepada awak media, Rabu (29/4/2026).

"Pastinya ke depan tim nasional akan memanggil pemain-pemain yang bukan hanya punya kualitas, tapi secara attitude juga baik. Ini akan menjadi catatan kami dalam membentuk tim," dia menambahkan.

Timnas U-19 Indonesia punya banyak agenda ke depan. Paling dekat adalah Piala AFF U-19 2026 yang akan dihelat di Sumatera Utara pada 1-14 Juni mendatang.

Jika tak terlibat kasus, Fadly Alberto merupakan salah satu nama pertama yang akan masuk dalam skuad Nova Arianto.

Namun, dengan adanya insiden kekerasan, masa depannya kini diragukan. Sang pelatih pun juga tidak bisa memastikan apakah anak asuhnya tersebut bakal comeback.

Nova Arianto kembali menegaskan bahwa attitude merupakan salah satu aspek paling penting bagi dirinya saat memanggil pemain.

"Saat ini kami menunggu hasil sidang Komdis, situasinya akan seperti apa. Pastinya kami sangat terbuka kepada siapapun yang tidak ada masalah dengan attitude," ujar sosok yang juga asisten Timnas Indonesia itu.

"Harapannya, Alberto akan banyak belajar dan kita lihat ke depannya seperti apa," dia memungkasi.

Adapun Fadly Alberto dan Rakha Nurkholis sudah sepakat berdamai pasca mediasi, klub masing-masing pun melakukan hal serupa.

Namun, potensi sanksi tetap menanti pemai kelahiran Timika, Papua, itu.

× Image