Home > National

Indonesia dan Prancis Perkuat Kerja Sama Lewat Program Next Goal, Fokus Majukan Sepak Bola Wanita

Indonesia dan Prancis resmi memperkuat kemitraan strategis di bidang olahraga melalui peluncuran Program Next Goal.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Ilustrasi sepak bola wanita Indonesia. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id) 
Ilustrasi sepak bola wanita Indonesia. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

SKOR.id - Indonesia dan Prancis resmi memperkuat kemitraan strategis di bidang olahraga melalui peluncuran Program Next Goal, sebuah inisiatif besar yang menempatkan pengembangan sepak bola wanita sebagai agenda utama. Program ini hadir berlandaskan semangat Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 serta momentum menuju Piala Dunia FIFA 2026, sekaligus menegaskan komitmen kedua negara dalam memperkuat diplomasi olahraga dan kesetaraan gender.

Inisiatif bersama ini digagas oleh Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Fédération Française de Football (FFF), serta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam memberdayakan generasi muda, memperluas kesempatan perempuan di dunia olahraga, dan memperbaiki tata kelola sepak bola putri di Tanah Air.

Sepak bola tetap menjadi olahraga paling populer di dunia, termasuk di Prancis dan Indonesia. Namun, sepak bola wanita masih sering menghadapi hambatan struktural seperti akses pelatihan terbatas, jalur karier profesional yang minim, hingga kurangnya representasi dalam kepemimpinan olahraga.

Program Next Goal dirancang untuk menjawab tantangan tersebut. Fokus utama program ini mencakup peningkatan keterampilan teknis pemain, penguatan kapasitas kepemimpinan, serta pengembangan sistem pembinaan yang lebih berkelanjutan bagi sepak bola putri di seluruh daerah.

Program ini juga menjadi kelanjutan dari keberhasilan Bola d’Or Indonesia—proyek bersama yang melibatkan Kedutaan Besar Prancis, Institut français d’Indonésie, FFF – French Football Academy, dan French School Jakarta pada 2024. Inisiatif tersebut bertujuan menemukan talenta muda sepak bola Indonesia melalui beasiswa, pelatihan elite, serta kesempatan pendidikan.

Kini, Next Goal hadir sebagai perluasan program yang lebih komprehensif, bergeser dari sekadar pencarian bakat menuju pembangunan kapasitas yang lebih sistemik.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut kolaborasi ini dengan antusias dan menekankan pentingnya kesetaraan kesempatan bagi perempuan di dunia sepak bola.

“Kami menyambut baik kolaborasi melalui program Next Goal ini sebagai langkah nyata percepatan perkembangan sepak bola perempuan di Indonesia. PSSI percaya, kemajuan sepak bola tidak hanya diukur dari prestasi timnas, tetapi juga seberapa besar kita memberi kesempatan setara bagi generasi muda, termasuk perempuan, untuk berkembang dan berprestasi bersama,” ujar Erick Thohir, dalam rilis resmi PSSI, Senin (6/4/2026).

Ia juga menilai kerja sama dengan Prancis akan membuka peluang besar untuk belajar dari negara dengan tradisi sepak bola kuat.

“Kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Prancis dan Kedutaan Besar Prancis menjadi momentum untuk belajar dari pengalaman negara yang memiliki tradisi sepak bola kuat, sekaligus memperkuat fondasi pembinaan pemain, pelatih, dan tata kelola sepak bola di Indonesia. Semoga akan lahir talenta-talenta baru yang mempercepat kemajuan sepak bola putri Indonesia yang berkelanjutan,” tambahnya.

Next Goal dirancang untuk memberikan dampak langsung kepada lebih dari 500 peserta serta menjangkau lebih banyak pemangku kepentingan melalui transfer pengetahuan dan penguatan lembaga olahraga.

1. Pengembangan Pemain

  • 400 pemain putri usia 7–12 tahun ikut serta dalam Grassroots Festival di Indonesia.
  • 19 pemain Timnas U-17 Putri menjalani training camp bersama pelatih tim Prancis.
  • Materi pengembangan mencakup kemampuan teknis, taktik, hingga aspek psikologis.
  • Termasuk kunjungan budaya dan institusional ke Prancis.

2. Pelatihan Pelatih

  • 60 pelatih putri dilatih langsung di Indonesia.
  • 5 pelatih Indonesia mendapat kesempatan mengikuti sesi imersif di Prancis.
  • Fokus pada metodologi modern, pedagogi inklusif, dan perencanaan jangka panjang.

3. Manajemen dan Hukum Olahraga

  • Diikuti 25 peserta perempuan di Jakarta.
  • Pembelajaran meliputi manajemen, kepemimpinan, hingga tata kelola sepak bola putri.
  • Termasuk dialog dengan pemangku kepentingan sepak bola Prancis mengenai struktur kompetisi dan pengembangan federasi.

Coaching Clinic di Bandung dan Sesi Teknis di Prancis

Sebagai bagian dari program, Women Empowerment Coaching Clinic akan digelar pada 11–12 April 2026 di Lapangan Sidolig, Bandung. Sesi ini dipimpin oleh instruktur berpengalaman dari Akademi Sepak Bola Prancis seperti Jean-Claude Lafargue dan Ludovic Debru, serta dihadiri para pemain bintang, termasuk Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, Laita Roati, dan bek Persib Bandung, Layvin Kurzawa.

Selanjutnya, sesi pelatihan lanjutan di Prancis dijadwalkan pada 3–9 Mei 2026 di pusat pelatihan nasional FFF Clairefontaine, serta kunjungan ke kantor FFF dan FIFA di Paris. Agenda ini ditujukan untuk memperkuat standar teknis sekaligus meningkatkan posisi olahraga sebagai instrumen diplomasi kedua negara.

Menuju Penguatan Struktur Sepak Bola Wanita Indonesia

Program Next Goal juga akan mengawali penyusunan roadmap pengembangan sepak bola perempuan antara kedua negara. Selain itu, akan dipersiapkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara FFF dan Garuda Academy sebagai langkah lanjutan.

Diharapkan pada 2026, fondasi struktural sepak bola wanita Indonesia semakin kuat dan mampu bersaing lebih baik di level regional maupun internasional.

Sumber: PSSI

× Image