Efek Angin Puting Beliung, Persita Mengungsi untuk Lanjutan Super League 2025-2026

SKOR.id - Persita Tangerang dipastikan harus mengungsi pada lanjutan Super League 2025-2026, efek dari terjadinya musibah angin puting beliung.
Sejumlah wilayah di Tangerang diketahui dilanda angin puting beliung pada Senin (30/3/2026). Tim berjuluk Pendekar Cisadane pun merasakan dampaknya.
Kandang Persita, Stadion Indomilk Arena, Tangerang, mengalami kerusakan terutama di bagian atap tribune karena hujan deras dan angin kencang yang terjadi.
Pihak klub bersama pengelola area stadion dan I.League pun melakukan tinjauan langsung terkait kondisi stadion setelah diterjang angin puting beliung.
Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
“Hari ini kami, GMT dan Persita, termasuk dari Liga sudah melihat kondisi usai kejadian di Stadion Indomilk,” kata Presiden Persita, Ahmed Zaki Iskandar, Rabu (1/4/2026).
“Pada saat itu, pada saat kejadian saya pun lagi ada di dalam sebetulnya, sedang melakukan diskusi dengan pemerintah daerah Kabupaten Tangerang dan GMT terkait dengan progres pembangunan yang ada di Indomilk.”
“Kejadiannya begitu cepat, kurang lebih sekitar 10 menit. Angin yang pada saat itu melintas memang sangat luar biasa. Dimulai dengan hujan, petir, kemudian badai anginnya datang.”
“Pemain sedang ada sesi latihan juga, sedang pemanasan. Jadi banyak sekali yang pada saat itu akhirnya panik semua masuk ke dalam. Dan setelah 10 menit berlalu, inilah yang kita dapatkan.”
“Memang pembangunan Stadion ini sudah memasuki usia yang ke-10 tahun. Dan sudah waktunya memang untuk dilakukan rehabilitasi termasuk di bagian VIP ini,” ia bercerita.
Lebih lanjut Ahmed Zaki pun memastikan Persita harus mengungsi, setidaknya untuk laga kandang terdekat yaitu menjamu Arema FC yang digelar pada 10 April 2026.
Sedangkan untuk pertandingan di rumah selanjutnya yakni lawan Persis Solo pada 23 April 2026, Pendekar Cisadane diusahakan sudah bisa balik ke Stadion Indomilk Arena.
“Jadi hari ini Alhamdulillah PT Liga (I.League) juga sudah hadir untuk melihat. Kami akan terus koordinasi,” ucap eks-manajer Timnas U-17 Indonesia itu.
“Nanti mungkin pertandingan tanggal 10 (sebagai pengganti) kami akan bermain di Stadion BIS (Banten International Stadium, Serang). Tapi yang tanggal 23, kami akan pastikan kerangka struktur dari atap ini semua sudah turun dan aman untuk dipakai,” ia menjelaskan.
Adapun untuk perbaikan atau renovasi, akan lebih dulu ada pertemuan dengan pihak asuransi yang datang menilai. Sebab itu pihak klub belum mengubah detail di stadion pascaterjangan angin puting beliung.
Dari hasil pantauan langsung Skor.id, selain atap tribune, ada terowongan pemain atau tunnel yang tergeser, papan iklan pinggir lapangan yang terjatuh, serta langit-langit ruangan atau plafon yang jebol.
“Kami akan tunggu progres dari hasil tahapan klaim di asuransi untuk pembangunannya. Kami berharap sebelum musim berikutnya mulai, ini semua sudah rapi lagi,” kata Ahmed Zaki.
“Dan yang paling penting itu kan kami juga punya sertifikat AFC, ini yang harus kami pertahankan. Musibah kni sekalian kami ambil sisi baiknya bahwa memang sudah waktunya kami renovasi,” ia menguraikan.
Sementara itu pihak I.League selaku operator kompetisi Super League 2025-2026 merespons apa yang yang dialami Persita sebagai kejadian alam.
Terlepas dari itu, General Manager Security Officer I.League, Adi Nugroho, mengungkapkan ada poin-poin positif yang perlu ditularkan kepada pengurus stadion lain di Indonesia.
“Pertama adalah adanya asuransi yang meng-cover itu yang menjadi contoh kepada pengelola-pengelola dalam pengelolaan,” ia menambahkan.
“Yang kedua terkait ajang berikutnya, untuk kompetisi kami sepakat bahwa perlu dinilai ulang mengenai kerawanan, pengecekan lampu, giant screen dan juga atap. Tadi sudah disampaikan bahwa laga terdekat akan dipindahkan ke BIS.”
“Yang berikutnya, kalaupun memang sudah bersih, berarti bisa di sini tanpa atap, tapi kami harus bekerja sama ataupun melaporkan kepada pihak kepolisian untuk mengecek penilaian resiko pada tahap pasca kejadian.”
“Jadi kami terus mendukung progresnya, akan melaporkan dan juga kami akan coba merangkum dan memberikan rekomendasi terbaik untuk pertandingan,” Adi Nugroho menjabarkan.
