Home > TIMNAS INDONESIA

Hadapi Timnas Indonesia, Saint Kitts dan Nevis Pinjam Asisten Pelatih Persik Kediri

Asisten pelatih Persik Kediri, Vitor Tinoco, diizinkan klubnya membantu staf kepelatihan Saint Kitts dan Nevis pada FIFA Series 2026.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Ilustrasi Timnas Saint Kitts and Nevis. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)  
Ilustrasi Timnas Saint Kitts and Nevis. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Persik Kediri mengambil keputusan penting jelang FIFA Series 2026. Manajemen Macan Putih resmi memberikan izin kepada asisten pelatih mereka, Vitor Tinoco, untuk bergabung dengan staf kepelatihan Timnas Saint Kitts dan Nevis pada FIFA Series 2026.

Seperti diketahui, Saint Kitts dan Nevis akan menjadi lawan perdana Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam WIB.

Keputusan ini diambil setelah muncul permintaan langsung dari pelatih kepala Saint Kitts dan Nevis, Marcelo Serrano, yang membutuhkan tambahan tenaga di jajaran stafnya. Kebetulan, Serrano dan Tinoco sama-sama berasal dari Brasil dan sudah saling mengenal lama.

Manajer Tim Persik Kediri, M. Syahid Nur Ichsan, mengonfirmasi bahwa klub tidak keberatan melepas Tinoco sementara waktu.

“Beberapa waktu lalu, coach Vitor menyampaikan dan meminta izin untuk sementara memperkuat tim kepelatihan Saint Kitts dan Nevis. Kami beri izin dan berikan waktu kepada dia membantu Timnas Saint Kitts dan Nevis selama berkiprah di FIFA Series 2026. Kesempatan ini juga merupakan hal positif bagi coach Vitor,” ujar Ichsan, dikutip laman resmi I.League.

Tinoco tetap tercatat sebagai asisten pelatih Persik untuk kompetisi Super League 2025-2026, sehingga kepergiannya hanya bersifat sementara.

Tinoco pun mengungkapkan proses dirinya diminta membantu Timnas Saint Kitts dan Nevis pada FIFA Series kali ini.

“Saya pernah bekerja dengan coach Marcelo Serrano di Timnas Brasil U15. Dia hubungi saya dan minta bantuan saya untuk Timnas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026,” kata Tinoco.

Pelatih berusia 43 tahun itu juga menegaskan bahwa langkah ini tidak mengubah statusnya di Persik Kediri.

“Saya tetap di Persik, saya tidak keluar dari Persik. Tetapi saya minta izin untuk membantu coach Marcelo di sini,” tegasnya.

Tinoco sudah lebih dari sembilan tahun berkarier di Indonesia, termasuk sebelumnya bersama PS Barito Putera. Pemahaman mendalamnya terhadap kultur sepak bola Tanah Air membuat Marcelo Serrano menilai Tinoco sebagai sosok yang ideal untuk mendukung persiapan Saint Kitts dan Nevis, terutama jelang laga menghadapi Timnas Indonesia.

Keputusan Persik memberikan ruang bagi sang asisten pelatih menunjukkan dukungan klub terhadap perkembangan karier staf kepelatihannya, sekaligus menambah dinamika menarik jelang pertemuan Indonesia kontra Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026.

Sumber: Ileague.id

× Image