AVC Mens Volleyball Champions League 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya Wakili Indonesia, Ini Penjelasan Ketum PBVSI

SKOR.id - Dua klub Indonesia akan kembali mewarnai pertarungan kasta elite bola voli Asia tahun ini, seiring Pontianak terpilih sebagai tuan rumah AVC Men’s Volleyball Champions League 2026.
Pada prosesi drawing yang dilaksanakan di Jakarta, Minggu (15/3/2026), dua wakil Indonesia diketahui adalah Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya.
Jakarta Bhayangkara Presisi merupakan juara bertahan Proliga, sementara Jakarta Garuda Jaya adalah tim yang berisi talenta potensial Merah Putih.
Berdasarkan undian, Jakarta Bhayangkara Presisi ada di Pool A bersama Al Rayyan (Qatar), Hyundai Capital SkyWalkers (Korea Selatan), dan Zhaiyk VC (Kazakhstan).
Sedangkan Jakarta Garuda Jaya menghuni Pool B, di antara klub-klub tangguh macam Foolad Sirjan (Iran), Nakhon Ratchasima Qmin C VC (Thailand), serta satu wakil dari SV League (Jepang).
AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 rencananya dihelat di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, pada 13-17 Mei mendatang.
Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, yakin bahwa dua wakil Indonesia bisa berbicara banyak dalam turnamen antarklub voli terbaik Asia tersebut.
Jakarta Bhayangkara Presisi, katanya, punya modal pengalaman tampil di ajang internasional, bahkan sempat menjadi runner-up AVC Men’s Volleyball Champions League 2023.
"Saya berharap Bhayangkara Presisi bisa menjadi juara. Dengan pengalaman tampil di kompetisi Asia, tentu Bhayangkara Presisi bisa bersaing dengan tim-tim dari Iran, Qatar, Thailand, Korea, hingga Jepang," ujar Imam Sudjarwo.
Adapun untuk Jakarta Garuda Jaya, turnamen ini disebut bisa mengasah kemampuan para pemain muda mereka lebih jauh.
Nama-nama seperti Dawuda Alaihimassalam dan Fauzan Nibras bakal makin berkembang untuk menjadi calon tulang punggung Timnas Voli Putra Indonesia di masa depan.
"Kami juga melakukan pembinaan prestasi dengan memberikan kesempatan kepada Jakarta Garuda Jaya yang diisi pemain muda bermain di level internasional," kata Imam.
"Kami punya harapan ke depannya mereka bisa mematangkan permainan, mengingat para pemain yang ada di Jakarta Garuda Jaya menjadi harapan Indonesia di sektor putra untuk berlaga di Olimpiade Brisbane 2032," tambahnya.
Manajer Jakarta Bhayangkara Presisi, Pipit Rismanto, mengaku timnya siap turun di AVC Men’s Volleyball Champions League 2026.
Pengalaman dua kali tampil di edisi sebelumnya membuat mereka lebih siap membaca karakter lawan yang akan dihadapi.
"Kami sudah dua kali berlaga di event ini, tentu lawan yang kami hadapi sudah tidak asing," kata Pipit.
"Kami juga kembali akan mengontrak Noumory Keita untuk membela Bhayangkara Presisi setelah kontraknya selesai di kompetisi Italia,” dia melanjutkan.
Selain mempertahankan kekuatan utama, Jakarta Bhayangkara Presisi juga dipastikan bakal menambah pemain lokal untuk memperkuat kedalaman skuad jelang turnamen.
Pemain Jakarta Bhayangkara Presisi, Rendy Tamamilang, menegaskan bahwa target timnya kali ini adalah merebut gelar juara AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 setelah dua partisipasi sebelumnya selalu mampu melaju jauh.
"Pada 2023 kami runner-up, dua tahun lalu peringkat ketiga. Tahun ini, di kandang sendiri, kami harus juara," ujar Rendy.
Presiden AVC, Ramon Suzara, turut memberikan dukungan terhadap kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah AVC Men’s Volleyball Champions League 2026.
Dia menilai, penyelenggaraan turnamen di Pontianak menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menggelar event olahraga internasional berstandar tinggi.
"Saya yakin perhelatan kali ini bisa menjadi bukti kesiapan Indonesia dalam menghadirkan event olahraga kelas dunia, dan semoga Indonesia pun bisa menjadi juara," ujarnya.
Berdasarkan hasil undian, Jakarta Bhayangkara Presisi akan mulai dengan menghadapi wakil Kazakhstan, Zhaiyk VC.
Sementara, Jakarta Garuda Jaya langsung bertemu jawara dua kali asal Iran, Foolad Sirjan Iranian.
Sumber: PBVSI
