Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Soroti Filosofi Baru John Herdman

SKOR.id - Pemanggilan ke Tim Nasional (Timnas) Indonesia selalu menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi setiap pemain. Hal itu juga dirasakan gelandang Persib Bandung, Marc Klok, yang menyambut dengan penuh antusias kesempatan membela Garuda pada ajang FIFA Series akhir Maret mendatang.
Dalam daftar 41 pemain yang dirilis, Klok tidak sendirian. Ia dipanggil bersama dua rekan setimnya di Persib Bandung, yakni Beckham Putra Nugraha dan Eliano Reijnders. Ketiganya diharapkan mampu memberikan kontribusi penting bagi Timnas Indonesia yang kini memasuki babak baru.
Menurut Klok, ajang FIFA Series kali ini memiliki arti yang sangat penting. Pasalnya, Timnas Indonesia kini berada di bawah komando pelatih baru, John Herdman, yang membawa filosofi serta pendekatan permainan berbeda.
Klok menilai turnamen tersebut menjadi momentum awal bagi seluruh pemain untuk beradaptasi dengan sistem yang diterapkan oleh Herdman.
“Turnamen ini sangat penting karena semua orang tahu sekarang ada staf pelatih yang baru. Semuanya dimulai lagi dari nol, dengan filosofi dan gaya bermain yang berbeda,” ujar Klok, dikutip laman resmi Persib.
Diskusi Intens dengan Herdman
Gelandang naturalisasi itu juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi cukup intens dengan Herdman. Dalam pembicaraan tersebut, keduanya membahas berbagai hal terkait visi, strategi, hingga struktur permainan yang ingin dibangun di Timnas Indonesia.
Klok mengaku terkesan dengan pendekatan profesional yang dibawa pelatih asal Inggris tersebut, terutama soal disiplin dan penekanan pada kekuatan kolektif tim.
“Kami sudah berbicara cukup lama tentang ide-idenya dan strategi yang dia inginkan. Dia sangat profesional dan menekankan bahwa tim lebih penting daripada individu. Saya sangat mendukung strukturnya yang jelas,” kata Klok.
Dalam agenda FIFA Series nanti, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi St. Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 27 Maret nanti. Jika berhasil menang, mereka kemungkinan akan bertemu Bulgaria pada partai puncak di venue yang sama pada 30 Maret mendatang.
Klok mengaku belum terlalu mengenal kekuatan St. Kitts and Nevis. Namun, ia cukup memahami karakter permainan Bulgaria karena pernah merasakan atmosfer sepak bola di negara tersebut.
Menurutnya, Bulgaria dikenal memiliki pemain dengan postur besar dan gaya bermain langsung yang efektif.
“Saya tahu Bulgaria kuat. Postur mereka besar, tinggi, dan bermain sepak bola langsung. Mereka mungkin tidak banyak kombinasi, tapi sangat efektif,” jelasnya.
Meski menghadapi lawan yang tidak mudah, Klok tetap optimistis. Bermain di hadapan pendukung sendiri diyakini bisa menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda.
Gelandang berusia 32 tahun itu bahkan menegaskan bahwa target tertinggi harus dicanangkan oleh Timnas Indonesia di ajang ini.
Bagi Klok, trofi di FIFA Series bukan sekadar ambisi, tetapi juga langkah penting untuk memulai era baru Timnas Indonesia dengan hasil positif.
Sumber: persib.co.id
