Home > Super League

Mauricio Souza Sayangkan Laga Persija vs PSM Digelar Tanpa VAR

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, Mengakui dikabari VAR tak berfungsi jelang laga pembuka pekan ke-22 Super League 2025-2026 itu.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza. (Foto: Taufani Rahmanda/Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza. (Foto: Taufani Rahmanda/Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyayangkan laga yang mempertemukan timnya dengan PSM Makassar digelar tanpa Video Assistant Referee (VAR).

Salah satu duel pembuka pekan ke-22 Super League 2025-2026 yang mempertemukan Persija vs PSM tidak bisa digelar dengan bantuan VAR, Jumat (20/2/2026) malam.

Kabar tersebut menyeruak jelang dimulainya pertandingan di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, yang disebabkan karena adanya permasalahan teknis.

Walaupun tidak ada konfirmasi resmi dari panitia penyelenggara (panpel) ataupun operator kompetisi Super League 2025-2026, I.League, Mauricio Souza membenarkan hal itu.

Pelatih asal Brasil itu pun menyayangkan tidak adanya VAR, walaupun bentrokan tersebut sejatinya bisa dimenangkan Macan Kemayoran, julukan Persija, dengan keunggulan 2-1 atas PSM.

“Saya pikir sayang sekali tidak ada VAR, saya menyayangkan tidak ada VAR,” kata Mauricio Souza pada konferensi pers setelah pertandingan, Jumat (20/2/2026) malam.

“Saya pikir, setiap momen yang meragukan, apapun itu, VAR bisa memperjelasnya, terutama ketika intervensi dari VAR itu benar (mengoreksi kesalahan yang terjadi saat laga).”

“Tetapi kami sudah diberitahu (sebelum pertandingan) bahwa tidak akan ada VAR, jadi kami tidak bisa berbuat apa-apa,” mantan pelatih Madura United itu memaparkan.

Sementara itu di sisi lawan, pelatih PSM, Tomas Trucha, mempertanyakan soal VAR yang tidak berfungsi ketika tim berjuluk Juku Eja itu menantang Persija di kandang lawannya.

“Jadi saya kira harus ada yang menjawab ini, kenapa VAR tidak berfungsi? Dan juga kami punya alasan fair play,” kata pelatih asal Ceko itu juga pada konferensi pers usai duel.

“Pada saat misalnya VAR itu sudah difungsikan di sepak bola ini, harusnya di setiap pertandingan yang mana ada sembilan per pekannya, VAR harus berfungsi di sembilan laga itu,” ia menguraikan.

Adapun Persija berhasil menang berkat gol Alaaeddine Ajaraie dan Maxwell Souza di menit ke-30 dan 67, yang sempat dibalas PSM dengan gol Sheriddin Boboev pada menit ke-37.

Hasil ini membuat Macan Kemayoran berhk naik ke peringkat kedua klasemen sementara Super League 2025-2026, sedangkan Juku Eja tertahan berada di posisi ke-13.

× Image