Tes Progres PABSI, Triyatno Dikalahkan Dua Junior

- Peraih perak Olimpiade 2012, Triyatno, dikalahkan dua juniornya pada tes progres di Jakarta, Rabu (30/9/20).
- Rahmat Erwin Abdullah dan Rizki Juniansyah mengungguli sang senior.
- Khusus untuk Rizki Juniansyah, mampu memecahkan rekor youth pada angkatan snatch.
SKOR.id - Peraih medali perak Olimpiade 2012 London, Triyatno, dikalahkan dua juniornya, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah pada Tes Progres angkat besi di Mes Marinir, Kwini, Jakarta, Rabu (30/9/20).
Dalam tes rutin ini, Triyatno hanya membukukan total angkatan 305 kg (135 kg snatch, 170 kg clean and jerk) pada kelas 73 kg putra.
Sedangkan untuk Rahmat Erwin Abdullah, jadi yang teratas dengan total angkatan 338 kg (snatch 148 kg, Clean and Jerk, 190 kg).
Lalu, di posisi kedua, ada Rizki Juniansyah yang mencatat total angkatan 334 kg (149 kg snatch, 185 kg clean and jerk).
Bahkan, angkatan snatch Rizky Juniansyah melampaui rekor dunia youth atas namanya, yakni 139 kg, yang dibuat di Tashkent, Uzbekistan.
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Djoko Pramono, mengatakan bakal ada evaluasi.
PB PABSI akan menggelar evaluasi besar-besaran pada Desember 2020 demi bisa mencapai target pada dua event besar, tahun depan.
Olimpiade 2020 Tokyo dan SEA Games 2021 Hanoi, jadi bidikan PB PABSI. "Ini adalah olahraga terukur, jadi kami harus melihat kemajuan atlet tiap bulan."
"Untuk itu, Desember mendatang, kami akan melakukan evaluasi besar-besaran," Djoko Pramono mengungkapkan.
Sementara di bagian putri, Windy Cantika Aisah yang menjadi andalan Indonesia pada kelas 49 kg, terus menunjukkan perkembangan.
Peraih medali emas SEA Games 2019 Filipina itu membukukan total angkatan 197 kg (snatch 88 kg, clean and jerk 109 kg) pada tes progres, kali ini.
Sementara lifter debutan, Najla Khoirunisa, meraih total angkatan 128 kg (58 kg snatch, 70 kg clean and jerk) pada kelas 45 kg putri.
"Najla Khoirunisa memang kami siapkan untuk SEA Games 2021. Selain masih muda, 15 tahun, ia lifter terbaik kedua di kelasnya," kata Djoko Pramono.
Ikuti juga Instagram, Facebook, YouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.
Conor McGregor dan Dustin Poirier Sepakati Duel Amal https://t.co/NUdpH5DTu2— SKOR Indonesia (@skorindonesia) September 29, 2020
Berita Angkat Besi Lainnya:
Lifter Indonesia Mengalami Banyak Kemajuan Selama Pandemi Covid-19
Cabor Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Tetap Satu di PON Papua
