SKOR.id - All Indonesian 2025 resmi berakhir dengan Satria Muda Pertamina Bandung keluar sebagai juara.
Bertempat di Indoor Manahan Stadium, Solo, ajang yang digelar sejak 16 Agustus ini ditutup dengan partai final yang sarat tensi namun tetap menjunjung sportivitas.
Kemenangan Satria Muda bukan hanya soal trofi, tetapi juga menjadi simbol bahwa basket mampu menghadirkan ruang kebersamaan.
Di tengah ketegangan yang terjadi di Indonesia beberapa hari terakhir, All Indonesian 2025 menjadi pengingat bahwa semangat persatuan bisa lahir di lapangan olahraga.
Direktur IBL, Junas Miradiarsyah, menegaskan bahwa basket selalu membawa pesan yang lebih luas dari sekadar skor akhir.
“Kompetisi ini mengajarkan kita tentang kebersamaan. Siapapun yang menang, All Indonesian 2025 adalah milik semua pecinta basket Indonesia. Kami berharap energi positif ini ikut merangkul semua orang, di tengah apa pun yang sedang kita hadapi bersama,” ujar Junas.
Indoor Manahan Stadium dipenuhi ribuan penonton yang hadir langsung. Di luar arena, puluhan ribu lainnya menyaksikan melalui siaran digital. Kehadiran publik yang begitu besar memperlihatkan betapa basket sudah menjadi bahasa bersama yang bisa menyatukan.
Ketua Pelaksana All Indonesian 2025 dari KUY Entertainment, Edo Wicaksono, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung.
“Kami sangat bersyukur turnamen ini bisa berjalan dengan baik. Semua kerja keras terbayar dengan suasana yang luar biasa. Semoga All Indonesian bisa selalu menjadi ruang yang aman, meriah, dan penuh persaudaraan,” kata Edo.
All Indonesian 2025 ditutup dengan senyum, pelukan antar pemain, dan tepuk tangan panjang dari penonton.
Lebih dari sekadar turnamen, momen ini menjadi pengingat bahwa olahraga mampu menyatukan bangsa menghadirkan harapan, optimisme, dan kekuatan untuk melangkah bersama ke depan.