- Balapan Formula 1 GP Britania Raya rencananya akan menggelar dua balapan di tahun ini.
- Balapan pertama dengan arah lintasan normal. Sedangkan balapan kedua dengan arah lintasan yang terbalik.
- Ide ini ternyata disambut dengan baik oleh pembalap Ferrari, Charles Leclerc.
SKOR.id - Pembalap muda Ferrari Charles Leclerc menilai wacana menggelar balapan (race) Formula 1 (F1) di sirkuit yang arahnya dibalik (reverse) akan menarik.
F1 belum memulai musim 2020 karena pandemi virus corona (Covid-19). Sudah ada 9 seri yang dibatalkan atau ditunda karena wabah tersebut.
Rencananya, jika tak ada halangan, F1 2020 akan dimulai pada akhir Juni mendatang. Musim bakal start di Eropa, dengan harapan F1 bisa digelar dengan 15-19 seri.
Muncul pula wacana bahwa balapan F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone kemungkinan berlangsung dua kali.
Race pertama akan berjalan dengan arah sirkuit normal, sementara untuk balapan kedua balapan digelar dengan arah sirkuit dibalik.
Hal tersebut dianggap sebagai ide yang menarik oleh Charles Leclerc. Ia mengaku sering melakukannya saat masih membalap di ajang karting.
"Saya telah melihat dan membalap dengan cara seperti itu. Balapan akan terlihat keren. Ini ide yang menarik," tutur pembalap asal Monako tersebut.
"Kami tentunya harus kembali mempelajari lintasan dari awal. Saya melakukan ini di saat masih karting, membalap dengan arah normal dan sebaliknya," tambahnya.
Manajemen Sirkuit Silverstone memang menawarkan cara ini, agar musim F1 2020 dapat terselenggara secara maksimal dan untuk meminimalkan biaya.
Lebih lanjut, Charles Leclerc berharap F1 musim 2020 bisa menggelar setidaknya 12 balapan. Sedangkan, target yang dipasang oleh manajemen F1 adalah 15-19 race.
"Kami akan memiliki banyak kejutan dan mungkin musim ini akan cukup menarik untuk disaksikan," ucap pembalap berusia 22 tahun itu.
"Kami mungkin akan mengambil risiko di atas lintasan, strategi yang riskan, salip-menyalip yang lebih berbahaya. Kita lihat apa itu akan bekerja dengan baik atau tidak," tambahnya.