Ini Tips Rahmad Darmawan untuk Pesepak Bola Muda dalam Menjaga Kualitas

2 Agustus 2020, 19:18 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Taufan Bara Mukti
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, memberi keterangan pers dalam sesi press conference, di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat, 28 Februari 2020. /Media Madura United

SKOR.id - Banyak penilaian bahwa kualitas pesepak bola muda Indonesia akan menghilang tajinya ketika memasuki jenjang senior.

Hal ini memang kerap terjadi pada pesepak bola muda Tanah Air. Ketika muncul sebagai superstar di timnas Indonesia usia muda namun pada akhirnya menghilang bak ditelan bumi.

Akan kondisi tersebut, pelatih senior Rahmad Darmawan mengaku banyak aspek yang kerap terjadi tanpa disadari dan sangat fatal untuk perkembangan pesepak bola muda Indonesia.

"Utamanya itu mengenai fisik dan mental. Nah, mental ini yang kebanyakan menjadi problem pesepak bola muda kita," ujar Rahmad Darmawan pada YouTube, Hanif & Rendy Show.

RD, sapaan akrabnya, mengaku banyak pesepak bola muda Indonesia yang terlihat cepat puas atas pencapaiannya.

"Mental itu banyak, salah satunya adalah terlalu cepat puas. Makanya saya sangat tidak setuju ketika ada tim kelompok umur menjadi juara, lalu diarak keliling seperti sudah juara Piala Dunia," ucapnya.

"Padahal langkah ini sangat fatal untuk transisi pemain muda, karena terlalu cepat disanjung oleh masyarakat luas," kata RD.

Pelatih Madura United itu menilai mental atau karakter pesepak bola muda biasanya masih terbilang mudah goyah atau lemah.

Bek dan pelatih Madura United, Fachruddin Aryanto dan Rahmad Darmawan (kiri ke kanan), dalam sesi jumpa pers menjelang laga Madura United vs Barito Putera, 28 Februari 2020.
Bek dan pelatih Madura United, Fachruddin Aryanto dan Rahmad Darmawan (kiri ke kanan), dalam sesi jumpa pers menjelang laga Madura United vs Barito Putera, 28 Februari 2020. Madura United

"Kebanyakan pemain muda kita belum bisa menempatkan sanjungan ini untuk lebih bersikap dewasa (tidak cepat puas). Pada akhirnya ketika tahap perjalanan ke level senior sulit untuk bersaing," katanya.

Pelatih asal Lampung itu menambahkan, perkembangan pesepak bola muda Indonesia juga tergantung bagaimana PSSI mengelola dan menjaga kualitas kompetisi untuk usia muda.

"Menurut saya saat ini kalau hanya mengandalkan Elite Pro Academy saja tidak cukup. Jam terbang para pemain masih sangat kurang untuk mereka meng-explore kualitasnya di lapangan," katanya.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Rahmad Darmawan Lainnya:

Ini Momen Terbaik Rahmad Darmawan Selama Menjadi Pelatih

Rahmad Darmawan: Dahulu Jadi Pelatih Timnas Indonesia Sangat Sulit

Ambisi Mulia Rahmad Darmawan yang Ingin Diwujudkan saat Pensiun

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Selasa, 28 Juli 2020

Gelandang Senior Madura United Ungkap Momen Terbaiknya di Liga 1

Gelandang Madura United, Slamet Nurcahyo, menceritakan momen terbaiknya saat mencetak dua gol dalam Liga 1 2019.

Nusantara

Selasa, 28 Juli 2020

Madura United Ultimatum PSSI untuk Gulirkan Elite Pro Academy

Manajemen Madura United berharap PSSI pertimbangkan untuk melaksnakan Elite Pro Academy 2020.

Liga 1

Minggu, 2 Agustus 2020

Satria Tama, Kiper Muda Madura United Menikah setelah Setahun Tunangan

Penjaga gawang muda Madura United Satria Tama akhirnya resmi melepas masa lajang, Minggu (2/8/2020).

Terbaru

Liga 1

Kamis, 6 Agustus 2020

Pemerintah Pusat dan Daerah Provinsi Bali Lakukan Inspeksi ke Stadion Kapten I Wayan Dipta

Markas Bali United, Stadion I Wayan Dipta kembali ditinjau guna persiapan Piala Dunia U-20 2021.

Liga 1

Kamis, 6 Agustus 2020

Ketua Viking Persib Club Sesalkan Keputusan Mario Gomez Mundur dari Kompetisi Liga 1

Lepas dari kontroversi yang dimunculkannya, Ketua Viking Persib Club (VPC) Herru Joko sesalkan Mario Gomez mundur dari Arema FC.

Liga 1

Kamis, 6 Agustus 2020

Badai Hantam Arema FC, Cedera Ligamen Paksa Kartika Ajie Absen Lama

Kiper Arema FC, Kurniawan Kartika Ajie diprediksi harus absen hingga sembilan bulan menyusul cedera lutut atau ligamen yang dialami saat menjalani sesi latihan

Liga 1

Kamis, 6 Agustus 2020

Pelatih PSIS Semarang Sudah Kirim Kode untuk Manajemen Soal Pemain Baru

Pelatih PSIS Semarang kirim kode untuk manajemen agar bisa menambah pemain baru untuk musim depan.

Liga 1

Kamis, 6 Agustus 2020

Mundurnya Mario Gomez dari Arema FC Mengulang Kisah Miroslav Janu

Mundurnya Mario Gomez dari Arema FC sama persis dengan kisah Miroslav Janu pada 2007.

Liga 1

Kamis, 6 Agustus 2020

Gelandang Persib, Omid Nazar, Dijadwalkan Mendarat di Bandung Hari Ini

Omid Nazari bakal menjadi penain asing pertama yang bergabung dengan rekan-rekannya setelah libur panjang.

Liga 1

Kamis, 6 Agustus 2020

Respons Pelatih Bali United Terkait Pengunduran Diri Anan Lestaluhu

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, merespons keputusan salah satu pemainnya, Anan Lestaluhu, yang mengundurkan diri karena ingin menjadi polisi.

Liga 1

Kamis, 6 Agustus 2020

Presiden Persik Kediri Beberkan Empat Kekhawatiran Klub Liga 1 2020

Abdul Hakim Bafagih ungkapkan keresahan yang dialami klub Liga 1 2020 terkait kebijakan PT LIB dan PSSI.

Liga 1

Kamis, 6 Agustus 2020

Borneo FC Telah Siapkan Program dan Tetapkan Jadwal Latihan Tim

Borneo FC telah menetapkan agenda persiapan jelang menghadapi lanjutan Liga 1 2020.

Liga 1

Kamis, 6 Agustus 2020

LA Mania Tunjukkan Rasa Cinta Persela lewat Film Setia Bersamamu

LA Mania mengungkapkan kecintaan mereka terhadap Persela Lamongan melalui sebuah film berjudul Setia Bersamamu.

Terpopuler

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X