15 Jul 2020
Chelsea
FT
1 - 0
Norwich City
Atalanta
FT
6 - 2
Brescia
Manchester City
FT
2 - 1
AFC Bournemouth
Newcastle United
FT
1 - 3
Tottenham Hotspur
16 Jul 2020
Burnley
Live  90
0 - 0
Wolverhampton Wanderers
AC Milan
Live  61
0 - 1
Parma Calcio 1913
Bologna
Live  66
0 - 1
SSC Napoli
Sampdoria
Live  68
2 - 0
Cagliari

Persela, Klub Tengahan Penghasil Pemain Muda dan Cermat Pilih Pilar Asing

1 Juli 2020, 12:00 WIB
Penulis: Furqon Al Fauzi
Editor: Estu Santoso
Suporter Persela Lamongan mendukung timnya bertanding melawan Persija di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada 2017. /Abdul Susila/Skor.id

  • Persela Lamongan sering mengorbitkan pemain muda dan yang kemudian dilirik banyak klub besar.
  • Tidak hanya pemain muda, Persela Lamongan juga piawai dalam investasi pilar asing.
  • Kebersamaan dan musyawarah salah satu cara Persela Lamongan dalam memilih pemain termasuk mengontrak pilar asing.

SKOR.id - Sejak berdiri pada 18 April 1967, belum ada prestasi yang membanggakan berupa trofi juara yang diukir Persela Lamongan.

Klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Lamongan ini tak ubahnya sebagai tim pelengkap pada setiap musim kompetisi.

Capaian terbaik terakhir tim berjulukan Laskar Joko Tingkir dalam satu dekade terakhir tercipta pada musim 2013/2014.

Kala itu, Persela sukses menembus babak delapan besar saat kompetisi masih bernama Indonesia Super League (ISL).

Sayang, langkah mereka terhenti lantaran kalah bersaing dengan Persipura Jayapura, Arema, dan Semen Padang.

Meski masih kering prestasi, Persela Lamongan merupakan klub yang dianggap memiliki keunikan tersendiri.

Sadar tak memiliki nama besar dan sokongan finansial yang memadai, tetapi mereka mampu survive pada level tertinggi Liga Indonesia setidaknya dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

Filosofi kekeluargaan menjadi kekuatan Persela tahan banting menghadapi persaingan.  Kendati tak kuat secara finansial, Persela selalu punya jurus jitu untuk bertahan.

Bahkan tak perlu diragukan lagi, Persela dicap sebagai tim yang kerap mengorbitkan pemain baru berkualitas. Itu tak hanya berlaku untuk pemain muda lokal, tetapi juga pilar asing pendatang baru.

Bahkan, Persela pernah melahirkan generasi emas pemain muda potensial yang kemudian saat ini menyebar di sejumlah klub besar.

Mereka adalah clash of 2010-2011 yang berhasil membawa Persela Lamongan U-21 menjuarai ISL U-21 kala itu.

Dendy Sulistyawan, striker Bhayangkara FC, merayakan gol ke gawang lawan dalam ajang Piala Gubernur Jatim 2020.
Dendy Sulistyawan, striker Bhayangkara FC, merayakan gol ke gawang lawan dalam ajang Piala Gubernur Jatim 2020. Media Bhayangkara FC

Nama-nama pemain itu antara laiun: Saddil Ramdani, Dendy Sulistiawan (keduanya kini membela Bhayangkara FC), Fahmi Al Ayyubi (Bali United), dan Fandi Eko Utomo (PSIS Semarang)

Lalu yang masih setia bersama Persela Lamongan ada Ahmad Birrul Walidain serta Eky Taufik. Mereka bagian dari skuad muda Persela saat itu.

Fandi Eko bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik pada kompetisi usia muda kala itu.

Dalam dua tahun terakhir, Persela juga mengorbitkan pemain muda masa depan untuk timnas Indonesia kelompok usia atas nama Hambali Tholib dan Arif Satria.

Dua nama ini mulai musim 2020 diboyong oleh klub elite Liga 1, Persebaya Surabaya.

"Kalau melihat Persela itu adalah klub kecil. Tim yang dikenal pemainnya tidak ada yang bintang," kata asisten pelatih Persela Didik Ludiyanto.

"Namun setidaknya, Persela banyak mencetak pemain muda yang saat ini bisa memperkuat tim besar," ujarnya.

Winger Bali United, Fahmi Al Ayyubi, beraksi dalam sebuah pertandingan kandang Bali United dalam Liga 1 2020 pada Maret 2020.
Winger Bali United, Fahmi Al Ayyubi, beraksi dalam sebuah pertandingan kandang Bali United dalam Liga 1 2020 pada Maret 2020. Bali United

Didik bisa mengatakan hal seperti ini karena dia sudah berada bersama Persela sejak bekerja untuk tim junior sebagai asisten pelatih pada 2008.

Sebab itu, lelaki dengan sapaan Pacul ini tahu bagaimana Persela sangat fokus pada pengembangan pemain muda.

Tidak hanya sebagai "pabrik" pemain muda potensial, Persela juga dikenal sebagai tim yang piawai dalam berinvestasi pilar asing.

Dalam satu dekade terakhir, tidak sedikit pemain asing pendatang baru di Indonesia yang sukses bersinar bersama Persela Lamongan.

Bahkan baru satu musim tampil bersama Persela, pemain asing tersebut kerap jadi rebutan klub-klub besar pada musim berikutnya.

Persela jarang melakukan salah langkah dalam merekrut pemain asing. Mereka sukses mengontrak pemain asing dengan nilai kontrak yang tidak wah tapi berperan penting untuk tim.

Bek Persib, Fabiano Beltrame, menghadiri kegiatan jumpa pers sebelum pertandingan Persib menjelang Liga 1 2020 pada Februari 2020.
Bek Persib, Fabiano Beltrame, menghadiri kegiatan jumpa pers sebelum pertandingan Persib menjelang Liga 1 2020 pada Februari 2020. Dani Wihara/Skor.id

Itu mulai dari era-Oscar Aravena, Fabiano Da Rosa Beltrame, Marcio Souza, Gustavo Lopez, Diego Assis, hingga musim 2019, saat Persela dihuni barisan pemain asing berkualitas.

Mereka punya Loris Arnaud, yang memiliki bekal pernah bermain untuk Paris Saint-Germain pada Liga 1 2018.

Lalu ada Alex Goncalves, penyerang asal Brasil, yang bersaing dalam perburuan gelar top skor Liga 1 2019.

Masih pada musim 2019, ada pula Kei Hirose yang diam-diam diamati oleh klub terkenal Liga Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT).

Gelandang asing asal Jepang itu pun berlabuh bersama JDT pada awal musim 2020 walau dimainkan untuk JDT II.

Sementara itu, Rafinha jadi satu-satunya pemain asing Persela yang memutuskan bertahan bersama skuad Laskar Joko Tingkir pada musim 2020.

Didik menceritakan, kebiasaan Persela mendapatkan pemain asing berkualitas tak lepas dari kerja sama yang baik antara manajemen dan pelatih.

Persib saat menjamu Persela. Partai ini menjadi partai pembuka Persib di Liga 1 2020 sebelum pandemic Covid 19
Persib saat menjamu Persela. Partai ini menjadi partai pembuka Persib di Liga 1 2020 sebelum pandemic Covid 19 (Arief NK/Skor.id)

"Persela itu secara umum selalu mementingkan kepentingan bersama," kata Didik Ludiyanto.

"Artinya semua harus dilakukan duduk bersama dengan musyawarah. Ini bagusnya manajemen Persela, soal teknis tim mereka tidak ikut campur. Ini yang saya tahu." 

Dijelaskan Didik, siapapun pelatih Persela diberikan kebebasan dalam memilih pemain yang mau dipakai.

Ketika ingin mendatangkan pilar anyar, pelatih diminta untuk menjelaskan secara rinci soal pemain tersebut kepada manajemen Persela.

"Manajemen juga merekomendasikan pemain A misalnya, tetapi pengambil keputusannya tetap head coach. Yang pasti, semua tetap duduk bersama musyawarah rembukan, enaknya di situ," kata Didik.

"Soal pemain dibahas bersama, dilihat bersama, layaknya keluarga sedang kumpul.
Manajemen rekomendasi pemain ke pelatih dan pelatih jeli dalam hal menilai kualitas pemain bersangkutan."

Nilmaizar pelatih Persela
Nilmaizar pelatih Persela Ady Sesotya/Skor.id

"Sama sama jadinya, bagus bagi manajemen dalam merekomendasikan pemain, maka bagus juga pelatih dalam mengambil keputusan," tutur DIdik.

Menurut Didik, jika manajemen menilai bagus, tetapi pelatih mengambil keputusannya tidak bagus hasilnya juga pasti tak bagus.

"Itu yang saya tahu soal pemilihan pemain untuk Persela, baik lokal maupun asing," Didik memungkasi.

Berita Persela Lamongan Lainnya:

Persela Lamongan Siap Tempur, Walau Masih Dalam Posisi Menunggu

Liga 1 Lanjut, Manajemen dan Tim Pelatih Persela Satu Suara

Mantan Gelandang Persela Lamongan Kini Melatih Inter Milan

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Sabtu, 7 Maret 2020

Liga 1 2020, Man of the Match Persela Lamongan vs PSIS Semarang: Rafinha

Meski takluk, penyerang Persela, Rfinha, tampil ciamik saat menjamu PSIS Semarang.

Liga 1

Sabtu, 7 Maret 2020

Skor Indeks Liga 1 2020: Rating Pemain Persela Lamongan vs PSIS Semarang

Persela Lamongan takluk dengan skor 2-3 dari PSIS Semarang, namun Rafinha tampil impresif.

Liga 1

Minggu, 8 Maret 2020

Pelatih PSIS Semarang Puas Bisa Kalahkan Persela Lamongan

Dragan Djukanovic, senang anak asuhnya raih poin penuh di kandang Persela Lamongan.

Liga 1

Kamis, 12 Maret 2020

Nilmaizar Pede walau Persela Lamongan Murni Andalkan Bek Lokal

Pos bek tengah Persela kini murni dihuni pemain lokal, setelah mencoret Jasmin Mecinovic dari skuad.

Terbaru

Liga 1

Rabu, 15 Juli 2020

Rahmad Darmawan Mengaku Dirayu Tiga Partai Politik Besar

Selain sebagai pelatih Madura United, Rahmad Darmawan saat ini juga sudah resmi menjadi politisi Partai Demokrat.

Liga 1

Rabu, 15 Juli 2020

Madura United Tetap Ingin Berlaga di Pulau Madura

Dalam lanjutan Liga 1 tahun 2020 ini Madura United tetap ingin berlaga di kandang sendiri

Liga 1

Rabu, 15 Juli 2020

Bek Persija, Ryuji Utomo Berlatih di Daerah Pegunungan

Bek Persija Jakarta, Ryuji Utomo, punya cara khusus untuk mempersiapkan diri jelang dilanjutnya Liga 1 2020.

Liga 1

Rabu, 15 Juli 2020

Persipura Minta Jaminan ke PSSI Gugus Tugas Covid-19 Beri Izin

Manajemen Persipura berharap PSSI dan PT LIB mendapatkan izin dari pemerintah dan Gugus Tugas Covid-19 Nasional.

Liga 1

Rabu, 15 Juli 2020

Striker Persipura, Marinus Wanewar, Siap Tampil dalam Liga 1 2020

Striker Persipura, Marinus Wanewar, manfaatkan jeda Liga 1 2020 untuk memulihkan cederanya.

Liga 1

Rabu, 15 Juli 2020

Kisah Nomor Punggung Otavio Dutra, dari Tidak Sengaja hingga Juara

Bek naturalisasi Persija, Otavio Dutra, bicara alasan memilih nomor punggung yang ia kenakan selama di Indonesia.

Liga 1

Rabu, 15 Juli 2020

Aji Santoso Pastikan Persebaya Tetap Siap Melanjutankan Liga 1 2020

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, mengaku sudah berkomunikasi jika memang Persebaya mengikuti lanjutan Liga 1 2020.

Liga 1

Rabu, 15 Juli 2020

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, Prioritaskan Program Peningkatan Motivasi Pemain

Pelatih berkebangsaan Belanda itu menyebut, membangun kembali motivasi pemain merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan performa apik Persib di kompetisi.

Liga 1

Rabu, 15 Juli 2020

Jadi Tim Musafir, Ini Kriteria Kandang Baru yang Diinginkan PSM Makassar

Manajemen PSM Makassar merespons keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) soal markas tim dalam lanjutan Liga 1 2020.

Liga 1

Rabu, 15 Juli 2020

Manajemen Persib Jadwalkan Konsolidasi Usai Meeting dengan PSSI

Setelah bertemu dengan PSSI, manajemen dan pelatih Persib Bandung akan menggelar konsolidasi.

Terpopuler

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X