5 Apr 2020
Juventus
01:45 WIB
0 - 0
Torino
Sassuolo
17:30 WIB
0 - 0
Lecce
Brescia
20:00 WIB
0 - 0
Hellas Verona
Parma Calcio 1913
20:00 WIB
0 - 0
Fiorentina
5 Apr 2020
Sampdoria
20:00 WIB
0 - 0
SPAL 2013
West Ham United
20:00 WIB
0 - 0
Chelsea
Eintracht Frankfurt
20:30 WIB
0 - 0
Freiburg
Real Sociedad
22:00 WIB
0 - 0
Real Madrid

Alfonso De La Cruz, Dibenci Fan PSS Sleman dan Coba Disingkirkan

28 Februari 2020, 12:50 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Abdul Susila
Bek PSS Sleman, Alfonso de La Cruz (kanan) bercanda engan rekannya dalam sesi Latihan PSS di Lapangan Aldiron, Jakarta pada 28 Januari 2020. /Jessica Margaretha/Skor.id

  • Bek PSS Sleman, Alfonso de la Cruz, absen latihan sejak Selasa (25/2/2020).
  • Alfonso de La Cruz dikabarkan sedang mengurus KITAS dan Visa kerja.
  • Manajer PSS sebut Alfonso de La Cruz belum tentu berseragam Elang Jawa.

SKOR.id - Pemain impor PSS Sleman, Alfonso de la Cruz, tidak tampak batang hidungnya dalam latihan tim sejak Selasa (25/2/2020).

Dalam latihan PSS Sleman yang dipimpin asisten pelatih Danilo Fernando, setelah Eduardo Perez Moran mundur, hanya ada 25 pemain yang ikuti latihan.

Ini sangat mengejutkan, sebab Elang Jawa, julukan PSS Sleman, sedang berlatih intensif untuk persiapan laga perdana Liga 1 2020, menghadapi PSM Makassar.

Pertandingan pertama PSS ini akan berlangsung di markas PSM, Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar pada Minggu (1/2/2020).

Adapun skuad PSS akan terbang ke Makassar pada Jumat (28/2/2020). Tak tampak pula batang hidung Alfonso dalam rombongan tersebut. 

Baca Juga: PSS Sleman Tantang PSM Makassar dengan 20 Pemain

"Alfonso (De La Cruz) sudah dari hari Selasa tidak ikut latihan," ujar Danilo. Meski begitu, asisten pelatih asal Brasil itu sebut persiapan tim tak terkendala.

Danilo yakin, bek asal Spanyol berusia 33 tahun itu akan segera bergabung dengan tim. Bahkan, tak menutup kemungkinan menyusul ke Makassar. 

Mochamad Eksan, Plt. Manajer PSS Sleman, sebut Alfonso de la Cruz, sedang pergi ke Singapura untuk mengurus KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) dan Visa kerja.

2 dari 3 halaman

Namun, Eksan tak bisa menjamin apakah pemain yang dibenci fan PSS Sleman itu bakal kembali perkuat PSS atau justru berlabuh ke klub lain.

Baca Juga: PSS Sleman Pilih Dejan Antonic untuk Gantikan Eduardo Perez

"Alfonso pergi ke Singapura mengurus KITAS. Tapi, kembali lagi ke sini atau tidak, saya tidak tahu," Mochamad Eksan menuturkan.

Alfonso menjadi public enemy atau musuh bersama fan PSS karena aksi-aksinya tidak klinis dalam pertandingan. Musim lalu contohnya, ia hanya tampil 18 kali. 

Pada akhir musim, pelatih PSS saat itu, Seto Nurdiyantoro, tak rekomendasikan Alfonso untuk dikontrak kembali. Namun, manajemen PSS malah lakukan hal kebalikan.

Keputusan itu menuai kritik dari fan. Situasi diperparah dengan tak diperpanjangnya kontrak Seto, sedangkan Alfonso malah diperpanjang. 

Baca Juga: Liga 1 2020 Main Malam: Suporter Paling Dirugikan

Ini seperti gerakan perlawan antifan dari manajemen PSS. Itu mengapa fan PSS berharap sang pemain segera angkat kaki dari skuad tim.

Terbaru, dalam dua laga uji melawan Persipura dan Persib, Alfonso juga melakukan sejumlah blunder yang sangat merugikan tim.

Tag
Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Sabtu, 1 Februari 2020

2 Eks Pilar PSS Sleman Istimewa, Madura United Menang

Madura United memenangi laga pemanasan mereka terbaru dan gol skuad Laskar Sapeh Kerrab dicetak eks pemain PSS Sleman.

Liga 1

Rabu, 5 Februari 2020

Bek Asing PSS Sleman Anggap PSM Tim Masa Lalu

PSS Sleman akan mengawali perjuangan Liga 1 2020 dengan menghadapi PSM Makassar.

Liga 1

Jumat, 21 Februari 2020

3 Fokus Utama PSS Sleman pada Uji Coba Kontra Persipura Jayapura

Pelatih PSS Sleman sebut tiga aspek utama yang menjadi perhatian saat berjumpa Persipura Jayapura dalam laga uji coba, Sabtu (22/2/2020).

Terbaru

Liga 1

Minggu, 5 April 2020

Jaga Kebugaran, Bek Muda PSIS Tiru AKtivitas Atlet Luar Negeri

Pemain bertahan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16, Alfeandra Dewangga mengungkapkan bahwa kebugaran tubuh dan kesehatan itu hal utama yang harus dijaga bagi seorang atlet sepak bola.

Liga 1

Minggu, 5 April 2020

Robert Alberts Nilai Pemain Persib Jalani WFH dengan Baik

Para pemain diwajibkan melakukan latihan mandiri di kediamannya masing-masing, dampak dari penangguhan Liga 1 2020 akibat pandemi virus corona.

Liga 1

Minggu, 5 April 2020

PSSI Rancang Formula Pemotongan Gaji Pelatin dan Asissten Pelatih Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa PSSI sedang menyusun formula dalam menyesuaikan gaji pelatih dan asisten pelatih Tim Nasional (timnas) Indonesia.

Liga 1

Minggu, 5 April 2020

Bima Sakti Jaga Pasukan Garuda Muda dari Virus Corona

Pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 harus tertunda akibat pandemik virus corona.

Liga 1

Minggu, 5 April 2020

Bintang Persebaya Makan Konate Gagal Mudik karena Keputusan Presiden Mali

Makan Konate harus menunda kepulangannya setelah Presiden Mali menetapkan status lockdown sejak 26 Maret 2020.

Liga 1

Minggu, 5 April 2020

Soal Gaji, Bhayangkara FC Akan Bicara ke Pemain Via WhatsApp

Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC Kombes Pol Sumardji, mengatakan pihaknya akan segera melakukan komunikasi jarak jauh dengan sejumlah elemen tim.

Liga 1

Minggu, 5 April 2020

PSS Sleman Gaji Pemain Penuh sampai Maret, Ini Kebijakan Mulai April 2020

Manajemen PSS Sleman memutuskan untuk memotong gaji pemainnya sebesar 75 persen selama kompetisi diliburkan.

Liga 1

Minggu, 5 April 2020

Selama Aktivitas Latihan Tim Libur, Gelandang Borneo FC Bisa Ikuti Kuliah

Sultan Samma memiliki banyak kegiatan selama di rumah, salah satunya adalah melakukan perkuliahan secara online.

Liga 1

Minggu, 5 April 2020

Tanggapan CEO PSIS Perihal Keinginan Bruno Silva Jadi WNI

Penyerang asing PSIS Semarang disebut ingin jadi WNI, namun harapannya tersebut dipastikan tidak akan mudah tercapai.

Liga 1

Minggu, 5 April 2020

Kapten Persib dan Segudang Memori Pahit Seputar Terhentinya Kompetisi

Terhentinya Liga 1 2020 akibat wabah virus corona memaksa Supardi Nasir kembali meraskan 'de javu' tahun 2015.
X