5 Pemakai Nomor 7 Terbaik dan Terburuk di Manchester United

Bagaskara Setyana AP

Editor:

  • Nomor punggung 7 menjadi nomor keramat di Manchester United.
  • Beberapa kali nomor punggung 7 dipakai oleh pemain terbaik Manchester United.
  • Tak jarang pula para pemakai nomor punggung tujuh gagal meraih kesuksesan.

SKOR.id - Berikut ini adalah deretan para pemakai nomor punggung tujuh terbaik dan terburuk di Manchester United.

Nomor punggung tujuh menjadi nomor yang keramat di Manchester United.

Beberapa kali nomor punggung 7 dipakai oleh pemain terbaik Manchester United.

Namun, tak jarang pula para pemakai nomor punggung tujuh gagal meraih kesuksesan.

Berikut Skor.id merangkum dari Manchester Evening News soal 5 pemakai terbaik dan terburuk nomor 7 di Manchester United: 

1. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo bisa dibilang menjadi pemakai nomor punggung 7 terbaik di Manchester United.

Pada awalnya, Ronaldo sempat diragukan memakai nomor punggung itu karena sebelumnya dipakai oleh pemain sekelas David Beckham.

Namun, dari musim ke musim, Ronaldo mampu membuktikan bahwa ia layak memakai nomor 7.

Pada kesempatan pertamanya di Manchester United, Ronaldo berhasil menyumbang tiga trofi Liga Inggris, satu Piala FA, dan satu Liga Champions.

Pada musim 2021-2022, Ronaldo mengenakan nomor punggung 7 lagi setelah kembali ke Manchester United.

2. Eric Cantona

Eric Cantona menjadi salah satu rekrutan ajaib dari Sir Alex Ferguson.

Meskipun seringkali bertindak arogan, hingga kini dia menjadi salah satu legenda dari Manchester United.

Hal tersebut tak lepas dari performanya di lini depan Setan Merah.

Sayangnya, kerja sama antara Cantona dengan Manchester United hanya bertahan selama lima musim.

Cantona menyumbang dua liga dan dua piala liga selama berkostum Manchester United. 

3. David Beckham

Salah satu pemain paling ikonik ketika memakai nomor punggung 7 di Manchester United siapa lagi kalau bukan sosok David Beckham.

David Beckham mungkin bisa dibilang menjadi salah satu pemain yang populer sepanjang masa.

Penampilan-penampilannya di dalam dan di luar lapangan membuatnya menjadi pesepak bola yang sangat dikagumi banyak fans.

Beckham merupakan salah satu eksekutor bola mati paling mematikan yang pernah ada di sejarah sepak bola.

Kemampuan bola matinya seringkali membantu para striker untuk menambahkan jumlah gol.

Bersama Manchester United, Beckham berhasil menyumbangkan treble winners.

4. George Best 

George Best beberapa kali berganti nomor, mulai dari nomor 9, 10, sampai nomor 7.

Selama 141 pertandingan, ia memakai nomor punggung 7. Termasuk ketika Manchester United memenangi European Cup (sekarang Liga Champions) pada musim 1967-1968.

Menurut berbagai pihak, tren apik nomor 7 di Manchester United dimulai sejak era George Best.

5. Edinson Cavani 

Cavani mungkin bisa disebut sedikit berhasil mengembalikan tuah nomor tujuh di Manchester United.

Sebab, pada pendahulu Cavani, justru gagal memenuhi ekspektasi ketika memakai nomor 7.

Cavani berhasil menjadi pemain yang dibutuhkan Manchester United ketika sedang mengalami kebuntuan.

Beberapa kali, pemain asal Uruguay itu mencetak gol penting bagi Manchester United.

Salah satunya ketika semifinal Liga Europa melawan AS Roma.

6. Michael Owen 

Era kutukan pemakai nomor punggung 7 dimulai sejak Cristiano Ronaldo pergi.

Michael Owen menjadi salah satu rekrutan kejutan Manchester United.

Sebab, nama Michael Owen dibesarkan oleh sang rival bebuyutan, Liverpool.

Owen didatangkan Manchester United dari Newcastle pada musim 2009-2010.

Ia langsung mengenakan nomor punggung 7 yang ditinggalkan oleh Ronaldo.

Sayangnya, penampilan Owen tak sebaik ketika ia berkostum Liverpool.

Posisinya masih kalah dari duet Rooney dan Berbatov.

7. Antonio Valencia

Antonio Valencia datang ke Manchester United dengan beban yang cukup berat.

Posisinya sebagai sayap kanan membuatnya digadang-gadang menjadi pengganti Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Real Madrid.

Pada awal kedatangannya ke Manchester United, Valencia sempat memakai nomor punggung 25.

Ia kemudian mencoba peruntungan dengan memakai nomor 7 pada musim 2012-2013.

Sayangnya, ia gagal memenuhi ekspektasi publik.

Karena tak mampu memegang beban nomor tujuh, Valencia akhirnya kembali memakai nomor 25. 

 

8. Angel Di Maria

Angel Di Maria menjadi rekrutan besar pertama Manchester United selepas ditinggal oleh Sir Alex Ferguson.

Di Maria memakai nomor punggung 7 yang sebelumnya dipakai oleh Antonio Valencia.

Sayangnya, Di Maria gagal menunjukkan penampilan terbaiknya seperti ketika ia masih berkostum Real Madrid.

Di Maria kemudian hengkang ke PSG karena ia gagal memenuhi ekspektasi di Manchester United.

Bahkan, beberapa kali Di Maria mengisyaratkan bahwa kariernya di Manchester United adalah pengalaman terburuknya.

Baru-baru ini pemain timnas Argentina itu bahkan mengaku terpaksa memakai nomor 7 di Manchester United.

9. Memphis Depay

Memphis Depay menjadi salah satu rekrutan besar yang mengemban tugas besar dengan memakai nomor 7.

Selama dua musim berkostum Manchester United, Depay gagal memberikan dampak besar.

Depay pun akhirnya dilego Manchester United ke Olympique Lyon.

10. Alexis Sanchez 

Alexis Sanchez melanjutkan tren buruk pemakai nomor punggung 7 di Manchester United.

Sanchez didatangkan Manchester United dari Arsenal. Ketika itu ia ditukar dengan Henrikh Mkhitaryan oleh manchester United.

Sayangnya, Sanchez gagal menunjukkan performa terbaiknya.

Mantan pemain Barcelona itu lebih sering berkutat dengan cedera dan akhirnya dilepas ke Inter Milan.

Berita Manchester United lainnya: 

Soal Penembak Penalti di Manchester United, Cristiano Ronaldo di Urutan Pertama

Cristiano Ronaldo Jr dan Putra Wayne Rooney Bakal Jadi Duet Maut Manchester United

Source: Manchester Evening News

RELATED STORIES

Diresmikan Manchester United, Cristiano Ronaldo Kini Telah Tiba di Inggris

Diresmikan Manchester United, Cristiano Ronaldo Kini Telah Tiba di Inggris

Megabintang Cristiano Ronaldo dikabarkan telah tiba di Inggris menyusul kepindahannya ke Manchester United.

Paul Merson: Manchester United Hanya Akan Jualan Jersey bersama Cristiano Ronaldo

Paul Merson menyebut Manchester United hanya akan mendapat hasil dari penjualan jersey Cristiano Ronaldo.

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

Mauricio Souza sebagai pelatih kepala Persija Jakarta, Juni 2025. (Foto: Taufani Rahmanda/Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

Liga 1

Penilaian Pelatih Persija soal Perbedaan Main di SUGBK dan JIS, Pemain Diminta Pergi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menilai dua kandang di Jakarta dan agenda saat libur Super League 2025-2026.

Taufani Rahmanda | 29 Nov, 02:50

Identitas baru dari kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia atau Liga 1 di musim ini, Super League 2025-2026. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Liga 1

Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil, Klasemen dan Profil Klub Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Super League 2025-2026 yang terus diperbarui seiring bergulirnya kompetisi, plus profil tim peserta.

Taufani Rahmanda | 29 Nov, 01:09

Kompetisi usia muda Elite Pro Academy atau EPA kasta tertinggi untuk usia 20 musim baru, EPA Super League U-20 2025-2026. (Deni Sulaeman/Skor.id)

National

EPA Super League U-20 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Jadwal, hasil, dan klasemen EPA Super League U-20 2025-2026 yang terus diperbarui seiring bergulirnya kompetisi.

Taufani Rahmanda | 29 Nov, 01:07

Kompetisi sepak bola kasta kedua di Indonesia atau identitas baru dari Liga 2 musim terbaru, Championship 2025-2026. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Liga 2

Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Liga 2 atau Championship 2025-2026 yang terus diperbarui seiring bergulirnya kompetisi.

Taufani Rahmanda | 29 Nov, 01:06

Kompetisi usia muda Elite Pro Academy atau EPA kasta tertinggi untuk usia 18 musim baru, EPA Super League U-18 2025-2026. (Deni Sulaeman/Skor.id)

National

EPA Super League U-18 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Jadwal, hasil, dan klasemen EPA Super League U-18 2025-2026 yang terus diperbarui seiring bergulirnya kompetisi.

Taufani Rahmanda | 29 Nov, 01:06

Kompetisi futsal kasta tertinggi di Indonesia, Pro Futsal League 2025-2026. (Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

Futsal

Pro Futsal League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Pro Futsal League 2025-2026 yang terus diperbaharui seiring berjalannya kompetisi.

Taufani Rahmanda | 29 Nov, 01:06

Kompetisi usia muda Elite Pro Academy atau EPA kasta tertinggi untuk usia 16 musim baru, EPA Super League U-16 2025-2026. (Deni Sulaeman/Skor.id)

National

EPA Super League U-16 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Jadwal, hasil, dan klasemen EPA Super League U-16 2025-2026 yang terus diperbarui seiring bergulirnya kompetisi.

Taufani Rahmanda | 29 Nov, 01:06

Ilustrasi olahraga lari atau running. (Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

All Culture

5 Rekomendasi Tumbler Sporty yang Cocok Dibawa Olahraga

Untuk menemani Skorer berolahraga, berikut ini rekomendasi Tumbler sporty yang bisa dipilih.

Thoriq Az Zuhri | 28 Nov, 23:35

Massimiliano Allegri, kembali menangani AC Milan. (Yusuf/Skor.id).

Liga Italia

AC Milan vs Lazio, 22 Tahun Sejak Duel Sarri vs Allegri di Serie C

Sudah 22 tahun berlalu sejak duel Maurizio Sarri vs Massimiliano Allegri terjadi di Serie C, kini keduanya bertemu lagi dalam laga AC Milan vs Lazio.

Thoriq Az Zuhri | 28 Nov, 22:55

Barcelona menjalani laga melawan PSG di Liga Champions. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id).

La Liga

Misi (Hampir) Mustahil Alaves di Kandang Barcelona

Melawat ke kandang Barcelona di Camp Nou akhir pekan ini dalam laga La Liga, Alaves punya misi yang hampir mustahil.

Thoriq Az Zuhri | 28 Nov, 22:35

Load More Articles