Anomali, Penalti Liga Italia Meningkat Drastis karena Handball

24 Juli 2020, 14:25 WIB
Penulis: Xaveria Yunita
Editor: Xaveria Yunita
Kompetisi papan atas Liga Italia, Serie A. /(Grafis Yusuf/Skor.id)

  • Jumlah penalti di Liga Italia musim ini meningkat pesat menjadi 170 dalam 35 pekan.
  • Ini merupakan rekor baru dalam gelaran kompetisi elite Italia tersebut.
  • Penyebabnya adalah penerapan VAR dan intepretasi berbeda terkait handball.

SKOR.id - Anomali diperlihatkan kompetisi kasta teratas Liga Italia musim ini. Wasit sangat rajin memberikan penalti sehingga jumlahnya melonjak dibandingkan tahun lalu.

Fenomena ini bertolak belakang dibandingkan dengan tiga turnamen top di Eropa, seperti Liga Jerman, Liga Inggris dan Liga Prancis. Di Liga Spanyol juga terlihat grafik penalti menuju atas hanya saja tidak sedrastis di Italia.

Penerapan Video Assistance Referee (VAR) ditambah dengan biasnya aturan handball dituding sebagai penyebab kenaikan penalti di Liga Italia menjadi 170 dari 35 pekan musim 2019-2020. Ini artinya setiap pekan rata-rata penalti yang dihadiahkan wasit 4,8.

Rekor sepanjang gelaran Liga Italia itu kemungkinan besar akan makin tajam karena Liga Italia menyisakan tiga pekan lagi.

Selama empat musim sebelumnya, terjadi fluktuasi hanya saja ada di kisaran 120-140. Pada musim 2015-2016, penalti yang diberikan wasit mencapai 121, setahun berikutnya terjadi kenaikan ke posisi 137.

Jumlah tersebut mengalami penurunan selama dua musim, yakni 126 (2017-2018) dan 122 (2018-2019).

Sementara itu, dalam dua musim terakhir, pelanggaran yang berbuah penalti di Liga Jerman, Liga Prancis dan Liga Inggris berangsur berkurang.

Menurut Transfermarkt, penalti di Liga Inggris musim ini sebanyak 87. Musim lalu, angkanya menyentuh 99. Di Liga Jerman yang sudah rampung lebih dulu, tercatat ada 68 penalti, lebih sedikit 23 dibanding periode sebelumnya.

Liga Prancis yang disetop mendadak akibat pandemi Covid-19, membukukan 87 penalti atau surut 45 persen daripada musim 2018-2019. Sebaliknya, Liga Spanyol memperlihatkan kenaikan dari 121 ke 148 musim ini.

Tak konsistennya wasit dalam menilai setiap pelanggaran, terutama dalam kasus handball, memantik polemik. Hampir 40 persen dari total penalti dari kasus sentuhan tangan, sebelum diterapkan VAR rasionya hanya 18 persen.

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, dan juru taktik Napoli, Gennaro Gattuso, melontarkan protes keras akibat penalti akibat handball.

Gasperini mempermasalahkan dua gol Juventus yang berasal dari hukuman untuk sentuhan tangan Martin De Roon dan Luis Muriel. Skor 2-2 dari laga itu, membuat Atalanta makin jauh dari podium juara Liga Italia.

“Hanya di Italia, jika bola mengenai tangan secara tidak sengaja maka lawan diberi penalti. Aturan sama untuk semuanya, tapi intepretasinya jelas berbeda,” kata juru taktik bertangan dingin tersebut.

Gattuso mengeluhkan regulasi pelanggaran dengan tangan yang tidak jelas. Tak mungkin pesepak bola bergerak dengan tangan ‘dibelenggu’ di punggung.

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, mengeksekusi penalti dalam laga lawan Atalanta, di Allianz Stadium,  Sabtu 11 Juli 2020.
Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, mengeksekusi penalti dalam laga lawan Atalanta, di Allianz Stadium, Sabtu 11 Juli 2020. (Twitter/Juventus)

“Ketika main sepak bola, tangan sangat penting. Saya tidak bisa memikirkan seorang pesepak bola harus bermain dengan tangan di punggung, itu sebuah hambatan. Musim ini, penyebab terbesar penalti adalah handball, aturan ini harus ditinjau ulang,” ujarnya.

“Siapa pun yang pernah bermain sepak bola tahu tidak bisa meletakkan tangan di sana. Hal ini dibahas 2-3 kali setahun dan terjadi selama dua tahun terakhir, tapi tak ada perubahan.”

Ketika bola mengenai bahu, wasit tidak akan mengintervensi. Beda cerita kalau bola menyentuh siku ke bawah.

Seandainya penyerang tak sengaja menyentuh bola dengan tangan, maka akan dihukum penalti kalau ia langsung mencetak gol atau penyerang atau timnya dalam posisi unggul (misal ada waktu sedikit dari sentuhan tangan).

Aturan IFAB (Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional) menetapkan aturan lebih detail terkait handball.

Penalti diberikan dalam kasus ketika tangan atau lengan dalam posisi tidak wajar dan meningkatkan volume yang ditempati tubuh, ketinggian lengan di atas bahu, dan saat pesepak bola jatuh, lengan/tangannya melebar secara menyamping atau vertikal menjauh dari tubuh.           

Tidak ada penalti saat bola menyentuh lengan atau tangan, datang dari kepala, badan, kaki pemain itu sendiri atau pemain lain yang berdiri sangat dekat. Tangan atau lengan dekat dengan tubuh dan dalam kondisi alami.

Pesepak bola jatuh ke tanah dan tangan atau lengan berada di antara tubuh dan tanah untuk menyangga tubuh, tapi tidak memanjangkan tangan.

Kerumitan tersebut membuat wasit kebingungan menganalisis gestur sentuhan bola dengan tangan. Mereka mesti melihat gerakan tangan atau lengan ke arah bola, jarak pemain dengan bola yang datang tak terduga serta posisi tangan.

Sementara itu, mantan wasit internasional dari Italia, Graziano Cesari, berkomentar, “Katanya imbas dari perubahan aturan agar kompetisi lebih seru, tapi secara pribadi, saya menentangnya. Direktur pertandingan dilemahkan karena kemampuannya mengintepretasikan dibatalkan.”

“Sekarang tendang saja ke lengan bek yang ada di area lawan, langsung jadi penalti. Itu aturan yang gila. Pelatih dan pemain menolak regulasi ini, meski mereka terlambat tahu. Mungkin musim depan aturan ini direvisi. Kalau tidak, ini bukan lagi sepak bola melainkan PlayStation…”.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Italia Lainnya:

Catatan Penalti Cristiano Ronaldo: Antara Kemampuan atau ''Keberuntungan''

Juventus Dapat Dua Penalti, Pelatih Atalanta Geram 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga Inggris

Kamis, 16 April 2020

3 Eksekutor Penalti Terburuk Liverpool Sepanjang Masa

Sepanjang sejarah Liverpool, ada beberapa pemain yang tercatat sangat buruk saat menjadi eksekutor penalti.

Liga Spanyol

Senin, 13 Juli 2020

Andai Jadi Eksekutor Utama Penalti, Karim Benzema Pimpin Top Skor Liga Spanyol

Karim Benzema bisa menduduki daftar top skor jika mengeksekusi seluruh penalti yang diberikan Real Madrid.

Liga Spanyol

Kamis, 16 Juli 2020

Liga Spanyol Catat Rekor Penalti, Real Madrid Bukan Penikmat Terbanyak

Jumlah penalti yang diberikan wasit Liga Spanyol musim ini adalah tertinggi sepanjang sejarah kompetisi.

Terbaru

Liga Italia

Kamis, 6 Agustus 2020

AC Milan Umumkan Transfer Youngster Lyon Pierre Kalulu

Bek belia Lyon Pierre Kalulu mengikat kontrak dengan AC Milan hingga 2025.

Liga Italia

Kamis, 6 Agustus 2020

Resmi! AS Roma Dijual kepada Dan Friedkin

AS Roma akan berganti pemilik dari James Pallotta ke Dan Friedkin.

Liga Italia

Kamis, 6 Agustus 2020

Antonio Conte: Alexis Sanchez Datang di Momen Terburuk dalam Karier

Alexis Sanchez menemukan kembali performa terbaiknya di Inter Milan setelah terpuruk bersama Manchester United.

Liga Italia

Kamis, 6 Agustus 2020

Solskjaer Berharap Alexis Sanchez Betah di Inter Milan

Manchester United mengonfirmasi transfer Alexis Sanchez menuju Inter Milan.

Liga Italia

Rabu, 5 Agustus 2020

Dicoret dari Daftar Beli Barcelona, Lautaro Martinez Kirim Pesan ke Inter Milan

Penyerang asal Argentina, Lautaro Martinez, tak lagi masuk dalam daftar beli Barcelona musim panas ini.

Liga Italia

Rabu, 5 Agustus 2020

Perjuangan Eks Winger AC Milan Kejar Impian Jadi Arsitek

Mantan winger AC Milan yang kini merumput bersama Hellas Verona, Fabio Borini, ingin melanjutkan pendidikan ke jurusan arsitektur.

Liga Italia

Rabu, 5 Agustus 2020

Liga Europa Belum Dimulai, Antonio Conte Sudah Tebar Psywar ke Manchester United

Inter Milan akan berebut tiket perempat final Liga Europa lawan Getafe, di Gelsenkirchen, Jerman, Kamis (6/8/2020) dini hari WIB.

Liga Italia

Rabu, 5 Agustus 2020

Presiden FIGC Yakin Suporter Liga Italia Tak Bisa Hadir di Pekan Pembuka

Presiden FIGC tidak yakin fans Liga Italia bisa hadir di stadion pada hari pertama musim 2020-2021.

Liga Italia

Rabu, 5 Agustus 2020

Iker Casillas Pensiun, Gianluigi Buffon Sampaikan Pesan Menyentuh

Kiper gaek Juventus, Gianluigi Buffon, menyampaikan pesan menyentuh untuk Iker Casillas yang memutuskan pensiun.

Liga Italia

Rabu, 5 Agustus 2020

AS Roma Beri Ucapan Perpisahan untuk Dua Pemain Pinjamannya

AS Roma mengucapkan salam perpisahan kepada dua pemain yang dipinjam musim ini, yakni Chris Smalling dan Davide Zappacosta.

Terpopuler

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X