Waktu Persiapan makin Mepet, PB PON Papua Dorong Pembentukan Tim Percepatan

Cover artikel PON Papua XX/2021.
Cover artikel PON Papua XX/2021. /(Grafis: Haryanto Sabir/Skor.id)

  • Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua terus menggenjot persiapan jelang bergulirnya ajang multievent tersebut.
  • Guna memaksimalkan persiapan, mereka mendorong pemerintah provinsi Papua untuk membentuk tim percepatan.
  • Harapannya, tim percepatan dapat melaksanakan monitoring dan evaluasi sehingga persiapan PON dapat terkontrol.

SKOR.id - Pekan Olahraga Nasional (PON) edisi terbaru, ke-20, siap digelar di Papua pada bulan Oktober mendatang.

Selaku penyelenggara, PB PON Papua terus mematangkan persiapan jelang menggelar event empat tahunan tersebut.

Salah satunya adalah mendorong pemerintah provinsi untuk segera membentuk tim percepatan guna meningkatkan kesiapan PON Papua.

Wakil Ketua Harian PB PON Papua, Yusuf Yambe Yabdi, mengutarakan tujuan dari tim percepatan ini dalam wawancara dengan Antara.

"Selain melaksanakan monitoring dan evaluasi setiap pekan menjelang PON, juga disarankan membentuk tim percepatan," ujarnya.

"Nantinya, tim percepatan ini akan dievaluasi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua dalam rapat koordinasi."

"Sedangkan apa yang sudah berjalan kini sebaiknya dilengkapi, tanpa harus kembali ke belakang lagi mengingat PON sudah dekat," tuturnya menambahkan.

Sementara itu, Tumpak Haposan Simanjuntak selaku Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri mengungkapkan beberapa rekomendasi terkait dibentuknya tim percepatan ini.

Wakil Ketua Harian PB PON Papua, Yusuf Yambe Yabdi.
Wakil Ketua Harian PB PON Papua, Yusuf Yambe Yabdi. (DOK. ANTARA)

"Kami merekomendasikan perlu dibentuk help desk pada setiap bidang yang terdiri dari setiap lembaga," tuturnya.

"Fungsinya untuk menyelesaikan masalah yang masih ada serta mitigasi juga antisipasi potensi masalah."

Ia juga mengingatkan perlunya penegasan soal pembagian kewenangan antara PB, Sub PB, bidang-bidang, serta dibentuknya tim asistensi lintas lembaga baik di pusat hingga klaster.

"Direkomendasikan untuk memantau dan mengevaluasi secara berkelanjutan," kata Tumpak Haposan Simanjuntak.

"Mengingat waktu, maka perlu dilakukan mingguan baik review, pendampingan, hingga asistensi terhadap kepatuhan akan kualitas persiapan berbagai aspek," ia memungkasi.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita PON Papua lainnya:

Ada Rp600 M di Kemenkeu, Menpora Minta Anggaran PON Papua Tak Jadi Soal

Menpora dan KONI Optimistis PON Papua Berjalan Sesuai Rencana

Mimika Setop Persiapan PON Papua, KONI Pusat Anggap Ini Masalah Komunikasi

  • Sumber: Antara
  • X