Temui Menpora, Ketum Perserosi Ungkap Target Skateboard di Olimpiade Tokyo

Kiri-kanan: Menpora, Zainudin Amali dan  Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal di Kemenpora, Jakarta, Selasa, 11 Mei 2021.
Kiri-kanan: Menpora, Zainudin Amali dan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal di Kemenpora, Jakarta, Selasa, 11 Mei 2021. /dok. Humas Kemenpora

SKOR.id - Ketua Umum Perserosi, Klemen Tinal, menargetkan skateboard untuk membawa pulang medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020.

Menpora RI Zainudin Amali menerima kunjungan dari Ketua Umum Perserosi, Klemen Tinal pada Selasa (12/5/2021).

Dalam kunjungannya ke Kantor Kemenpora, Jakarta, Klemen mengungkapkan target skateboard di Olimpiade Tokyo 2020.

Tak tanggung-tanggung, Klemen yang juga merupakan Wakil Gubernur Papua, menargetkan skateboard membawa pulang medali emas.

"Kami di Perserosi itu ada skateboard dan sepatu roda. Tapi, sepatu roda tak masuk Olimpiade," ujar Klemen dikutip dari laman resmi Kemenpora.

"Tapi, skateboard masuk dan kami menargetkan emas karena di Asian Games (2018) kemarin kami berhasil mendapatkan perak."

"Anak-anak yang berpotensi, ada tiga. Mereka, hari ini, sudah di Amerika Serikat dan melakukan latihan sampai Olimpiade Tokyo." 

Sebagai informasi, dua atlet skateboard nasional akan mengikuti turnamen kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 di Iowa, AS.

"Olimpiade ini tertinggi sesudah SEA Games, Asian Games. (Target) tingkat tingginya, kami bisa menyumbangkan emas buat Indonesia."

"Jadi, kami minta doa dari semua rakyat Indonesia sehingga (skateboard Indonesia bisa) sukses di Olimpiade," ujar Klemen.

Atlet Skateboard andalan Indonesia, Nyimas Bunga Cinta.
Atlet Skateboard andalan Indonesia, Nyimas Bunga Cinta. Instagram Nyimas Bunga Cinta

Selain perkembangan timnas skateboard, Klemen juga memaparkan persiapan Papua menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021.

Klemen menegaskan penyelenggaraan PON pada 2-15 Oktober mendatang akan berjalan dengan lancar dan aman.

"Semua berjalan sesuai dengan jadwal. Jadi, ada yang sudah mencapai 100 persen, ada yang (masih) 50 persen," ujarnya.

"Kami harap, tiga bulan sebelum PON, sudah 100 persen. Dari venue-venue yang ada sudah 90 persen selesai, (sisanya) tinggal 10 persen." 

Terkait situasi di Papua yang memanas, akhir-akhir ini, Klemen memastikan hal itu tidak akan mengganggu penyelenggaraan PON.

Sejumlah stakeholder melakukan peninjauan sebelum menggelar acara peresmian venue PON Papua.
Sejumlah stakeholder melakukan peninjauan sebelum menggelar acara peresmian venue PON Papua. (Diskominfo Papua)

"Dari empat klaster PON, yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke, dan Timika, semuanya jauh dari daerah konflik," ujar Klemen.

"Tempat-tempat yang akan berlangsung PON, sampai saat ini, sangat aman dan bisa dikunjungi. Baik oleh atlet maupun yang mau mendukung. Silakan."

"Papua itu Indonesia, jadi kami welcome. Kami sambut dengan baik, silakan datang. Kita memeriahkan, mensukseskan PON di Provinsi Papua."

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita Olimpiade Lainnya:

Hasil Undian Indonesia di Singapore Open 2021: Jalan Terjal Hafiz/Gloria ke Olimpiade Tokyo

Rafael Nadal Ragu Tampil di Olimpiade Tokyo 2020

Susul Naomi Osaka, Kei Nishikori dan Serena Williams Mulai Ragu dengan Olimpiade Tokyo

  • Sumber: Kemenpora
  • X