Tak Bisa Mudik Lebaran, Para Atlet dapat Suntikan Semangat dari Menpora

Menpora Zainudin Amali berharap, software Running Monitor penemuan Mahasiswa Program Doktor UnnES bermanfaat untuk Dunia Olahraga
Menpora Zainudin Amali berharap, software Running Monitor penemuan Mahasiswa Program Doktor UnnES bermanfaat untuk Dunia Olahraga /Dok Kemenpora

  • Menpora RI, Zainudin Amali, turut memberi semangat kepada para atlet yang tak bisa mudik lebaran.
  • Kebanyakan dari mereka harus menghabiskan libur lebaran untuk latihan guna mempersiapkan diri jelang berbagai kejuaraan.
  • Bagi Menpora, silaturahmi pada masa pandemi ini masih dapat dilaksanakan secara virtual.

SKOR.id - Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora Republik Indonesia, Zainudin Amali, turut menyapa para atlet yang tidak mudik serta memberi semangat.

Pemerintah Indonesia resmi mengeluarkan aturan larangan mudik menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Keputusan tersebut diambil guna menekan angka kasus Covid-19 yang mulai mengkhawatirkan lagi.

Tak hanya masyarakat biasa, para atlet pun terkena dampak dari kebijakan ini. Mereka pun terpaksa melewatkan lebaran tahun ini di tempat latihan.

"Inti tradisi silaturahmi saat lebaran itu sebagai pengungkapan rasa bahagia," ujar Zainudin saat dihubungi oleh Antara, Kamis (13/5/2021).

"Akan tetapi 'kan sekarang ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, sehingga belum memungkinkan untuk bertemu sanak saudara seperti saat normal."

"Sekarang 'kan bisa silaturahmi secara virtual. Itu pun tidak mengurangi makna kita merayakan Idul Fitri," tuturnya.

Selain karena terbentur kebijakan pemerintah, sejumlah atlet pelatnas juga tidak mendapat jatah libur lebaran karena masih dalam masa persiapan kejuaraan.

Mereka terpaksa menghabiskan libur lebaran mereka dengan berlatih di pelatnas guna mempersiapkan diri jelang mengikuti berbagai turnamen.

Hendra Setiawan sedang menjalani test fisik bersama tim bulu tangkis ganda putra di Pelatnas Cipayung.
Hendra Setiawan sedang menjalani test fisik bersama tim bulu tangkis ganda putra di Pelatnas Cipayung. dok. Humas PBSI

Pelatnas angkat besi, misalnya. PB PABSI tidak mengizinkan para atletnya pulang ke kampung halaman karena ada dua agenda besar di depan mata.

Agenda yang dimaksud adalah Olimpiade Tokyo 2020 dan SEA Games 2021 yang akan digelar di Vietnam.

"Lebaran tidak ada atlet yang pulang. Aturannya memang seperti itu," ujar manajer tim angkat besi Indonesia, Pura Darmawan.

"Intinya kami tidak mau terputus dan juga harus menjaga kondisi anak-anak. Kami tahu, kalau pulang, akan cukup berisiko, baik dari sisi latihan maupun berat badan," tuturnya.

Sama halnya dengan yang terjadi di pelatnas bulu tangkis. Sejumlah atlet tidak bisa meninggalkan Cipayung karena harus tetap melakoni latihan.

Tim bulu tangkis Indonesia dijadwalkan terbang menuju Huelva, Spanyol, pada Sabtu (15/5/2021) untuk mengikuti ajang Spain Masters yang akan digelar pekan depan.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita Menpora lainnya:

Temui Menpora, Ketum Perserosi Ungkap Target Skateboard di Olimpiade Tokyo

Menpora Optimistis Atlet Skateboard Indonesia Raih Tiket ke Olimpiade

Demi Olimpiade, Menpora Dukung 2 Atlet Skateboard Timba Ilmu di AS

 
  • Sumber: Antara
  • X