Starting 5 Pebasket versi Legenda NBA Scottie Pippen

6 Maret 2021, 07:30 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Mantan pebasket NBA Scottie Pippen (kiri) bersama Ron Harper saat masih memperkuat Chicago Bulls. /(Twitter.com/CBS Sports HQ/@CBSSportsHQ)

 

  • Lima pemain terbaik menurut legenda basket NBA, Scottie Pippen.
  • Scottie Pippen mempunyai karier cemerlang bersama Chicago Bulls pada 1990-an.
  • Sebagai spesialis pebasket Small Forward, Scottie Pippen memilih Kevin Durent untuk menempati posisinya tersebut.

SKOR.id - Legenda basket NBA, Scottie Pippen adalah salah satu pebasket yang dikenal sebagai pemain serba bisa pada masanya.

Scottie Pippen tidak hanya dikenal sebagai pemain berposisi small forward saja, pengatur serangan saja, melainkan juga kerap sebagai shooting guard.

Atas keahliannya diberbagai posisi itu Scottie Pippen juga sempat menjadi pemain MVP di gim NBA All Star pada 1994.

Pebasket yang mempunyai karier cemerlang bersama Chicago Bulls pada 1990-an itu mempunyai mimpi untuk mengelola tim basket yang berisi para superstar.

Lelaki yang kini berusia 55 tahun itu mempunyai lima susunan pebasket terbaik. sebagai berikut:

1. LeBron James (Point Guard)

Aksi LeBron James dalam laga LA Lakers vs Portland Trail Blazers
Aksi LeBron James dalam laga LA Lakers vs Portland Trail Blazers (NBA/Twitter)

Tidak dapat dipungkiri lagi, LeBron James merupakan pemain terbaik NBA pada era saat ini.

Ia adalah satu-satunya pemain yang berhasil merengkuh titel MVP Final di tiga klub berbeda. Terakhir James mendapat gelar tersebut bersama LA Lakers musim lalu.

Atas pengalaman yang hebat itu, tak heran jika Pippen menyertakan LeBron James sebagai nyawa bagi timnya.

2. Kobe Bryant (Shooting Guard)

Kobe Bryant (kiri) dan Karl Malone saat masih berseragam LA Lakers di NBA 2003-2004. Keduanya sempat salah paham terkait istri Bryant, Vanessa.
Kobe Bryant (kiri) dan Karl Malone saat masih berseragam LA Lakers di NBA 2003-2004. Keduanya sempat salah paham terkait istri Bryant, Vanessa. Twitter/Karl Malone (@TheDeliverer_32)

Jika berbicara Kobe Bryant tentu akan identik dengan rekor. Sejak debutnya pada 3 November 1996 silam, ia langsung mencetak sejarah sebagai shooting guard termuda yang pernah tampil di NBA (18 tahun 72 hari).

Kobe Bryant menjelma menjadi mesin pencetak poin andalan LA Lakers. Lima gelar juara NBA juga sudah diberikannya.

Kobe Bryant memiliki catatan telah mencetak 32.643 poin, membuatnya jadi pencetak poin terbanyak nomor 4 sepanjang sejarah NBA.

3. Kevin Durant (Small Forward)

Aksi dunk Kevin Durant dalam laga Brooklyn Nets vs Milwaukee Bucks, Selasa 19 Januari 2021
Aksi dunk Kevin Durant dalam laga Brooklyn Nets vs Milwaukee Bucks, Selasa 19 Januari 2021 (Nets/Twitter)

Sebagai pebasket berposisi Small Forward, Scottie Pippen memilih Kevin Durant untuk menempati posisi andalannya tersebut.

Kevin Durant sudah membuktikan diri sebagai small forward terbaik sejak NBA musim 2016/2017, pada saat dirinya membela Golden State Warriors.

Hebatnya lagi itu adalah musim pertamanya Durant, ia menjadi kunci kegemilangan Warriors yang sukses menaklukan Cleveland Cavaliers di final NBA 2016/17.

Berkat performa gemilangnya, Durant bahkan mendapat gelar MVP. Hal serupa kembali ia tunjukkan di musim 2017/18. Durant dan Warriors mempertahankan juara Final NBA dan predikat MVP Final.

4. Tim Duncan (Power Forward)

Tim Duncan (kiri), Manu Ginobili (tengah), dan Tony Parker (kanan) memamerkan cincin juara NBA 2013-2014.
Tim Duncan (kiri), Manu Ginobili (tengah), dan Tony Parker (kanan) memamerkan cincin juara NBA 2013-2014. (NBA/Twitter)

Sebagai power forward, Timothy Theodore Duncan atau yang lebih dikenal Tim Duncan membuat San Antonio Spurs ditakuti lawan sejak bergabung pada 1997.

Tim Ducan membuat Spurs mulai menjadi tim kuat yang jadi penantang gelar juara. Baru pada 1999, Spurs sukses merasakan gelar juara NBA pertamanya, setelah menang 4-1 atas New York Knicks.

Duncan juga menjadi pemain kunci Spurs meraih gelar juara musim 2003, 2005, 2007, dan 2014.

Jadi selama 19 tahun karier profesionalnya, Duncan sebagai power forward hanya memperkuat satu klub saja dan sukses memberi lima trofi juara.

Dalam perjalanan kariernya, Tim Duncan mengoleksi tiga kali MVP Final NBA, dua kali MVP NBA, dan 15 kali masuk daftar NBA All-Star.

5. Shaquille O'Neal (Center)

Dua legenda LA Lakers, Shaquille O'Neal (kanan) dan Kobe Bryant, telah dianggap sebagai salah satu duet terbaik sepanjang sejarah NBA.
Dua legenda LA Lakers, Shaquille O'Neal (kanan) dan Kobe Bryant, telah dianggap sebagai salah satu duet terbaik sepanjang sejarah NBA. (Twitter/Lakers Nation)

Pada masanya, Shaquille O'Neal ini merupakan seorang pemain center yang dominan di paint area.

Dengan postur tinggi dan badan yang besar tentu menjadi keunggulan utamanya.

Sangat sulit bagi center NBA melakukan box-out terhadap Shaquille O'Neal.

Shaquille O'Neal juga tercatat pernah memenangi tiga gelar juara NBA untuk Lakers dan satu buat Miami Heat.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita basket Lainnya: 

FIBA Hall of Fame: David Robinson, Angkatan Laut Andalan San Antonio Spurs

FIBA Hall of Fame: Alexander Belov, Pemain Terbaik Uni Soviet yang Penuh Skandal

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Komentar

    Terbaru

    NBA

    Minggu, 11 April 2021

    Hasil NBA, Minggu (11/4/2021): LA Lakers Sukses Pecundangi Brooklyn Nets

    Berikut hasil lengkap NBA 2020-2021 yang digelar Minggu (11/4/2021) WIB.

    IBL

    Minggu, 11 April 2021

    Klasemen Akhir Musim Reguler IBL 2021

    Berikut klasemen akhir musim reguler IBL 2021 yang resmi berakhir semalam.

    IBL

    Minggu, 11 April 2021

    Lolos, Bima Perkasa Hadapi Louvre Surabaya di Playoff IBL 2021

    Bank BPD Bima Perkasa Jogja akan menghadapi Louvre Dewa United Surabaya di babak playoff.

    IBL

    Minggu, 11 April 2021

    Ketatnya Gim Satria Muda vs Bali United Buat Pelatih Bima Perkasa Stres

    Pertandingan Satria Muda vs Bali United yang ketat bisa berdampak kepada Bima Perkasa Jogja. Jika Bali United menang, maka Bima Perkasa gagal lolos playoff

    IBL

    Sabtu, 10 April 2021

    Indonesia Patriots Tampil Apik di IBL 2021, Masa Depan Basket Indonesia Cerah

    Timnas Elite Muda tampil apik dalam IBL 2021, sekaligus jadi indikasi cerahnya masa depan basket Indonesia.

    IBL

    Sabtu, 10 April 2021

    Hasil IBL 2021: Bima Perkasa Jogja Amankan Tiket Playoff

    Bima Perkasa Jogja berhasil mengamankan tiket terakhir playoff IBL 2021, malam ini.

    IBL

    Sabtu, 10 April 2021

    Hasil IBL 2021: Perkasa di Menit Akhir, Prawira Bandung Taklukkan West Bandits Solo

    Prawira Bandung menang dramatis dalam pertandingan terakhir mereka di fase grup IBL 2021.

    IBL

    Sabtu, 10 April 2021

    Menang, Satria Muda Ledek Bali United via Instagram

    Budaya bercanda antartim di sosial media muncul pada IBL 2021. Terbaru, Satria Muda meledek Bali United.

    IBL

    Sabtu, 10 April 2021

    Louvre Pastikan Lolos ke Playoff Setelah Melalui Musim yang Penuh Cobaan

    Louvre Dewa United Surabaya akhirnya memastikan tiket ke playoff usai melewati musim yang brutal

    IBL

    Sabtu, 10 April 2021

    Laurentius Steven Oei: Bubble di Kelapa Gading akan Lebih Membosankan dari Cisarua

    Laurentius Steven Oei menyebut Bubble di Kelapa Gading pada playoff IBL akan lebih membosankan dibandingkan Bubble di Cisarua.
    X