Soal Medali Olimpiade Tokyo, Mathias Christiansen Realistis

6 Juni 2021, 11:45 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Lily Indriyani
Mathias Christiansen (kiri) usai lolos ke babak pertama Denmark Open 2020 pada Rabu (14/10/2020).
Mathias Christiansen (kiri) usai lolos ke babak pertama Denmark Open 2020 pada Rabu (14/10/2020). /(instagram.com/mathiaschristiansen_official)

  • Mathias Christiansen/Alexandra Boje dipastikan lolos kualifikasi menuju Olimpiade Tokyo.
  • Hasil terbaik adalah target utama ganda campuran Denmark tersebut.
  • Mathias Christiansen menyadari bahwa medali emas Olimpiade jauh di luar jangkauannya tahun ini.

SKOR.id - Mathias Christiansen/Alexandra Boje lega dapat kepastian lolos ke Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan pada 23 Juli s.d. 8 Agustus 2021.

Jumat (4/6/2021), Mathias Christiansen/Alexandra Boje dipastikan jadi bagian dari wakil Denmark yang dinyatakan lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo.

Pembatalan Singapore Open 2021 yang seharusnya berakhir, hari ini, jadi penyebab kualifikasi Olimpiade ditutup prematur dari rencana awal, Juni.

Kepada TV2 Sport Denmark, Mathias Christiansen mengaku lega karena kekhawatiran selama beberapa waktu ini terjawab dengan tiket ke Tokyo 2020.

"Rasanya seperti sebuah penebusan. Kami sebenarnya yakin lolos kualifikasi sejak bulan lalu tapi menjadi tidak pasti dan itu membuat frustrasi."

"Akhirnya, sekarang, kami bisa lega dan senang karena dinyatakan lolos kualifikasi untuk ajang yang sangat spesial ini," lanjut Christiansen. 

Meski sangat berharap tampil di Malaysia dan Singapore Open 2021, Christiansen mengaku legawa dengan keputusan penyelenggara karena pandemi Covid-19.

Pemain yang fasih berbahasa Indonesia itu pun bertekad tak menyia-nyiakan peluang untuk tampil perdana bersama Alexandra Boje di Olimpiade.

"Saya berharap kami bisa meraih hasil bagus (di Olimpiade). Kami tak ingin hanya sebatas lolos kualifikasi," Christiansen bertekad.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Mathias Christiansen (@mathiaschristiansen_official)

Namun, saat disinggung soal medali emas Olimpiade Tokyo, pebulu tangkis 27 tahun tersebut menyadari bahwa peluangnya cukup kecil.

Untuk itulah, target realistisnya saat ini adalah mendapat hasil sebaik mungkin di Tokyo untuk bekal menuju Paris 2024.

"Kami cukup sadar bahwa ini bukan Olimpiade yang bisa kami menangi. Tapi, kami akan belajar banyak selama Olimpiade," ujarnya.

"Sehingga dalam tiga tahun ke depan, kami bisa lebih lebih tajam lagi (pada Olimpiade Paris 2024). Saya berharap demikian."

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Pingsan Usai Vaksin Covid-19, Begini Cerita Anders Antonsen

Mental dan Teknik Jadi Fokus Latihan Tunggal Putra Indonesia jelang Olimpiade

  • Sumber: TV 2 Sport Denmark
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Badminton

    Jumat, 4 Juni 2021

    Pertama dalam Sejarah, Pakistan Loloskan Pebulu Tangkis di Olimpiade Tokyo

    Mahoor Shahzad menjadi pebulu tangkis pertama Pakistan di ajang Olimpiade.

    Badminton

    Sabtu, 5 Juni 2021

    Carolina Marin Mundur dari Olimpiade Tokyo, Pusarla Sindhu Waspadai Top 10 Lain

    Tai Tzu Ying, Ratchanok Intanon, hingga He Bing Jiao masuk radar lawan berat Pusarla V Sindhu di Olimpiade Tokyo.

    Terbaru

    Badminton

    Minggu, 13 Juni 2021

    5 Pebulu Tangkis Tertua di Olimpiade Tokyo: Hendra Setiawan Tak Sendiri

    Hendra Setiawan atlet tertua di jajaran kontingen bulu tangkis Indonesia menuju Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Minggu, 13 Juni 2021

    Mengintip Kekuatan Bulu Tangkis Taiwan di Olimpiade Tokyo 2020

    Tai Tzu Ying dan Lee Yang/Wang Chi-Lin adalah kekuatan utama Taiwan di Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Minggu, 13 Juni 2021

    Target Richard Mainaky untuk Praveen Jordan/Melati Daeva di Olimpiade Tokyo 2020

    Richard Mainaky menargetkan medali untuk Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Sabtu, 12 Juni 2021

    Mengintip Peta Kekuatan Ganda Bulu Tangkis Cina di Olimpiade Tokyo 2020

    Meski lama vakum dari tur dunia, Cina tetap jadi salah satu poros kuat dalam peta persaingan bulu tangkis Olimpiade.

    Badminton

    Sabtu, 12 Juni 2021

    Bocoran Peta Kekuatan Tunggal Cina di Olimpiade Tokyo 2020

    Xia Xuanze melihat bahwa tunggal putri Cina lebih greget ketimbang tunggal putra.

    Badminton

    Jumat, 11 Juni 2021

    Chen Long, Juara Bertahan Terakhir di Olimpiade Tokyo

    Hanya Chen Long yang berpeluang mempertahankan medali emas Rio 2016 di Tokyo 2020.

    Badminton

    Kamis, 10 Juni 2021

    Ranking Perolehan Medali Olimpiade dari Cabor Bulu Tangkis, Indonesia Nomor 2

    Indonesia adalah negara tersukses kedua di cabang bulu tangkis Olimpiade

    Badminton

    Kamis, 10 Juni 2021

    Bela Azerbaijan, Pebulu Tangkis Berdarah Indonesia Wujudkan Mimpi ke Olimpiade

    Ade Resky Dwicahyo jadi satu-satunya pebulu tangkis Azerbaijan di Olimpiade Tokyo 2020.

    Badminton

    Kamis, 10 Juni 2021

    Hampir 40 tahun, Pebulu Tangkis Vietnam Lolos Kualifikasi Olimpiade Tokyo

    Tien Minh Nguyen akan tampil di Olimpiade keempatnya saat Tokyo 2020.

    Badminton

    Rabu, 9 Juni 2021

    PBSI akan Realisasikan TC Olimpiade Tokyo di Kumamoto

    TC Kumamoto diperkirakan akan berlangsung sekitar tanggal 8 Juli 2021.
    X