Olimpiade 2020 Ditunda, Pasangan Independen Malaysia Pusing Masalah Sponsor

26 Maret 2020, 06:30 WIB
Aksi ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, kala tampil pada babak semifinal Indonesia Masters 2019 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, 26 Januari 2019. /Bay Ismoyo/AFP
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama

  • Meski setuju penundaan Olimpiade Tokyo 2020, Goh Liu Ying harus menghadapi masalah turunan dari keputusan tersebut.
  • Bersama Chan Peng Soon, Goh Liu Ying harus memikirkan masalah sponsor yang bisa mengganggu persiapan ke Olimpiade Tokyo.
  • Kebanyakan sponsor mereka bakal berakhir pengujung tahun ini, padahal Olimpiade 2020 dijadwalkan bergulir musim panas 2021. 

SKOR.id - Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 hingga musim panas 2021 disambut banyak pihak sebagai langkah tepat untuk meminimalisasi persebaran virus corona.

Meski setuju dengan keputusan yang diambil, tetapi penundaan Olimpiade Tokyo 2020 bisa menimbulkan masalah tersendiri bagi Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Pasalnya, ganda campuran peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 ini berstatus pemain independen sehingga tak lagi ditanggung oleh Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM).

Sebagai pemain independen, kini Chan Peng Soon/Goh Liu Ying mengandalkan dana dari sponsor untuk mengarungi kompetisi bulu tangkis BWF.

Sialnya, kontrak yang mereka jalin dengan sejumlah sponsor berakhir pada pengujung 2020, sehingga harus mencari akal untuk menyambung nasib hingga musim panas 2021.

Baca Juga: Keputusan Menunda Olimpiade Tokyo dan Nasib Turnamen Kualifikasi

"Jika Olimpiade tertunda, maka saya dan Chan harus memikirkan banyak hal. Sponsor menjadi salah satunya," kata Goh Liu Ying.

"Kami akan mencoba bernegosiasi untuk perpanjangan. Namun itu tak akan mudah karena saat ini juga waktu yang sulit bagi kegiatan bisnis," perempuan 30 tahun ini menuturkan.

Dengan mengamankan sejumlah sponsor, Goh yakin persiapannya bersama Chan dalam menghadapi Olimpiade 2020 bakal berjalan lancar.

Pada sisi lain, Chan/Goh sejauh ini sudah memenuhi syarat untuk bermain pada Olimpiade kedua yang mereka ikuti sebagai pasangan ganda campuran.

Dalam ranking Race to Tokyo terbaru yang dirilis Selasa (24/3/2020) Chan/Goh menduduki peringkat ketujuh dari 16 slot yang disediakan.

Posisi Chan/Goh relatif aman lantaran BWF belum memiliki rencana untuk memperpanjang periode kualifikasi yang dijadwalkan berakhir pada 28 April 2020 nanti.

Apalagi semua turnamen yang masuk dalam sisa periode kualifikasi ditangguhkan karena terdampak isu persebaran virus corona.

Baca Juga: Faktor Usia, Lee Chong Wei Tak Yakin Lin Dan Lolos ke Olimpiade Tokyo

Sementara itu, Goh yang saat ini sudah berada di kampung halaman tak bisa beraktivitas seperti biasa lantaran pemerintah Malaysia menerapkan status lockdown.

Goh pun mengajak semua pihak tetap semangat dalam menghadapi masa krisis akibat virus corona.

"Ini adalah waktu bagi dunia olahraga beristirahat sejenak. Semua orang sedang menghadapi masa sulit. Mari berdoa agar ini segera berlalu," kata Goh Liu Ying.

Tag

Berita Terkait

Latest