Persija Klarifikasi Rilis APPI, Tegaskan Tak Punya Tunggakan Gaji Pemain

SKOR.id - Persija Jakarta memberikan klarifikasi terkait laporan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengenai kewajiban klub terhadap pemain yang dirilis pada 6 November 2026.
Macan Kemayoran memastikan seluruh kewajiban yang tercantum dalam laporan tersebut telah diselesaikan pada hari yang sama.
Dalam pernyataan resminya, Persija menegaskan bahwa pemenuhan hak pemain selalu menjadi salah satu prioritas utama dalam pengelolaan klub.
Komitmen tersebut dinilai sebagai bagian penting dari tanggung jawab manajemen untuk menciptakan lingkungan sepak bola profesional yang sehat dan menjunjung tinggi hak-hak pesepakbola.
Persija juga memastikan tidak ada lagi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam laporan APPI yang belum dituntaskan.
Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap
Baca Juga: Liga Champions 2026-2027: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap
Dengan demikian, klub ibu kota tersebut menyatakan telah menyelesaikan persoalan yang menjadi perhatian asosiasi pemain profesional Indonesia itu.
"Persija memastikan bahwa seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan tersebut telah diselesaikan pada hari yang sama (6/11/2026). Dengan demikian, tidak ada lagi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam laporan tersebut yang belum dituntaskan oleh Persija," demikian pernyataan resmi klub.
Selain memastikan penyelesaian kewajiban tersebut, Persija turut memberikan penjelasan mengenai jenis pembayaran yang menjadi persoalan dalam laporan APPI.
Manajemen Macan Kemayoran menegaskan bahwa kewajiban yang dimaksud bukan merupakan tunggakan gaji pemain, melainkan bonus penampilan yang menjadi hak salah satu pemain.
Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang setelah APPI merilis daftar klub yang masih memiliki kewajiban terhadap pemain pada 6 November 2026. Persija ingin memastikan bahwa persoalan tersebut tidak disalahartikan sebagai keterlambatan pembayaran gaji pemain.
Sebelumnya, APPI menyoroti masih adanya sejumlah klub yang belum memenuhi hak-hak pemain menjelang bergulirnya kompetisi Liga Nusantara 2026/2027 atau Liga 3. Berdasarkan data yang dihimpun hingga tanggal rilis, terdapat tujuh klub yang masih memiliki kewajiban terhadap 114 pemain dengan nilai total hampir Rp5 miliar.
Persija pun menyampaikan apresiasi terhadap perhatian APPI dalam mengawal pemenuhan hak-hak pesepakbola profesional. Klub berharap pengawasan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan sepak bola nasional.
Persija menegaskan akan terus menjaga komitmen dan tanggung jawab manajemen dalam memenuhi hak pemain. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan hubungan profesional yang baik antara klub dan pemain sekaligus menjaga kepercayaan seluruh pihak terhadap pengelolaan tim.
Dengan penyelesaian kewajiban pada 6 November 2026, Persija menegaskan bahwa persoalan yang tercantum dalam laporan APPI tersebut telah tuntas.
