Shin Tae-yong Ungkap Alasan Tak Pernah Turunkan Shayne Pattynama, Terkait Taktikal

SKOR.id - Shayne Pattynama lagi-lagi tak mendapatkan tempat dalam skuad utama Persija Jakarta.
Terkini, saat Macan Kemayoran menang telak 5-1 atas Arema FC dalam laga pekan keenam Super League 2026-2027, Rabu (21/10/2026) malam, fullback kidal itu hanya duduk di tribune penonton Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Artinya, Shayne belum sekali pun merumput sejak Shin Tae-yong dipercaya menangani Persija pada awal musim ini.
Mungkin kondisi kebugaraannya pasca pulih dari cedera bisa dijadikan alasan.
Namun, Shayne sempat main untuk Timnas Indonesia di Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup 2026, dia tetap tak dilirik oleh sang pelatih.
Baca Juga: Persija Kena Sanksi I.League, Shin Tae-yong Ingatkan Suporter untuk Jaga Sikap
Baca Juga: Persija dan Bali United Kompak Pesta Gol, Macan Kemayoran Kembali ke Puncak
Situasi ini membuat penggemar bertanya-tanya, dan Shin Tae-yong pun akhirnya buka suara.
"Keputusan mengenai Shane berkaitan dengan pertimbangan taktik. Saat ini, ada cukup banyak pemain yang menunjukkan performa bagus di dalam tim. Karena itu, kami juga mempertimbangkan komposisi pemain yang tersedia," katanya usai laga kontra Arema FC.
Jika dilihat, saat ini memang sulit bagi Shayne untuk masuk di sisi kiri pertahanan Persija. Dony Tri Pamungkas telah kembali dan performanya sangat impresif.
Bahkan, ketika pemain muda itu absen di awal musim, Shin Tae-yong lebih memilih menurunkan Rio Fahmi dan Kerim Memija sebagai bek kiri, keluar dari zona nyaman mereka di sektor kanan.
Ini sudah cukup memberi tahu bahwa Shayne Pattynama memang tak masuk ke dalam skema taktik Shin Tae-yong. Untuk bangku cadangan pun tidak, mengingat masih ada Pratama Arhan.
Situasi ini membuat masa depan jebolan akademi FC Utrecht tersebut kian dipertanyakan. Apakah dia bakal hengkang pada bursa transfer tengah musim? Atau mengintip peluang tampil di kompetisi sekunder macam League Cup yang kick-off November mendatang?
Shayne sebenarnya pemain yang cukup versatile, bisa memainkan banyak posisi selain fullback. Dia juga bisa dipasang sebagai bek tengah, gelandang bertahan, hingga winger.
Masalahnya, stok pemain Persija di posisi tersebut pun juga melimpah. Jadi, persaingan ada di semua lini.
Menarik dinanti bagaimana nasib Shayne Pattynama di skuad Persija.
Satu hal yang pasti, ini bukan soal personal. Sebab, Shin Tae-yong dan sang pemain punya hubungan baik sejak dulu bekerja sama di Timnas Indonesia.
Namun, kebutuhan taktik, ditambah Persija sedang dalam momentum persaingan di papan atas Super League 2026-2027, membuat sang pelatih tak bisa sembrono melakukan eksperimen hanya atas dasar sentimental.
Ridho segera comeback
Satu pemandangan tak biasa lainnya saat Persija melawan Arema FC, semalam, adalah absennya sang kapten Rizky Ridho.
Biasa ada di dalam daftar susunan pemain, namanya menghilang. Pemain bernomor punggung 5 itu disinyalir mengalami cedera, sama seperti gelandang Jepang, Kyohei Yoshino, yang juga absen.
Namun, Shin Tae-yong memastikan bahwa problem keduanya tidak terlalu mengkhawatirkan. Bahkan, mereka siap comeback saat Persija menjamu Persik Kediri, Senin (26/10/2026) mendatang.
"Ridho dan Yoshino kemungkinan akan kembali pada pertandingan berikutnya. Cedera mereka tidak terlalu serius," kata sang pelatih.
"Kami ingin menjaga kondisi dan kebugaran pemain sehingga memutuskan untuk tidak memasukkan mereka ke dalam susunan pemain," lanjutnya.
Ya, jadwal Super League saat ini memang cukup padat, ada tiga pertandingan dalam rentang sepekan. Rotasi menjadi langkah bijak untuk melindungi pemain.
Lagi pula, tanpa Ridho dan Yoshino, Persija ternyata masih bisa mempertahankan kualitas performa. Pesta gol atas Singo Edan menjadi bukti.
